Selasa, 25 September 2012

Resi Wasistha, Dewata: Saraswan, Syair : Gayatri

Resi Wasistha, Dewata: Saraswan, Syair : Gayatri


Janiyanto nwagrawah putriyantah sudanawah, saraswatam hawamahe.

Kami menjumpai Saraswan sebagai laki-laki yang tak beristri mengingini istri. Sebagai orang-orang yang maha pemurah menginginkan putra.

Uta nah priya priayu saptaswasa sujusta. Saraswati stomyabhut.

Sesungguhnya ia tersayang ditengah-tengah alirannya air yang tersayang, tujuh saudara perempuan rindu akan cinta mendalam. Saraswati telah memperoleh pujian kami.

Tatsawiturwarenyam bhargo dewasya dhimahi. Dhiyo yo nah pracodayat.

Semoga kami memperoleh kejayaan yang luar biasa dari sewa Sawitar. Semoga ia mengilhami doa kami.

Ta nah caktam parthiwasya moharayo diwasya. Mahi wa ksatratam dewesu.

Karena itu tolonglah kami mencapai kerjayan itu kekayaan rakhani dan jasmani. Sangat luaslah kekuasaanmu diantara Dewa-Dewa itu.

Rtamrtena sapantesiram daksama cate. Adruha dewau warddhete.

Dengan hati-hati menundukkan hukum dengan hukum, demikian mereka mencapai kekuasaan itu. Kedua Dewi, tidak penipu, bertambah kuat.

Wrstidyawa rityapesaspati danumatyah. Brhntam garttamacate.

Dengan langit yang menhujani dan banjir yang melanda, Penguasa atas banjir itu turun dalam embun. Kedudukan tertinggi telah mereka capai.

Yunjnti bradhnamarusam caratam pari tasthusah. Rocanre rocana diwi.

Mereka yang berdiri disekeliling Dia, kuda yang kecoklat-coklatan dengan menggarakkan abah-abahnya yang kemilau.

Yunjantyasya kamya hari wipakasana rathe. Cona dhrsnu nrwahasa.

Pada dua sisi kreta mereka pasang dua ekor kuda coklat yang ia sayangi. Coklat, berani yang membawa Pahlawan seterusnya.

Ketum krnwannaketawe peco marya apecase Samusadbhirajayathah.

Engkau buat sinar itu dimana cahya itu tiada dan membentuk wujud dimana wujud itu sendiri tidak ada, O manusia diciptakan bersama dengan pajar.

Resi, Barhaspatyo Bharadwaja. Dewata Agni-Dewa. Gayatri

Twamagne yajnanam hota wicwesam hitah. Dewebhirmanuse jane.

O agni, engkau telah dijadikan Hotar itu pada setiap yadnya. Oleh para Dewa-Dewa diantara suku-suku manusia.

Sa no mandrabhiradhwere jihwabhiryaja mahah. A dewanwaksi yaksi ca.

Dengan demikian, dengan suara merdu dilagukan untuk kami, upacara yadnya yang mulia, membawa para Dewa dan memujinya.

Wettha hi wedho adhwanah pathacca dewanjasa. Agne yajnesu sukrato.

Karena, sebagai pengatur, Agni Dewata, sangat bijaksana dalam yadnya, engkau menegtahui langsung jalan-jalan itu dan cara-caranya.

Resi Haryata Pragatha, dewata Agni-indra. Gayatri.

Hota dewo amatyah purastadeti mayaya. Widathani pracedayan.

Kekal abadi, pendeta Hotar, dan Dewata, dengan kekuatannya yang ajaib ia menuntun kejalan itu. Mendorong para umatnya maju.

Waji wajesu dhiyatedhwaresu pra niyate. Wipro yajnasya sadhanah.

Kuat, ia jalankan perbuatan yang sakti, Ia dipimpin selanjutnya dalam upacara suci. Pendeta yang menyempurnakan upacara.

Dhiya cakre warenyo bhutanam garbhama dadhe. Daksasya pitaram tana.

Luar biasa, Ia dibuat oleh pikiran. Benih ciptaan yang ada telah saya peroleh. Sesungguhnya, Ia yang Maha Tinggi adalah kekauatan yang aktif.

A sute sincata criyam rodasyorabhi criyam. Rasa dadhita criyam rodasyorabhi criyam. Rasa dadhita wrsabham.

Tuangkan cairan itu, susu yang dipanaskan yang mempercepat menuju kepada surga dan umi. Persembahkan cairan itu kepada banteng itu.

Te janata swamokyam sam watsase na matrbhih. Mitho nasanta jamibhih.

Ini yang mengetahui tempat tinggal mereka, laksana anak lembu disisi induknya. Mereka datang bersama keluarga mereka.

Upa srakwesu bapsatah krnwate dharunam diwi. Indre agna namah swah.

Melalapnya dengan taring-taringnya yang serakah, mereka buat makanan pengganggu di surga. Untuk Indra , Agni, hormat, cahaya.

Resi Priyamedha Anggirasa, dewata indra, gayatri.

Abhi pra pra gopatim girendramarca yatha wide. Sunum satyasya satparim.

Terpuji, Indra, dengan lagu, penjaga sapi, begitu ia dikenal. Putra kebenaran, Raja orang-orang pembrani.

A harayah sasrjrirerusiradhi barhisi. Yatrabhi samnawamahe.

Kuda-kuda yang coklat telah dikirim kemari, yang merah ada pada rumput suci. Diama kami nyanyi bersama nyanyian-nyanyian kami.

Indaya gawa aciram duduhse warjrine madhu. Yatsimupahware widat.

Untuk Indra, yang bersenjatakan guntur, sapi-sapi pada mengeluarkan susu bercampur madhu. Bila mereka didapatkan ada dalam ruang bawah tanah?

Resi, Cunahcepa Ajigarti, Dewata Agni, Gayatri.

Imamu su twa,as,ala, sanim gayatram nawyamsam. Agne dewessu pra wecah.

O Agni, kerahim Engkau mengatakan keberuntungan kami yang baik kepada Dewa-dewa. Dan ini lagu kidung kami yang baru.

Wibhaktasi citrabhano sindherurma apaka a. Sadyo dascusa ksarasi.

Engkau mengatur pahala-pahala itu, yang maha mulia, dekat, seakan-akan gelombangnya sindhu Engkau mengalir cepat menuju pemuja.

Ano bhaja parameswa wajesu madyamesu. Ciksa waswo antamasya.

Berilah kami bagian harta kekayaan yang sangat tinggi, bagian harta yang sangat dekat kepada kami. Bagian harta yang ada diantara (kami).

Resi Watsa keluarga Kanwa, Dewata Surya-Indra, Gayatri.

Aha middi pituspari medhamtasya jagraha. Ahamusya iwajani.

Dari Bapak saya memperoleh pengetahuan yang dalam mengenai hukum yang abadi. Saya dilahirkan seperti Matahari itu.

Aham pratena janmana girahcumbhami kanwawat. Yenedrah cusmamiddadhe.

Dengan mengikuti kebiasan dahulu, saya memperindah nyanyian-nyanyian saya sebagai Kanwa. Dan Indra sendiri mendapatkan kekuasaannya dari padanya.

Ye twamidra na tustuwur rsayo ye ca tustuwuh. Mamedwardhaswa sustutah.

Adapun juga yang Maha Resi tidak pujikan, Indra, atau telah memuji Engkau bertambah pula kekuasaan itu oleh pujian saya.

Resi Atreya, Dewa- Agni, Gayatri.

Agne pawaka rocisa mandraya dewa jihwaya. A dewan waksi yaksi ca.

O, Agni, suci dan kudus, dengan sinar cahyamu dan indahmu yang menyedapkan. Bawalah olehmu Dewa-dewa dan memuji mereka.

Tam twa ghrtasnawimahe citrabhano Dewam a witaye waha.

Kami mengharapkan engkau mandi dalam mentega, O sinar yang cemerlang, siapakah yang mengawasi matahari? Bawalah dewa-dewa itu pada upacara ini.

Witihotram twa kanwa dyumantamsmami-dhimahi. Agne brhantama-dhwere.

Resi, kami telah menghidupkan engkau, yang cemerlang, penerima pesta atas persembahan. O Agni, Agung dalam yadnya.

Resi Gotama keluarga Rahugana, Dewa-Agni, Gayatri.

Awa no agna utibhirgayarasyaprabrahmani. Wicwasu dhisu wandya.

Agni, dipuji dalam semua doa kami, rakhmati kami dengan bantuan Engkau. Bila kidung dinyanyikan seterusnya!

Ano agne rayim bhara sastrasaham wareyam. Wicwasu prtsu dustaram.

Bawakan kami harta yang dikuasai terus, kekayaan, Agni yang patut jadi pilihan kami. Tak pernah terkalahkan dalam setiap pertarungan kami.

A no agne sucetuna rayim wiswayu pasacam. Mardikam dhehi jiwase.

Limpahkan rajmat melalui kebajikanmu,Agni, harta untuk menujang kami seterusnya. Rakhmatmu menyebakan kami dapat hidup.

Resi Ketu Keluarga Agni, Dewata-Agni. Gayatri

Agnim hinwantu no dhiyah sapti macumiwajisu. Tena jesma dhanamdhanam.

Semoga nyanyi-nyanyian kami mempercepat Agni maju laksana armada melaju dalam perlombaan. Dan kami akan menang tiap hadiah melalui dia.

Yaya ga akaramahai senayagne tawotya. Tam no hinwa maghattaye.

Agni, pasukan yang banyak dimana kami akan mendapat Sapi untuk diri kami melalui pertolongan Engkau. Kirimkan itu kepada kami untuk mendapatkan harta.

Agne sthuram rayim bhara prthum gomantamacwinam. Angdhi kham wartaya pawim.

O Agni berilah kami harta yang pasti, harta yang banyak dalam bentuk kuda dan sapi. Minyaki lubang itu olehmu, putarkan roda itu.

Agne naksatra,ajarama suryam rohayo diwi. Dadhajjyotirjanebbah.

O Agni, Engkau telah membuat matahari, bintang yang nanjak kelangit. Memberi rakhmat sinar kepada manusia.

Agneketurwisamasi presthah crestha upasthasat. Bodha stotre wayo dadhat.

Engkau adalah sinar cahaya bagiu manusia, Agni, terbaik, tersayang, bersemayam ditempatmu. Melihat penyanyi, memberikan dai hidup.

Resi Warupa Anggirasa, Dewata Agni, Gayatri.

Agnirmyddha diwah kakutpatihprthiwya ayam. Apam retamsi jinwati.

Agni adalah kepala dan tinggi disurga. Ia juga adalah penguasa dunia. Ia percepat benih-benih air itu.

Ircise waryasya hi datrasyagne swah patih. Stota ayam tawa carmani.

Sesungguhnya Agni dewa cahaya, menguasai hadiah-hadiah terpilih. Semoga saya, penyanyimu, mendapatkan perlindungan dari pada engkau.

Udagne cucayastawa cukra bhra janta irrate. Tawajyatimsyarcayah.

Menanjak keatas, Agni, tingkatkan sinarmu, suci dan agung, pijar ditempat tinggi. Sinar cahayamu, indah dan mulai.

Resi Gotama keluarga Rahugana, dewata Agni, gayatri.

Kaste jamirjananamagne ke dacwadhwarah. Ko ha kasminnasi critah.

Siapakah keluargaan pada manusia, Agni? Siapa yang menghormati dengan yadnya? Kepada siapa tanggungjawabnya? Siapa Engkau itu?

Twam jamijananmagne mitro asi priyah. Sakha sakhibhya Idah.

Keluargamu, pada manusia Agni, Sahabat yang engkau paling sayangi. Sahabat yang sahabat dapat diharapkan.

Yaja no mitrawaruna yaja dewam rtam brhat. Agne yaksi swam damam.

Bawalah mitra, Waruna, bawalah Dewa-dewa itu. Kemari, pada upacara yadnya yang besar. Bawalah mereka, O Agni, pada rumah engkau.

Resi wiswamitra Gathina, Dewata-agni, Gayatri.

Idenyo namasyastirasmamsi darcatah. Samagniridhyate wrsa.

Jumpai untuk dihormati dan dimohon, memperlihatkan dalam indahan melalui kesusraman. Agni, yang kuat, dinyatakan dengan baik.

Wrso agnih samidyate acwa na dewa wahanah. Twam hawismanta idato.

Angi kuat dinyalakan baik, bahkan laksana kuda yang membawa para Dewa. Manusia dengan persembahannya berharap kepadanya.

Wrsnam twa wayam wirsan wirsanah samidhimahi. Agne didyatam brhat.

Kami akan menyalakan Engka, yang kuat, kami pahlawan, yang memperkuat kami. Engkau Agni, bercahaya sangat agungnnya. (Puja,1979:37- 406)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon