Selasa, 25 September 2012

Dewata Pawamana Soma penjelasan etika 3

Dewata Pawamana Soma


Penenang Jiwa yang Menderita

Agnestanurasi waco wisarja namdewawittaye twa grhnami wrhadgrawa’si wanasratyah sa idam dewebhyohawih samiwa susami samiswa; Hawiskrdehi hawiskrdehi.

Oh Yajna, engkau adalah badannya api; Engkau diselenggarakan dengan menguncarkan Weda Mantra, (dan) saya menyelenggarakannya untuk mendapatkan sifat-sifat mulia. Engkau adalah awan yang maha besar pemelihara atas tumbuh-tumbuhan obat. Sucikanlah sesaji kami, penenang jiwa menderita, untuk memberi kebahagiaan kepada yang pandai dan mensucikannya. Mereka yang membaca dan mengajarkan Weda, menjadi mengetahui ceritera-ceritera dalam weda, memberi inspirasi kepada kami untuk melakukan yadnya.

Ilmuwan Mengajarkan Ilmu untuk Kebaikan Manusia.

Kukuto’si madujihwa isamurjamawada twaya wayaduamsamghataduam saghatam jesma warsa wrddhamasi prati twa warsawrddham wettuparaputtraduam aratayo pahatadduamrakso wayurwo wiwinaktu dewo wah sawita hiranyapanih pratigrbhnatwacchiddrena panina.

Yadnya menjauhkan pencuri, menunjang dan memaniskan ucapan, (yajna) adalah berpahala untuk menghasilkan bahan makanan dan pemberi pengetahuan dan kekuatan. Semoga pelaksanaan yang seperti itu ditanamkan. Semoga kami dengan bantuan pahlawan orang-orang pemberani menang perang berulang kali. Yadnya adalah alat untuk menghasilkan hujan, semoga kami mengetahui engkau sebagai pengasil hujan. Kami harus berusaha menghapuskan perampok dan pemakai pikiran-pikiran yang tidak suci, seperti udara dengan gerakan tangannya tertentu yang kuat pulang pergi yang menerima persembahan dan seperti halnya matahari yang cemerlang memancarkan cahayanya mengerahkan atom-atom menjadi api, demikianlah juga Tuhan dan para ilmuwan mengajarkan ilmu untuk kebaikan kemanusiaan.

Persembahan Weda Mantra.

Agne brahma grbhniswa dharunamasyantariksam drduam ha brahmawani twa ksatrawani sajata wanyu padhami bhratwyasya wadhaya; dhartramasi diwam drduam ha brahmawani twa ksatrawani sajata wanyupadhami bharatrwyasya wadhaya; Wiswabhyastwawasbhya upadhamicita sthordhwacito bhrgunamangirasam tapasa tapyadhwam.

O Tuhan, Engkau adalah penyangga alam semesta, terimalah pujian kami dipersembahkan melalui weda mantra dan kembangkanlah pengetahuan rokhani kami yang tidak habis-habisnya. Untuk menghancur-kan musuh-musuh yang ada dalam diri, saya menyadari bahwa engkaulah yang ada dalam hati, penolong orang-orang terpelajar, Pemimpin Politik/Negara dan pembimbing pada jalan kewajiban sebagai macam golongan yang berbeda-beda. Engkau penyangga alam semesta, kami berdoa kepadaMu untuk menambah pengetahuan kami. Untuk menghancurkan musuh-musuh dalam diri, kami menghayati Mu dalam hati sebagai penolong orang-orang yang terjujur pemimpin Negara dan pembimbing atas kewajiban bagi golongan yang berbeda. Kami memuja Engkau didalam hati, Yang Maha meliputi, Pemberi kebahagiaan dari segala yang ada. O Engkau manusia, tuntunlah kejalan kehidupan tapa dengan mengendalikan nafsumu dan menuruti orang-orang yang bijak, ilmuwan dan yang terpelajar.

Arti penting Penguncaran Mantra.

Sarmasyawadhutaduam rakso, wadhuta aratayo ‘ditwastwagasi twa ‘ditirwettu; Dhisana ‘si parwati prati twa, ditastwag wettu diwaskambhanirasi dhisana,si parwateyi prati twa parwati wettu.

Yadnya adalah pemberi kebahagiaan, menjauhkan yang egois dan sifat-sifat kikir dan melindungi daerah tempat seperti kulit melindungi tubuh. Semoga yang melakukan yadnya menyadari arti pentingnya. Penguncaran Weda Mantra yang benar-benar merupakan yadnya sendiri. Yadnya yang dilakukan pada hari tertentu juga memberi perlindungan seperti kulit melindungi tubuh. Yadnya adalah pengangga matahari yang cemerlang, perwujudan dari ceritera Weda. Semoga kami menyadari yadnya sebagai pembawa hujan dan pemberi pengetahuan spiritual.

Makanan disucikan dengan Yadnya

Dhanyamasi deam pranaya two danaya twa wyanaya twa, Dirgghamanu prasitimayuse dham dewo wah sawita hiranyapanih pratigr bhnattwacchidrena panina caksuse twa mahinam payo’si.

Bahan makanan dan air disucikan dengan melaksanakan yadnya memperkuat tubuh dan indra perasa. Semoga kami bertirah pada yadnya untuk kesehatan yang baik, untuk aktivitas, untuk vitalitas, untuk umur panjang penuh kebahagiaan dan kesejahteraan. Pencipta yang Agung dan pembebas alam semesta, melalui Kemahaadaannya, rahmatilah kami dengan pengetahuan yang luhur.

Yadnya Menseimbangkan dunia

Dewasya twa sawituh prasawe,swinor bahubhyam pusno hastabhyam; Sam wapami samapa osadhibhih samosadhayo rasena Saduam rewatirjagatibhih prcyantaduam sam madhumafirmadhu matibhih prcyantam.

O Manusa, seperti halnya dengan Aku, Yang maha Kuasa, menyebarkan pengetahuan yadnya ini didunia yang diciptakan oleh Aku dan melakukannya melalui matahari yang cemerlang, menseimbangkan dunia, menghidupkan air dan bebagai macam nafas pada organisme manusia, demikian juga engkau. Semoga engkau bersiap untuk keuntunganmu, mencampur berbagai macam obat-obatan dengan air dan dengan sari buah dan mencairkan yang sama dengan air suci.

Keturunan yang melakukan Yadnya (bertambah) baik.

Ma bherma samwiktha atamerur yajno ‘timeruryajamanasya prajabhuyat tritaya twa dwitya twaikataya twa.

Jangan takut dan jangan ragu untuk melaksanakan yadnya. Semoga keturunan orang yang melakukan yadnya itu baik, setia dan bebas dari kelemahan. Kami terirah sepenuh hati pada yadnya untuk mengenal Tuhan yang maha Esa, untuk pensucian air dan udara dan untuk memperoleh rakhmat itu dari ibu, bapa dan guru.

Tuhan Pencipta Tata Surya

Prtwi dewayajanyosadhayaste mulam ma hiduam sisam brajam gaccha gosthanam warsatu te dyaurbadhana dewa sawitah paramasyam prthiwyaduam satena pasairyo’smandwesti yam ca wayam dwismastamato ma mauk.

O Tuhan, Pencipta tata surya dan wilayah yang cemerlang, kami memohon kepadaMu melalui rakhmatMu, semoga kami tidak menghancurkan tanam-tanamnan obat-obatan dibumi, dengan nama para ilmuwan melakukan yadnya itu. Semoga matahari mencurahkan hujan di bumi melalui sinarnya. O para pahlawan terikat oleh berbagai macam ikatan dari orang-orang yang jahat didunia ini yang bertentangan kepada kami dan yang ditentang oleh kami dan jangan lepaskan.

Menyebarkan sistem pendidikan dalam Weda

Apararum prthiwiwyai dewayajana dwadhyasam wrajam gaccha gosthanam warsatu te dyaurbadhana dewa sawitah paramasyam prthiwyaduam satena pasairyo smandwesti yam ca wayam dwismastedyam maskan wrajam gaccha gosthanam warastu te dyaurbadhana dewa sawitah paramsyam-prthiwyaduam setena parisaryo smandwesti yam ca wayam dwismastamato ma mauk

O Tuhan yang Maha esa mengetahui, pemberi kebahagiaan semoga kami menundukkan orang-orang jahat di bumi ini dimana para Rsi melakukan yadnya. Semoga kami bergaul dengan orang-orang terpelajar dan dengan demikian menyebar luaskan sistem pendidikan dengan bebas sebagaimana dijelaskan dalam mantra Weda seperti halnya Sinar pengetahuan saya dihargai oleh semua, demikian pula hendaknya milikku. Orang orang berdosa bergerak didalam kegelapan yang bertentangan dengan orang-orang terpelajar, dan yang tidak disetujui oleh orang-orang pandai karena bertentangan mereka kepada pengetahuan, yang harus dibawa diantara jalan kebajikan melalui beratus-ratus jalan yang ada hendaknya batasan-batasan pada mereka tidak dihilangkan sampai mereka mencapai penerangan. Semoga orang-orang yang jahat tidak dirahmati dengan kesejahteraan dan kesenangan pada ilmu. O Engkau yang patuh pada kewajiban semoga engkau mengikuti jalan kebajikan. Ibarat sinar matahari menerangi daerah tengah/antariksa, demikianlah Tuhan memenuhi keinginan kami. Matahari menguasai bumi dengan kekuatan gravitasinya pada tempat yang tepat. Yang kejam yang bertentangan pada keadilan dan bertentangan kepada cinta damai, supaya sekali-kali dibiarkan berkeliaran sampai mereka tertawa pada kesadaran mereka.

Yadnya dengan Mantra Weda dalam Gayatri.

Gayatrena twa chandasa parigrhnami traistubhena twachandasa parigrhnami jagatena twa chandasa parigrhnami; Suma casi siwa casi syona casi susuda casyurjaswati casi payaswati ca.

Saya melaksanakan yadnya dengan penguncaran mantra Weda dalam Gayatri, Tristiubh dan Chanda jagati.1 O Bumi engkau adalah indah, sumber kesejahteraan dan kebahagiaan, tempat yang cocok untuk berdiam dengan senang, penuh dengan jagung, susu, air manis dan buah-buahan.

Artikel Terkait