Tampilkan postingan dengan label HIPNOTIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIPNOTIS. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juni 2014

ILMU GAIB DAN HIPNOTIS KHODAM

ILMU GAIB DAN KHODAM
 Dunia keilmuan gaib terbagi dalam 2 penggolongan besar, yaitu keilmuan
 yang berlatar belakang pengolahan potensi diri (kebatinan / spiritual,
 tenaga dalam, kekuatan pikiran seperti hipnotis, telekinetik, dsb) dan
 yang murni bersifat ilmu gaib dan ilmu khodam.

 Keilmuan gaib (perbuatan-perbuatan gaib dan ajaib) bisa dilakukan oleh
 siapa saja, bukan hanya praktisi ilmu gaib dan yang memiliki khodam
 ilmu mahluk halus, tetapi juga para praktisi tenaga dalam, kebatinan
 dan spiritual (dalam hal ini kekuatan gaibnya berasal dari tenaga
 dalam dan kegaiban sukma mereka sendiri).

 Ilmu gaib dan ilmu khodam sudah banyak digunakan di berbagai belahan
 dunia, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di tanah Arab, Afrika,
 Eropa, Asia dan Amerika (Indian) dalam berbagai bentuk keilmuan gaib /
 perdukunan sesuai pemahaman masyarakatnya masing-masing.

 Pada jaman dulu, di tanah Arab, Afrika dan Eropa, ilmu gaib dan ilmu
 khodam sering disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum. Ilmu-ilmu
 dalam ilmu gaib dan ilmu khodam dalam prakteknya memang terbagi dalam
 3 kelompok besar keilmuan tersebut. Sedangkan di tempat-tempat lain,
 ilmu gaib dan ilmu khodam dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu perdukunan.

 Ilmu Sihir adalah keilmuan gaib yang terkait dengan kegaiban dan
 perbuatan-perbuatan gaib. Pengertian ilmu sihir bersifat luas dan
 sebagiannya juga merupakan ilmu tenung dan nujum. Dalam prakteknya
 ilmu ini biasa digunakan untuk menggerakkan benda-benda dengan tanpa
 disentuh, menghipnotis / menguasai pikiran dan tubuh seseorang untuk
 maksud tertentu, mengelabui penglihatan / pikiran seseorang (ilusi,
 halusinasi dan halimunan), menciptakan kekuatan tubuh dan kesaktian
 gaib, atau menyakiti dan membunuh orang lain dengan cara gaib, dan
 perbuatan-perbuatan ajaib seperti sulap. Ilmu sihir ini sering disebut
 sebagai ilmu magic, karena berhubungan dengan perbuatan-perbuatan gaib
 / ajaib di mata umum.

 Di dunia Arab dulu, konotasi ilmu sihir adalah untuk tujuan yang tidak
 baik, sehingga sering disebut ilmu black magic (ilmu sihir jahat),
 sedangkan di Eropa, selain ada yang digunakan untuk tujuan yang tidak
 baik (black magic), ada juga ilmu sihir yang digunakan untuk tujuan
 kebaikan, misalnya untuk menyembuhkan orang sakit, menangkal serangan
 gaib atau untuk mengusir gangguan roh-roh jahat, sehingga disebut ilmu
 white magic (ilmu sihir yang baik).

 Di Eropa, walaupun ada, tetapi ilmu sihir tidak selalu digunakan
 terhadap orang lain untuk tujuan yang negatif. Dalam beberapa hal ilmu
 sihir juga digunakan sebagai kemampuan ketrampilan untuk pertunjukan
 hiburan seperti sulap, sehingga ilmu itu disebut ilmu magic (sulap)
 dan pelakunya disebut magician (pesulap).

 Di Eropa, seiring dengan perkembangan peradaban dan agama, banyak
 pelaku ilmu sihir yang dikucilkan atau dihakimi massa (dibunuh),
 karena dituduh sebagai orang yang melakukan perbuatan-perbuatan jahat
 (tenung) terhadap orang lain.

 Ilmu Tenung adalah ilmu gaib yang digunakan untuk tujuan negatif,
 yaitu untuk menguasai pikiran / kesadaran orang lain atau untuk
 menyakiti / membunuh orang lain dengan cara gaib. Pada masa sekarang
 ilmu tenung ini sering disebut sebagai ilmu guna-guna, pelet, teluh
 dan santet. Ilmu tenung ini disebut sebagai ilmu black magic (ilmu
 sihir jahat).

 Dalam ilmu sihir dan ilmu tenung ada kesamaan dalam perbuatan yang
 dilakukan terhadap seseorang, seperti membuat seseorang tersihir /
 berhalusinasi, berilusi, terhipnotis / digendam, lupa diri, lupa
 ingatan, dipelet, dsb. Pada ilmu sihir perbuatan-perbuatan itu
 dilakukan secara langsung berhadapan dengan si manusia objeknya,
 sedangkan pada ilmu tenung perbuatan-perbuatan itu dilakukan di
 belakangnya (dilakukan jarak jauh).

 Ilmu Nujum adalah ilmu gaib yang digunakan untuk peramalan-peramalan
 atau untuk terawangan gaib. Dalam prakteknya ilmu ini biasa digunakan
 untuk untuk meramal kehidupan seseorang atau meramal kehidupan masa
 depan, dilakukan dengan cara penglihatan gaib atau dengan menggunakan
 alat-alat bantu seperti bola kristal, pendulum, kartu bergambar, papan
 ramalan atau alat-alat seperti dalam permainan jaelangkung. Selain
 yang penerapannya mendasarkan diri pada kemampuan gaib, ilmu nujum
 juga banyak yang didasarkan pada hasil pengamatan manusia terhadap
 kondisi alam (zodiak, perbintangan, ramalan cuaca / musim, dsb) dan
 hasil pengamatan pada bentuk dan tanda-tanda tubuh manusia (ramalan
 garis tangan, katuranggan, dsb). Ilmu ini juga biasa digunakan untuk
 terawangan gaib, untuk melihat suatu lokasi di tempat yang jauh atau
 untuk melihat atau mencari keberadaan seseorang di tempat lain.


 Sebelum lahirnya agama Islam, di tanah Arab keilmuan gaib sangat
 membudaya. Selain kondisi moralitas kehidupan manusia jaman itu yang
 mayoritas rendah sekali (seperti kondisi moralitas masyarakat kota
 Sodom dan Gomora yang dibinasakan Allah), ilmu sihir atau ilmu gaib
 juga biasa digunakan di masyarakat untuk tujuan yang tidak baik, dan
 kental hubungannya dengan kehidupan berhala, semua orang memuja
 dewa-dewanya sendiri, dan masing-masing bangsa menciptakan sendiri
 dewa-dewa yang lebih "hebat" daripada dewa-dewa bangsa lain, sehingga
 kondisi peradaban dan moralitas manusia pada masa itu benar-benar
 disebut jaman kegelapan.

 Keilmuan gaib juga digunakan dalam ketentaraan, salah satunya
 digunakan untuk membentuk pasukan khusus yang patuh luar biasa kepada
 tuannya (karena dihipnotis / digendam), tubuhnya kuat dan tidak
 merasakan sakit ketika diserang atau dikenai senjata lawan. Ketika
 kerajaan-kerajaan di Arab menyerang kerajaan lain, ilmu gaib / sihir
 juga digunakan untuk melumpuhkan kekuatan atau psikologis tentara
 lawan, sehingga bila satu kerajaan Arab berperang melawan kerajaan
 Arab yang lain, maka yang terjadi bukan hanya perang ketentaraan,
 tetapi juga perang ilmu gaib.

 Ilmu gaib dan ilmu khodam dari tanah Arab terkenal sekali sampai ke
 Eropa dan Afrika, biasa disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum.
 Dan terkenal juga pada masa itu bahwa ilmu gaib Arab hanya bisa
 dikalahkan oleh kekuatan Tuhan, seperti dalam kisah Nabi Musa yang
 berhadapan dengan ahli-ahli sihir Firaun Mesir. Pada masa itu tanah
 Israel sangat terkenal, selain karena daerahnya adalah yang paling
 subur dan banyak sumber air dibandingkan tanah Arab lainnya, sehingga
 menjadi rebutan bangsa-bangsa, batas-batas wilayahnya juga tidak bisa
 ditembus oleh ilmu sihir Arab. Pada masa itu sangat terkenal bahwa
 Allah sebagai "Dewa"- nya bangsa Israel adalah kekuatan yang tidak
 terlawan oleh kekuatan dewa-dewa bangsa manapun, dan terkenal juga
 bahwa selama bangsa Israel patuh kepada Tuhan dan Nabi-Nabi mereka,
 kekuatan Allah melindungi bangsa Israel, sehingga tidak ada satu pun
 kerajaan besar Arab pada masa itu yang dapat menaklukan kerajaan kecil
 Israel.

 Tuhan-nya Israel dipuja oleh banyak bangsa, bukan hanya oleh penganut
 agama Israel, Nasrani, dan Islam, tetapi juga oleh bangsa-bangsa di
 Afrika dan Eropa (Yunani / Romawi), yang menyediakan kuil khusus untuk
 menyembahNya dengan menyebutNya sebagai "Dewa yang tidak kami kenal
 namaNya". Bangsa Israel sebenarnya adalah juga bangsa Arab, karena
 Nabi Abraham sebagai nenek moyang mereka adalah juga orang Arab.
 Tetapi setelah Nabi Abraham diperintahkan Allah keluar dari lingkungan
 keluarga mereka untuk tinggal di tanah Israel sebagai tanah yang
 dijanjikan Allah untuknya dan untuk keturunannya, keturunan Nabi
 Abraham membentuk sebuah bangsa baru, bangsa Israel, yang terpisah
 dari bangsa Arab lain.

 Keilmuan gaib dari India dan Hindu hampir sama, tetapi yang dari India
 lebih luas ragamnya karena berlatar belakang budaya keilmuan yang
 tidak semuanya berlatar belakang agama Hindu, tapi juga berlatar
 belakang sama, yaitu kepercayaan kepada dewa-dewa dan mahluk halus
 lainnya. Tetapi disana kebanyakan ilmu gaib dan ilmu khodam bersifat
 kombinasi dengan tenaga dalam (prana / kundalini), dan kebatinan /
 spiritual, sehingga kadar kekuatannya jauh lebih tinggi dibandingkan
 keilmuan dari daerah lain. Mereka juga mampu mengenal mahluk halus
 tingkat tinggi, sehingga bisa mempunyai khodam ilmu kelas atas, juga
 jimat dan pusaka berkesaktian tinggi.

 Di negara India dan sekitarnya, yang hingga saat ini masih tetap
 merupakan wilayah dengan budaya kebatinan dan spiritual nomor 1
 tertinggi di dunia, ada banyak sekali ajaran tentang ilmu gaib dan
 ilmu khodam (penyatuan manusia dengan roh lain sebagai sumber
 kesaktian). Penyatuan yang paling tinggi antara manusia dengan roh
 lain adalah berupa penitisan Dewa ke dalam diri seseorang, seperti
 penitisan Dewa Wisnu ke dalam diri Prabu Kresna (Dewa Wisnu juga
 pernah menitis ke dalam diri Prabu Airlangga, raja kerajaan Kediri,
 dan Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pajajaran).
 Penitisan itu menghasilkan kesaktian dan kewaskitaan yang luar biasa,
 bahkan sejak si manusia tersebut masih kecil dan belum belajar ilmu
 kesaktian. Penitisan itu tidak termasuk sebagai ilmu khodam, tetapi
 dasar kekuatan ilmunya sama, yaitu roh gaib lain. Manusia yang
 bersangkutan disebut 'Manusia Titisan Dewa'.

 Yang berlatar belakang agama Budha kebanyakan bersifat kombinasi
 tenaga dalam, kebatinan dan spiritual, yang diolah dengan tata cara
 meditasi seperti yang diajarkan dalam agama Budha. Dalam meditasi
 mereka, mantra-mantra dibacakan / diwirid dengan bunyi intonasi khusus
 yang bisa membuka dan mengaktifkan cakra-cakra tubuh. Nada-nada
 intonasi tersebut juga dapat digunakan untuk menyerang mahluk halus
 dan menembus pagaran gaib lawan. Keilmuan gaib mereka biasanya tidak
 ditujukan untuk menyerang atau menyakiti, karena didasarkan pada
 ajaran cinta kasih Budha, tetapi bersifat menangkal, menenggelamkan /
 menghapuskan keampuhan ilmu gaib lawan.

 Ilmu gaib dan khodam di tanah Jawa (termasuk Sunda) awalnya banyak
 berdasarkan pada kekuatan kebatinan dan spiritual asli masyarakat
 setempat, tetapi dalam perkembangannya juga banyak mengadaptasi
 keilmuan yang berlatar belakang agama Hindu dan Budha sebagai agama
 masyarakat pada masa itu. Setelah berkembangnya agama Islam di tanah
 Jawa, muncul banyak keilmuan gaib yang mantranya berbahasa Arab, dan
 keilmuan asli setempat banyak yang dibelokkan menjadi bernuansa agama
 Islam (disebut keilmuan Sunda Islam dan Islam kejawen) yang malah
 menjadikan kekuatan gaibnya menurun karena sugestinya dirubah, menjadi
 tidak asli lagi seperti saat pertama ilmu itu diciptakan.

 Keilmuan gaib Arab bersifat murni sebagai ilmu gaib dan ilmu khodam
 dan variasi ilmunya banyak sekali, tetapi kekuatannya tidak setinggi
 keilmuan gaib yang asli Jawa atau Sunda atau yang dari India, Hindu
 atau Budha, karena tidak dilandasi kekuatan kebatinan / spiritual yang
 tinggi, hanya mengandalkan kekuatan sugesti mantra / amalan gaib. Di
 Eropa dan Afrika juga banyak digunakan ilmu gaib, tetapi kadar
 kekuatannya masih di bawah ilmu sihir Arab dan variasi ilmunya tidak
 sebanyak ilmu sihir Arab.

 Kekuatan ilmu gaib yang murni bersifat ilmu gaib, secara rata-rata
 sama, tetapi pada prakteknya kekuatannya tergantung pada kekuatan
 sugesti dan kekuatan khodam masing-masing penggunanya. Banyaknya
 variasi / koleksi ilmu seringkali menjadi ukuran kehebatan keilmuan
 seseorang dibandingkan orang lain. Kekuatan ilmu gaib yang murni
 bersifat ilmu gaib (mengandalkan kekuatan sugesti dan khodam) biasanya
 secara umum kekuatan ilmunya jauh lebih rendah dibandingkan kekuatan
 ilmu yang didasari kekuatan kebatinan / spiritual, apalagi bila orang
 itu juga berkhodam.

 Di Indonesia, terutama di Jawa, sehubungan dengan penyebaran agama
 Islam, istilah ilmu sihir, tenung dan nujum sudah disingkirkan dan
 dianggap sesat, dan digantikan dengan ilmu gaib dan ilmu khodam
 bernuansa Islam yang dianggap halal (tetapi istilah ilmu gaib dan
 ilmu khodam pun seringkali ditutup-tutupi karena ada yang menganggap
 syirik / musyrik, sehingga istilahnya disamarkan dan disamakan dengan
 ilmu kebatinan rohani / karomah). Penggunaan mahluk halus sebagai
 khodam ilmu pun dibagi dalam 2 pengertian, yaitu mahluk halus umum
 (disebut jin kafir) yang dianggap haram penggunaannya dan mahluk halus
 yang sudah di-Islamkan (jin Islam) yang sering dianggap halal.


 Dalam hubungannya dengan budaya Islam di Jawa, aliran keilmuan gaib
 terbagi dalam 3 aliran besar, yaitu Aliran Kejawen, Aliran Hikmah dan
 Aliran Islam Kejawen.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Kejawen masih menggunakan amalan-amalan
 yang asli berbahasa Jawa, sebagiannya merupakan ilmu-ilmu tua yang
 masih asli dan diturunkan secara turun-temurun menjadi ilmu keluarga.
 Namun kadar kekuatannya sudah tidak lagi sekuat ilmu aslinya karena
 dalam menekuninya tidak lagi berdasarkan kebatinan jawa dan sudah
 tidak lagi dilakukan cara-cara berat yang sama dengan aslinya dulu,
 misalnya laku puasanya tidak lagi puasa ngebleng, tetapi hanya puasa
 biasa saja dari subuh sampai mahgrib atau hanya puasa berpantang
 makanan tertentu saja.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Hikmah banyak berkembang di kalangan
 pesantren dan perguruan-perguruan silat berlatar belakang agama Islam
 dengan ciri khas doa / amalan ilmu berbahasa Arab (kebanyakan diambil
 dari ayat-ayat Al-Quran). Keilmuan ini didasarkan pada penghayatan
 ketuhanan dalam agama Islam.

 Keilmuan gaib aliran Islam Kejawen adalah ilmu gaib kejawen yang
 dilakukan oleh penganut agama Islam, yang dalam prakteknya ilmu gaib
 kejawen itu sudah ditambahkan dengan basmalah dan kalimat syahadat
 (supaya terkesan bernuansa agama Islam dan tidak dibilang sesat), yang
 seringkali menyebabkan kekuatan gaibnya menurun menjadi tinggal
 sepertiganya saja (karena sugestinya dirubah). Misalnya amalan gaib
 kejawen yang awalan pembukanya aslinya berbunyi Hong ........ ,
 kemudian diganti dengan Bismillah ........... , atau yang aslinya
 menyebut Kakang Kawah Adi Ari-ari ........ , kemudian diganti dengan
 kalimat syahadat.

 Dalam hubungannya dengan budaya Islam, terutama di Jawa, ilmu-ilmu
 gaib, ilmu gaib kejawen dan ilmu-ilmu kebatinan seringkali dikatakan
 sesat / musryk / syirik, dan dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu
 perdukunan atau disamakan dengan budaya animisme / dinamisme. Di sisi
 lain, semua keilmuan gaib dan kegaiban yang dilakukan oleh tokoh-tokoh
 agama Islam dianggap sebagai karomah, dan ilmu-ilmu gaib yang
 menggunakan amalan-amalan bernuansa agama Islam sering disebut sebagai
 "Ilmu Allah" (namun ada pihak-pihak yang mengkritisi istilah
 tersebut, apakah ilmu itu diajarkan oleh Allah ?, apakah Allah
 menggunakan ilmu gaib untuk menciptakan kegaiban ? ).

 Ilmu gaib dan berkhodam dalam aliran kejawen dan aliran Islam kejawen,
 cara mendapatkannya dan dalam penggunaannya banyak yang masih
 mengikuti budaya lama, yaitu masih harus dilakukan dengan cara
 berpuasa, menyepi, tirakat, sesaji kembang, tumpengan, dsb. Ilmu gaib
 dan berkhodam dalam aliran Islam lebih praktis, seringkali hanya perlu
 puasa ringan dan mewirid amalan gaibnya saja (walaupun harus
 berjam-jam melakukannya), ada juga yang hanya perlu membaca syahadat
 saja untuk mendapatkannya dan menggunakan sesaji minyak arab dalam
 penggunaannya.

 Di Arab Saudi, negara kiblat agama Islam, keberadaan ilmu-ilmu gaib
 sudah tidak kelihatan lagi sehubungan dengan adanya larangan
 penggunaannya dalam agama mereka, tetapi di negara-negara Arab lain
 ilmu-ilmu tersebut masih berkembang dan masih banyak digunakan. Justru
 ilmu-ilmu itulah yang sering dijadikan alat untuk menarik pengikut,
 sehingga kemudian berkembang suatu pandangan (sampai sekarang), bahwa
 seorang tokoh agama akan terkenal atau dianggap istimewa (memiliki
 karomah) jika orang itu menguasai keilmuan gaib atau kesaktian gaib.
 Jika tidak, maka orang itu akan dianggap biasa saja, tidak ada
 keistimewaannya.

Kamis, 13 Desember 2012

Cara Menghipnotis Binatang Peliharaan

Cara Menghipnotis Binatang Peliharaan


Cara Menghipnotis Binatang Peliharaan, Kesimpulan yang bisa miau ambil dari beberapa artikel mengenai Hypnosis atau Hipnotis adalah bahwa hampir semua makhluk hidup dapat dipengaruhi oleh hipnosis, bukan hanya manusia saja tetapi binatang juga, namun anda jangan pernah berharap bisa menghipnotis seekor kucing menjadi anjing atau sebaliknya, yang bisa di lakukan hanyalah membuat binatang tersebut tertidur atau memasuki kondisi trans. Kenapa? Karena untuk merubah persepsi biasanya di lakukan secara verbal dan binatang tidak memahami bahasa manusia.

Hipnotisme pada binatang memang merupakan sesuatu yang kurang dipelajari dan di explorasi secara lebih mendalam, karena ada banyak faktor yang tidak bisa dikontrol. Yang paling utama adalah binatang tidak dapat berbicara dan menyatakan secara verbal tingkat hipnotis yang mereka alami.

Tetapi ada sejumlah penelitian yang menyimpulkan bahwa binatang yang hidup di alam liar lebih mudah di beri sugesti daripada binatang yang hidup bersama dengan manusia. Para ahli menduga hal tersebut disebabkan binatang yang dibesarkan bersama-sama dengan manusia tidak mengembangkan banyak karakteristik perilaku alamiah yang binatang itu biasanya miliki: misalnya, mereka tidak belajar bagaimana cara mencari makanan, menghindari predator, ataupun berinteraksi dengan binatang lainnya.

Menghipnotis Ayam dan Burung

 

  1. Anda harus menangkap ayam tersebut. Perhatikan bahwa mereka akan berusaha memberontak dan defensif.
  2. Tekan kepala ayam hingga hampir menyentuh tanah, dengan pandangan matanya horizontal lurus ke arah depan.
  3. Dengan jari atau sebuah tongkat, gambarkan sebuah garis panjang dari ujung paruh ayam lurus horizontal ke arah depan, menjauhi kepalanya, kira-kira sepanjang 12 – 18 inchi.
  4. Semakin lurus garis tersebut, semakin bagus efeknya. Ulangi menggambar garis tersebut sebanyak 20 – 30 kali sampai Anda merasakan tubuh ayam itu melemas.
  5. Sang ayam akan terus berada dalam posisi seperti itu, tanpa perlu Anda pegangi lagi, sepanjang 10 – 15 menit. 


Menghipnotis Kelinci dan Marmut

 

  1. Baringkan kelinci di punggungnya (menghadap ketas).
  2. Tekan dengan lembut telinganya secara lurus di lantai / meja.
  3. Kemudian dengan tangan satunya anda tarik kaki belakangnya selama beberapa menit.
  4. Pertahankan selama 1 menit, maka ia akan terhipnotis. Untuk membangunkan tiup hidungnya dan gulingkan tubuhnya ke samping.


Menghipnotis Kadal, Bunglon, dan Kodok

 

  1. Pegang seekor kadal, bunglon dan kodok hingga ekornya berhenti bergerak liar.
  2. Balikkan badan binatang tersebut hingga ia berbaring pada punggungnya.
  3. Raba perutnya dengan perlahan, dan lakukan hingga ia menjadi lemas, rileks, dan terhipnotis tidak bergerak sama sekali.


Menghipnotis Kepiting

 

  1. Posisikan kedua jari telunjuk dan tengah Anda ke bentuk huruf V.
  2. Dekati kepiting dari arah belakang, lalu secara perlahan (tanpa mengejutkan) raba matanya dengan jari Anda.
  3. Kepiting akan berhenti terdiam dalam keadaan hipnotis.


Menghipnotis Lobster dan Ketam

 

  1. Pegang lobster dan ketam dengan terbalik, kepala di bawah, dan letakkan capit mereka menempel pada meja.
  2. Tekan dan raba punggung mereka beberapa kali sampai akhirnya mereka berhenti meronta dan diam terhipnotis.


Menghipnotis Babi

 

  1. Pegang kepala babi agar dia tidak melarikan diri.
  2. Gunakan ujung-ujung jari Anda untuk menggelitik perut babi, dan ia akan berguling ke samping dengan rileks dan terhipnotis.

Artikel ini dikutip dari ebook Practical FAST Hypnosis for Everyone, tulisan Lex dePraxis B.Cs, CM.NLP, CH, C.Ht

Rating: 4.5

Kamis, 12 Juli 2012

Tips Untuk Menghindari Kejahatan Dengan Modus Hipnotis

Fantasy Comments Pictures



Apakah Kejahatan Hipnotis Benar-Benar Ada?

Rumor yang sering kali sangat dahsyat menggambarkan proses kejahatan dengan modus hipnotis.

“Cuma di tepuk…saya langsung nggak sadarkan diri…”

“Begitu menghirup asap rokok yang dikepulkan….saya langsung linglung…” “Tiba-tiba kening saya disentuh….lalu seakan-akan otak saya melayang..” “Begitu menatap matanya, saya langsung kehilangan kesadaran….”


Ok, kita tidak akan memperdebatkan apakah kejahatan hipnotis itu benar ada atau tidak? Dan jika ada, apakah sehebat dan sesederhana itukah?

Kita akan membahas semuanya, secara runut, secara komprehensif. Kita akan menganalisa dari berbagai sudut, mulai dari sudut ilmiah, setengah ilmiah, sampai yang tidak ilmiah.

Mari bersama-sama kita perangi kejahatan hipnotisme, dengan cara yang benar dan ilmiah! Bukan dengan pengetahuan spekulatif yang tidak jelas ujung pangkalnya!

Mari kita mulai berlatih untuk mempergunakan akal-budi kita, bukan sekedar menjadi korban media yang tengah berusaha menaikkan oplah-nya, atau mempercayai “rumor” yang lebih cocok menjadi head line acara infotainment!

Apakah Sesungguhnya Yang Dimaksud Dengan “Hipnotis” Itu?

Hipnotis memiliki banyak arti, tergantung dari konteks pembicaraan.

Bahkan jika kita berbicara dengan seorang praktisi Hypnosis yang benar-benar menggunakan Hypnosis untuk tujuan positif semata, misal untuk therapy mental & emosional, makapasti definisi hipnotis akan menjadi panjang lebar, sangat ilmiah dan teknis. Mereka ini juga pasti menolak secara keras jika hipnotis kejahatan disebut sebagai “hipnotis” juga!

Akan tetapi disini kita bukan ingin berdebat, melainkan ingin mencari penjelasan yang akhirnya akan membuat kita benar-benar mampu menghindari apa yang dikenal umum saat ini sebagai “kejahatan hipnotis”!

Dalam bahasa awam dapat dikatakan bahwa hipnotis adalah suatu keahlian untuk “memasukkan” pesan kediri seseorang, sehingga yang bersangkutan akan tergerak atau termotivasi untuk melaksanakan pesan dimaksud.

Yang dimaksudkan dengan pesan adalah rangkaian kalimat verbal (kalimat yang diucapkan secara lisan) yang akan “masuk” kepenerima melalui telinga dan kemudian akan memasuki “hati”, selanjutnya “hati” ini lah yang akan tergerak untuk melakukan sesuatu yang dimaksudkan oleh pihak yang melakukan hipnotis.

Jadi secara sederhana, Penjahat Hipnotis punya keterampilan untuk memasukkan pesan ke “hati” anda, sehingga selanjutnya hati anda “menggerakkan” anda, misalkan: memberikan uang, atau mungkin memberikan kehormatan anda!

Semudah itukah? Tentu saja tidak, karena hati anda sudah pasti dijaga oleh banyak aspek dalam diri anda! Jangan terlalu takut atau bahkan paranoid, karena sesungguhnya manusia adalah mahluk yang sangat sempurna! Kita hanya perlu memahami mekanismenya.

Dalam pengetahuan hipnotis moderen, yang dimaksudkan “hati” ini adalah sesuatu yang disebut sebagai “pikiran bawah sadar”, tempat dimana energi motivasi kita berada, termasuk motivasi untuk melakukan sesuatu yang mungkin diharapkan oleh si Penjahat Hipnotis.

Secara normal, pikiran bawah sadar manusia memiliki “pintu gerbang” yang dapat terbuka atau tertutup, dengan mekanisme yang dikontrol oleh berbagai hal. Ketika gerbang ini terbuka, tentu saja informasi atau saran akan masuk secara mudah,

Sebaliknya saat tertutup maka informasi tidak akan dapat memasuki pikiran bawah sadar kita.

Dalam kehidupan sehari-hari kita justru sering kali harus “membuka” pintu gerbang bawah sadar ini, terutama untuk memasukkan informasi yang penting, misalkan ilmu pengetahuan. Akan tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa kita justru secara tidak sengaja “membuka” pintu gerbang ini untuk informasi yang negatif atau merugikan kita!

Nah, para Penjahat Hipnotis ini memahami bagaimana caranya “membuka” pintu gerbang anda, tanpa anda menyadari bahwa selanjutnya mereka akan “mengirimkan” saran yang negatif atau merugikan!

Bagaimana Proses Terbukanya Pintu Gerbang Pikiran Bawah Sadar?

Untuk memahami lebih detail bagaimana terjadinya hipnotis, sehingga kita dapat menghindari hipnotis yang tidak perlu atau merugikan, maka kita harus terlebih dahulu memahami bagaimana mekanisme terbukanya pintu gerbang pikiran bawah sadar kita.

Jika Penjahat Hipnotis saja memahami Pengetahuan ini, bahkan dapat memanfaatkannya, maka sudah sepantasnya kitapun harus lebih mengenali pintu gerbang bawah sadar kita sendiri!

  1. Secara alamiah pintu gerbang pikiran bawah sadar dapat terbuka atau tertutup. Karena mekanisme inilah setiap hari kita menambah pengetahuan dengan menyerap informasi dari luar diri kita.

  2. Nah, sekarang kita perlu tahu, kapan secara alamiah pintu gerbang bawah sadar dapat “terbuka”? Berikut ini adalah situasi dan keadaan saat pintu gerbang kita biasanya relatif terbuka lebih lebar, yaitu:

  3. Saat kita fokus terhadap suatu hal yang menarik. Dapat berupa obyek yang menarik, atau pembicaraan dengan topik yang menarik.

  4. Saat kita berkomunikasi dengan seseorang yang kita percayai dan kita hormati, baik ia adalah seorang tokoh, idola, sahabat dekat, orang tua, guru, pokoknya siapapun juga yang anggap memiliki pengetahuan, wawasan yang luas, dimana kita menaruh respek yang sangat tinggi.

  5. Saat kita berhadapan dengan suatu harapan, misalkan harapan menjadi lebih banyak uang, harapan menjadi lebih cantik, harapan untuk menjadi sembuh. Para Penjahat Hipnotis biasa mengawali komunikasi dengan “menyentuh” area ini.

  6. Saat kita empati, karena informasi yang sangat emosional, misalkan informasi peristiwa kesedihan.

  7. Saat kita rileks atau santai. Contohnya saat kita sedang bersantai menonton acara televisi.

  8. Saat kita “blank” karena berhadapan dengan tokoh yang sangat kharismatik, atau seseorang yang sangat “menyeramkan”.

  9. Saat kita “blank” karena kita berhadapan dengan situasi yang membuat kita benar-benar panik dan tidak dapat “berpikir”.

  10. Saat kita “blank” karena kita memang dibuat memasuki suatu situasi atau pemikiran yang membua tkita “blank”. Para Penjahat Hipnotis pada umumnya mempergunakan teknik ini.

Pada saat pintu gerbang pikiran bawah sadar mulai terbuka, maka saat yang sama proses pemikiran “logis” kita cenderung akan semakin berkurang atau tidak kritis, tetapi bukan berarti logika kita hilang sama sekali (untuk ini nanti akan dijelaskan kemudian).

Penjahat Hipnotis memiliki kelihaian untuk “memperbesar” pembukaan pintu gerbang bawah sadar ini, atau dengan kata lain kita akan semakin bergeser menuju area pikiran bawah sadar yang semakin dalam, atau dalam bahasa teknis dikatakan juga kita akan memasuki kondisi “Hypnosa” yang semakin dalam.

Dari penjelasan diatas, semoga semakin jelas bahwa sebenarnya para Penjahat Hipnotis benar-benar lihai dalam memanfaatkan mekanisme alamiah yang ada dalam diri setiap orang!

Adakah Perbedaan “Cara Berpikir” Dalam Kondisi Normal Dan Dalam Kondisi “Hypnosa”?

Tentu saja sangat berbeda! Dan ini merupakan pengetahuan inti yang akan menjelaskan kenapa terjadi proses kejahatan hipnotis.

Dalam kondisi “Hypnosa” atau kondisi terbukanya pintu gerbang pikiran bawah sadar, pikiran kita relatif menjadi tidak begitu kritis, atau dengan kata lain kita menjadi agak kurang “logis”.

Semakin dalam kondisi “Hypnosa” yang terjadi, maka akan semakin berkurang proses “logika” kita.

Sebagai contoh: Pemain Kuda Lumping mau saja memakan beling (kaca), karena mereka sudah berada di daerah Hypnosa yang dalam atau Deep Trance, sehingga pikiran “tidak dapat menilai” lagi apakah beling benar makanan manusia, atau benda yang mebahayakan manusia?

Nah dalam peristiwa kejahatan hipnotis,kita mungkinakan “mempercayai” bahwa jam Rolex yang ditawarkan oleh para Penjahat Hipnotis benar bernilai puluhan juta rupiah. Karena dalam kondisi “Hypnosa” pikiran kita tidak lagi kritis untuk menilai apakah jam Rolex tersebut asli atau palsu!

Hal penting yang perlu dicatat, bahwa para Penjahat Hipnotis tidak begitu saja secara naif memberikan suatu saran yang “tidak masuk akal”, akan tetapi dibangun melalui suatu situasi dan komunikasi yang mengalir dan alami, serta melibatkan empati, melibatkan naluri alamiah yang nyaris ada dalam diri setiap orang, antara lain: naluri ingin memperoleh keuntungan cepat, naluri ingin tampil menarik, naluri ingin berkuasa, dsb.

Lho? Sesederhana Itukah? Apakah Benar Hipnotis Tidak Melibatkan Magis, Mistik, Atau Kekuatan Gaib?

Fenomena hipnotis memerupakan fenomena alamiah manusia. Tidak terkait dengan mistik, magis, kuasa gelap, atau hal-hal sejenis lainnya.

Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa dalam metode tradisional, kemampuan hipnotis diperoleh dengan cara-cara yang melibatkan dupa, kemenyan, mantra-mantra untuk mengundang kekuatan gaib. Akan tetapi ini hanya metodologi belaka, terutama ketika suatu fenomena belum dapat dijelaskan dalam kaidah logis.

Dalam prakteknya, entah seorang Penjahat Hipnotis mempelajari hipnotisme dengan cara tradisional, atau mungkin dia mempelajari melalui pelatihan hipnotis memoderen, maka yang terjadi dalam suatu “peristiwa hipnotis” tetaplah hal-hal yang sesungguhnya merupakan bagian dari kealamiahan manusia.

Jika anda memang benar-benar ingin menghindari kejahatan hipnotisme, maka anda wajib untuk berpikir rasional, dan tidak mengakomodasikan pemikiran bahwa hipnotis melibatkan kekuatan-kekuatan dari dimensi lain!

Jika anda mempercayai bahwa hipnotisme terkait dengan kekuatan gaib, berarti pada saat yg sama anda menanamkan “belief” dipikiran bawah sadar anda yang justru akan membuat anda sangat “mudah terhipnotis” ketika anda berhadapan dengan situasi dan kondisi yang anda percayai! Hati-hati!

Berbagai Skenario Kejahatan Hipnotis Dan Pola Alamiah Yang Sesungguhnya Terjadi

Secara ilmiah, kejahatan hipnotis pada umumnya merupakan gabungan dari Teknik Komunikasi Persuasif, dan Teknik Hipnotis. Dimana Teknik Hipnotis yang dipergunakan dapat berupa teknik Direct Hypnosis ataupun Indirect Hypnosis yang lebih dikenal dengan sebutan Pola Ericonian.

Beberapa penghipnotis (biasanya dari kalangan tradisional) terkadang menambahkan dengan teknik “Thought Projection”, “Telepati”, dan juga “Subtle Energy”.

Apapun teknik yang dipergunakan, yang paling berperan adalah justru Teknik Komunikasi Persuasif. Dimana teknik ini benar-benar memanfaatkan atau me-utilisasikan empati dan naluri dasar manusia.

Prinsi pdasar yang harus dipahami, bahwa kekuatan dari Kejahatan Hipnotis adalah komunikasi! Tanpa komunikasi tidak akan pernah terjadi kejahatan hipnotisme!

Oleh karena itu jangan membayangkan bahwa seseorang dapat men-telepati anda, sehingga tiba-tiba anda mau untuk menyerahkan uang begitu saja, tanpa komunikasi sedikitpun juga!

Juga jangan membayangkan, bahwa tiba-tiba pundak anda ditepuk, lalu dengan mudahnya anda menyerahkan uang, tanpa komunikasi apapun!

Modus Dasar 1

Seseorang mendekati anda, berkenalan, menjadi akrab, kemudian mulai menyuguhkan permainan-permainan yang menakjubkan (misalkan: sulap).

Suatu waktu ia akan meminta anda untuk melakukan suatu permainan, misalkan permainan uji konsentrasi. Lalu “blaaaaar”, anda akan memasuki kondisi “Hypnosa”, yang mungkin anda rasakan sebagai “kondisi tidak sadarkan diri ”atau“ tertidur” untuk beberapa saat.

Dapat terjadi proses “waktu yang hilang” atau “Time Distortion”, sehingga anda akan merasa benar-benar tidak menyadari mekanisme yang terjadi, dan harta-benda anda sudah hilang!

Penjahat Hipnotis jenis ini menggunakan teknik Direct Hypnosis, tepatnya teknik Shock Induction, yang mirip dengan yang dipraktekkan dilayar kaca pada pertunjukkan hipnotis. Perbedaannya, anda tidak menyadari bahwa anda tengah “dipaksa” untuk memasuki kondisi “Hypnosa”.

Shock Induction adalah teknik “kejutan”, dimana dengan “timing yang tepat”, dengan suatu kejutan yang spesifik dapat membuat pintu gerbang pikiran bawah sadar terbuka secara tiba-tiba! Lalu diikuti dengan saran “tidur”, yang akan segera membuat anda memasuki kondisi “Hypnosa”.

Modus Dasar 2

Seseorang mendekati anda, berlagak kebingungan, kemudian bertanya kepada anda dengan pertanyaan yang aneh dan membingungkan.

Lalu tiba-tiba anda akan merasakan otak anda seperti “beku” atau “terkunci”, sehingga anda bahkan dapat melakukan hal-hal yang tidak seperti biasanya, bahkan tidak masuk akal, termasuk mungkin memberikan harta benda anda. Seringkali anda melakukannnya dalam kondisi “setengah sadar”, tetapi anda tidak mampu untuk menolak dan tetap melakukan hal-hal yang tidak masuk akal tersebut.

Penjahat Hipnotis jenis ini mempergunakan teknik Indirect Hypnosis yang dikenal sebagai bagian dari teknik Confusing Method.

Confusing Method adalah suatu teknik yang dimaksudkan untuk “membingungkan” atau membuat “pikiran” tidak mampu untuk merespon. Dalam sesaat ketika pikiran tidak mampu merespon, maka pintu gerbang bawah sadar akan terbuka, dan dapat dilanjutkan untuk memasukkan saran lain yang dapat membuka gerbang ini lebih besar.

Sebagai contoh, jika saya bertanya kepada anda:

“Pak rumah dimana sekonyong-konyong anda tidak dapat kemana, seperti apaya?”

Saya yakin bahwa dalam sepersekian detik otak anda akan “blank”, baru setelah itu anda memutuskan untuk menganggap saya gila?!Nah waktu yang sepersekian detik ini sudah cukup bagi saya untuk melanjutkan pembicaraan dengan, misal:

“Saya sudah berkelana selama 7 hari, hanya untuk menemukan siapa sesungguhnya sedang dicari oleh batu mirah delima yang saya bawa ini, ternyata tidak dinyana akhirnya saat ini saya berhadapan dengan orang yang benar-benar cocok dengan khasiat istimewa dari batu ini…..dst…”

Setiap modus dapat saja tampil dengan berbagai variasi, misalkan modus 1 dapat tampil dalam praktek klenik. Mungkin anda diminta untuk melakukan suatu ritual (misal ritual agar Aura kecantikan anda semakin bersinar), dan tiba-tiba anda akan dipandu untuk memasuki kondisi “Hypnosa” melalui suatu teknik yang dikenal dengan nama “Induction”.

Contoh lain, Modus 2 dapat saja berbentuk sekelompok orang yang tiba-tiba mengejar anda secara beringas dan menyatakan bahwa and baru saja “menabrak seseorang” dan saat ini korban tengah sekarat. Dalam kepungan bertubi-tubi semacam ini, anda akan memasuki kondisi “Confuse” yang merupakan kunci dari hipnotis jenis ini.

Modus 2 juga dapat tampil secara elegant dan penuh empati. Contohnya ketika anda sedang dirundung masalah yang pelik, dan tiba-tiba ada seseorang yang seakan-akan mampu “membaca pikiran” anda sambil mengatakan

“Tenang saja Bu, setiap orang punya kisah yang harus dijalani, bahkan saat ini Ibu justru akan naik kelas menuju kemuliaan yang luar biasa….. kuncinya adalah bersabar dan berusaha mencari maknanya….!”

Nah, jika respon anda adalah merasa surprise dan berusaha “mencaritahu” apa yang terjadi, maka ini akan memandu anda untuk memasuki perangkap hipnotis modus 2.

Kejahatan hipnotis yang terjadi pada saat ini pada umumnya adalah hipnotis dengan modus yang ke-2, yaitu Indirect Hypnosis. Modus ke-1 pada umumnya diterapkan kepada mereka yang sudah lebih akrab, sehingga biasanya baru dilakukan pada berberapa pertemuan berikutnya.

Lalu bagaimana dengan Hipnotis dengan menggunakan “tepukan” dibahu? Mekanisme apa yang terjadi?

Ya, tepukan dibahu sesungguhnya hanya suatu teknik awal untuk membuat anda memasuki kondisi “Confuse” atau “blank” sesaat, sehingga justru yang terpenting adalah komunikasi yang dilakukan setelah proses tepukan dimaksud.

Lalu bagaimana hipnotis melalui asap rokok?

Jika seseorang dapat terhipnotis melalui kepulan asap rokok, maka yang terjadi sesungguhnya adalah peristiwa “Self Hypnosis” yaitu yang bersangkutan terhipnotis dikarenakan “keyakinan”-nya sendiri. Dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan memiliki “belief” bahwa Penjahat Hipnotis dapat menghipnotis melalui asap rokok. Oleh karena itu hati-hatilah dengan keyakinan anda. Jika anda yakin bahwa

“dedemit” itu ada, maka pasti bulu kuduk anda akan berdiri ketika anda berada ditempat gelap yang anda percayai sebagai “sarang dedemit”, anda sesungguhnya menghipnotis diri sendiri!

Kedua modus kejahatan hipnotis juga dapat digabungkan oleh Penjahat Hipnotis yang kreatif, dan tentu saja akan menghasilkan efek yang lebih dahsyat.

Baiklah berikut ini adalah prosedur umum untuk melakukan kejahatan hipnotis, terutama dengan menggunakan Modus ke-2, yang harus kita pahami dengan baik, agar kita dapat menghindarinya:

  1. Penjahat Hipnotis akan melakukan observasi terlebih dahulu, berdasarkan gerak tubuh calon korban, tipe wajah (tipe polos atau mudah curiga). Kemudian mempertimbangkan strategi, yaitu akan dilakukan kontak langsung dengan cara “menyapa”, atau melalui kontak tidak langsung terlebih dahulu dengan cara misalkan “senyum-senyum simpatik” dari kejauhan.

  2. Setelah dipertimbangkan bahwa calon korban cukup “ideal”, maka Penjahat Hipnotis mulai melakukan kontak langsung, yang dapat diawali dengan bertanya, atau menegur secara verbal, atau dengan gerakan non verbal berupa tepukan dipundak. Pada tahap ini Penjahat Hipnotis melakukan evaluasi atas feedback atau respons yang diberikan oleh calon korban. Jika respon negatif, maka Penjahat Hipnotis harus mencari korban baru, jika respons positif maka Penjahat Hipnotis akan memasuki tahap berikutnya. Kontak langsung ini dapat juga dilakukan secara group, melibatkan orang lain yang seakan-akan benar-benar pihak lain.

  3. Tahap berikutnya Penjahat Hipnotis mulai melakukan test lebih lanjut sebagai “usaha” untuk membuka pintu gerbang pikiran bawah sadar dari calon korban, antara lain dengan melontarkan berbagai pujian, kata-kata empati, sampai dengan menawarkan kesempatan emas.

  4. Tahap berikutnya Penjahat Hipnotis mulai melakukan uji coba untuk melontarkan kalimat-kalimat “confusing”, yang jika memiliki respons positif maka akan dilanjutkan dengan membawa calon korban kekondisi “Hypnosa” yang lebih dalam, dan calon korban sudah dapat dipastikan akan menjadi korban.

  5. Selanjutnya Penjahat Hipnotis dapat segera melakukan aksi pokoknya atau hanya sekedar meninggalkan “program” yang akan dieksekusi di waktu lainnya. Dapat juga Penjahat Hipnotis membuat program yang dapat membuat korban dalam kondisi “Hypnosa” selama berjam-jam,sehingga dapat dipandu seakan-akan beraktivitas secara normal, mirip “zombie”.

  6. Setelah korban “dihabisi”, maka bagi Penjahat Hipnotis yang hebat, akan menghapus memori korban (teknik ini tidak mudah), sehingga korban bahkan benar-benar “tidak ingat” apa yang terjadi. Bagi Penjahat Hipnotis kelas 2,maka korban tidak akan mengingat kejadiannya, tetapi tetap dapat mengingat asal mula dan akhir kejadiannya, sehingga sering kali berkomentar “saya hanya ingat bahwa pundak saya ditepuk, setelah itu saya benar-benar lupa”. Nah, bagi Penjahat Hipnotis yang baru belajar, maka biasanya korban ditinggalkan begitu saja,dan sang Penjahat ambil langkah seribu sebelum korbannya sadar, nah biasanya Penjahat Hipnotis kelas inilah yang mudah tertangkap.

Cara Menghindari & Membebaskan Diri Dari Kejahatan Hipnotis

Sebelum kita masuk kepada bagian inti dari buku ini, silakan renungkan dan pahami dengan baik pernyataan berikut ini, karena ini akan menjadi dasar kekuatan bagi kita untuk menghindari atau membebaskan diri dari kejahatan hipnotis.

Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat menghipnotis diri kita, kecuali kita mengijinkannya. Karena yang terjadi sesungguhnya pada saat kita dihipnotis orang lain, adalah kita menghipnotis diri kita sendiri berdasarkan permintaan orang tersebut.

Lho kok bisa ya? Jadi jika seorang penjahat menghipnotis kita dan menguras uang kita, maka yang terjadi sesungguhnya adalah kita menghipnotis diri kita sendiri?

Ya benar! Karena sesungguhnya kita adalah peransentral dalam peristiwa hipnotis yang menimpa diri kita! Seorang Penjahat Hipnotis sesungguhnya hanyalah fasilitator ulung yang dapat membuat kita menghipnotis diri kita sendiri!

Nah, jika anda sudah memahami dan menerima pernyataan ini, maka selanjutnya anda akan dapat dengan mudah memahami bahwa sebenarnya menghindari kejahatan hipnotis adalah sangat mudah! Bahkan jika anda sudah “terlanjur” memasuki kondisi hipnotis, maka sebenarnya anda pun dapat dengan mudah membebaskan diri!

Menghindari Kejahatan Hipnotis

  • Selalu waspada, terutama ditempat umum, terutama justru tempat yang terbuka. Penjahat Hipnotis justru menyenangi tempat yang terbuka, karena pada umumnya orang tidak menaruh curiga karena merasa “aman”. Pada umumnya profil dari Penjahat Hipnotis benar-benar diluar perkiraan anda mereka umumnya tampil bak eksekutif, dan sering kali memiliki pesona fisik yang sangat menarik.

  • Ditempat umum jangan sekali-kali melayani pertanyaan yang diajukan oleh sekelompok orang (lebih dari 2 orang). Jawab secara pendek, dan langsung

  • Putuskan pembicaraan, tentu dengan cara yang tetap sopan dan elegant, agar tidak membuat orang lain tersinggung, siapa tahu mereka ternyata bukan Penjahat Hipnotis. Pertanyaan beruntun akan menggiring anda kekondisi “Confuse”, dan akan membuat anda berpotensi “blank”.

  • Jika ada orang menepuk anda, sekaget apa pun juga jangan melibatkan diri kepada pembicaraan, segera alihkan perhatian anda ke hal lain. Anda boleh meremas-remas tangan anda dengan keras, atau memainkan lidah anda kelangit-langit. Segera mengalihkan diri, jangan sampai terjebak dalam pembicaraan.

  • Hati-hati jika ada penawaran untuk memperoleh keuntungan uang yang besar. Ingat bahwa “tidak ada yang mau memberikan segala sesuatu dengan cuma-cuma”. Gunakan logika normal, dan jangan larut dalam pembicaraan detail. Pembicaraan detail dapat membuat yang tadinya “tidak masuk akal ”menjadi“ masukakal”, karena anda mulai ditarik kekondisi “Hypnosa”.

  • Secara umum, ditempat publik, jangan pernah melanjutkan pembicaraan yang diawali oleh sesuatu yang kurang logis! Segera putuskan pembicaraan dan singkirkan diri anda. Penjahat Hipnotis sangat terampil dalam menggiring anda sehingga proses logika anda menjadi tidak kritis. Jika anda “belum” berkesempatan untuk “melarikan diri”, segera lakukan kegiatan pengalihan pikiran, misalkan melakukan sms, atau berpikir serius ke hal lain. Silangkan kaki anda, yang merupakan simbol bawah sadar untuk melakukan proteksi.

  • Jika jantung anda tiba-tiba berdebar-debar tanpa sebab, atau sedikit mual ketika berbicara dengan orang asing, mungkin orang tersebut adalah Penjahat Hipnotis yang tengah menggunakan “Subtle Energy” yang dikenal sebagai “energi gendam”. Segera beralih dan lakukan penetralan energi (grounding), dengan cara mengarahkan kedua telapak tangan kebawah, dan meniatkan untuk membuang segenap energi negatif ke inti bumi.

  • Jika tiba-tiba anda merasa mengantuk tanpa sebab, atau daerah kepala dibagian kiri terasa ada aliran energi yang agak aneh, atau mata terasa berat tetapi anda tidak mengantuk, maka mungkin ada Penjahat Hipnotis diradius anda yang tengah mengirimkan sinyal telepati untuk menge-test diri anda. Segera bangkit dan lakukan gerak fisik, segera aktifkan pikiran anda. Telepati tidak akan efektif bagi pikiran yang aktif. Dan jangan terlalu takut, karena telepati tidak bekerja dengan mudah kesetiap orang.

  • Bagi anda yang latah, harap lebih waspada jika berada ditempat umum. Disarankan selalu membawa teman. Kenapa? Karena latah adalah indikasi bahwa anda tidak memiliki kontrol yang baik terhadap gerbang pikiran bawah sadar anda, sehingga dapat dengan mudah dideteksi dan dimanfaatkan oleh Penjahat Hipnotis.

Melepaskan Diri Dari Hipnotis

Nah, jika ternyata anda “terlanjur” terhipnotis, maka anda harus melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Jika anda dibuat “tertidur”, maka ketika anda masih “setengah tertidur” anda berkesempatan untuk melepaskan diri, dengan melakukan“ Self-Termination”, misalkan katakan dalam hati“ dalam tiga hitungan saya akan kembali kepada kesadaran normal”, lalu mulai hitung dengan tegas“ satu.. dua.. tiga…”, dan begitu anda membuka mata,segera anda berteriak minta pertolongan kesekeliling anda! Demikian juga jika anda “sudah terlanjur tertidur”, maka ada saatnya anda“ sedikit terbangun”, nah gunakan teknik yang sama.

  2. Jika anda tidak dibuat tertidur, tetapi anda memang merasakan keganjilan dalam perilaku anda, maka jika anda berkesempatan “membuat jarak”, segera lakukan “Self Termination” dengan cara diatas. Penjahat Hipnotis yang hebat dapat membuat anda tidak dapat “melepaskan diri” selama ia masih berada didekat anda dan aktif berkomunikasi dengan anda, karena komunikasi inilah yang sesungguhnyamemprogram pikiran bawah sadar anda.

Tips Akhir:

Jangan pernah mempercayai bahwa hipnotis adalah mistik, magis, kuasa gelap, dsb. Kepercayaan ini akan membuat anda sulit melakukan Self Termination! Hipnotis adalah fenomena alami manusia.

Dan akhirnya mintalah selalu kepada Tuhan YME untuk selalu melindungi diri kita, dan selalu menjauhkan kita dari segenap marabahaya, termasuk kejahatan hipnotis.

Artikel ini di sadur dari ebook Tips Untuk Menghindari Kejahatan Hipnotis oleh Yan Nurindra

 


SILAHKAN BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT:




Baca juga artikel Miau di blog yang lain di http://kitabkeilmuan.wordpress.com

Artikel Populer Blognya Miau


MAU PENGHASILAN TAMBAHAN DARI MEMASANG IKLAN DI BLOG KAMU? GRATIS, DAPATKAN PASSIVE INCOME TIAP MINGGUNYA. AYO LANGSUNG GABUNG KLIK TOMBOL MERAH DI BAWAH

 
Rating: 4.5

Rabu, 11 Juli 2012

Panduan Self Hypnosis Cara Praktis Melakukan Hypnosis Ke Diri Sendiri GRATIS

Panduan self hypnosis Kiat Praktis Melakukan Hypnosis Ke Diri Sendiri Kuasai teknik self hypnosis dan rasakan berbagai manfaatnya untuk diri Anda


Apakah Self Hypnosis Itu?



Self Hypnosis berarti menghipnotis diri sendiri. Lalu apa manfaatnya? Sebelumnya harus kita pahami terlebih dahulu bahwa kita memiliki 2 jenis pikiran yang mengendalikan perilaku kita, mereka ini disebut dengan Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar.

Pikiran Sadar adalah pikiran yang kita pahami dalam pengertian sehari-hari, yaitu perangkat yang kita pergunakan untuk berpikir logis dan rasional. Sedangkan pikiran bawah sadara dalah kumpulan dari pengalaman, pengertian, pemahaman, juga belief system dan self-image kita, mirip dengan data yang terdapat di harddisk komputer, hasil penyerapan mulai kita dilahirkan sampai dengan hari ini.

Dari kedua jenis pikiran ini, ternyata pikiran bawah sadar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perilaku kita,jauh lebih besar dibandingkan dengan pengaruh dari pikiran sadar. Sebuah buku psikologi populer bahkan menyebutkan bahwa kontribusi pikiran bawah sadar terhadap perilaku kita adalah sebesar 88%, dan sisanya sebesar 12% adalah kontribusi pikiran sadar.

Nah bayangkan saja, jika kita memiliki banyak data yang “tidak memberdayakan” dipikiran bawah sadar kita. Apa yang akan terjadi? Bahkan pengertian rasional-pun tidak akan dapat membantu kita!

Betapa kita memahami bahwa belajar rajin dan kerja keras adalah salah satu kunci keberhasilan, tetapi mengapa seringkali kita kehilangan motivasi untuk melakukannya? Ya, ini karena pikiran bawah sadar mungkin menyimpan pola-pola yang menghambat motivasi.

Masih banyak lagi contoh “kerugian” yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar, antara lain: phobia, traumatik, juga berbagai penyakit fisik yang dipicu oleh aspek psikologis yang disebut dengan “PsychosomaticIllness”, contohnya adalah: penyakit ashma, gangguan tekanan darah, alergi, dsb.

Lalu apa hubungannya dengan Self Hypnosis?

Self Hypnosis adalah suatu metode untuk “memasuki” pikiran bawah sadar, sehingga kita dapat melakukan “pemrograman ulang” terhadap pikiran bawah sadar kita, dan juga “pembersihan data”, sehingga yang tersisa hanyalah hal-hal yang benar-benar “memberdayakan” diri kita.

Dengan Self Hypnosis kita memiliki kesempatan untuk “membentuk ulang” diri kita!

Prinsip Dasar Self Hypnosis

Prinsip dasar dari Self Hypnosis adalah “berbicara” dan “memberikan instruksi” kepada diri kita sendiri. Yang dimaksud dengan “diri kita sendiri” dalam hal ini adalah “Pikiran Bawah Sadar”. Selanjutnya diharapkan jika pikiran bawah sadar sudah memahami apa yang kita “instruksi”-kan, maka pikiran bawah sadar ini akan mempengaruhi tindakan kita di kehidupan sehari-hari, mengingat kontribusi dari pikiran bawah sadar sangat dominan, yaitu 88%.

Bagaimana ya caranya “berbicara” atau “memberikan instruksi” kepada pikiran bawah sadar?

Pikiran bawah sadar memiliki “gerbang”, dan juga memiliki “bahasa” tersendiri. Oleh karena itu jika kita memiliki kemampuan untuk “membuka” gerbang ini, dan juga kita mampu berkomunikasi dengan “bahasa” yang dipahami oleh pikiran bawah sadar, maka kitapun dapat melakukan pemrograman diri sendiri seperti yang telah dijelaskan di awal.

Jadi prinsip dasar dari Self Hypnosis adalah:

  1. Membuka gerbang pikiran bawah sadar

  2. Berbicara dengan pikiran bawah sadar sesuai dengan “bahasa” yang dipahaminya.

Dari uraian diatas, maka selanjutnya kita akan mulai berlatih untuk “membuka” gerbang pikiran bawah sadar, akan tetapi sebelumnya kita akan berlatih untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar terlebih dahulu.

Selanjutnya, kita juga akan mempelajari “pola bahasa” pikiran bawah sadar, serta elemen-elemen lain yang dapat memperkuat pengertian dari pikiran bawah sadar.

Latihan untuk berkomunikasi dengan Pikiran Bawah Sadar

Sebelum kita benar-benar membuka gerbang pikiran bawah sadar, maka marilah kita berlatih terlebih dahulu untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.

Teknik yang kita pergunakan adalah dengan “menyuruh” pikiran bawah sadar kita untuk melakukan hal-hal yang “tidak normal”, dimana jika pikiran bawah sadar kita sudah “mendengarkan” kita, maka hal-hal yang “tidak normal”-pun dapat dilakukannya dengan mudah.

Latihan 1 – Mengunci Mata

Mari kita tutup mata kita, lalu sekitar 5 detik kemudian kita buka kembali mata kita, tentu kita dapat melakukannya dengan mudah bukan!

Nah, sekarang mari kita minta pikiran bawah sadar kita untuk “mengunci” mata kita, sampai kita benar-benar kesulitan bahkan tidak mampu membuka mata!

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Tutup mata, fokus merasakan nafas selama 10 detik

Imajinasikan bahwa kita sedang berbicara dengan pribadi kita yang lain, yaitu pikiran bawah sadar, lalu katakan (dalam hati):

“Saya perintahkan agar mata saya terkunci dengan sangat kuat…(sambil kita bayangkan ada lem yang sangat kuat melumuri mata kita)….sangat rapat…sangat kuat…..bahkan semakin saya mencoba untuk membuka….Makin kuat saya mencoba,maka mata saya justru semakin terkunci lebih kuat lagi….”

Lalu katakan (dalam hati) secara berulang-ulang, tanpa jeda:

“Mata saya terkunci….mata saya terkunci….mata saya terkunci…..”

Dan sambil terus mengatakan “mata saya terkunci”, kita boleh mulai mencoba untuk membuka mata kita. Jika mata kita terasa terkunci, maka artinya kita sudah berhasil untuk memberikan perintah kepada pikiran bawah sadar. Sebaliknya jika mata kita masih dapat dibuka dengan mudah, maka apa yang kita katakan belum dapat “menembus” pikiran bawah sadar.

Jika mata kita terkunci, maka cara menormalkannya juga menggunakan cara yang sama, yaitu dengan memberikan instruksi sebaliknya kepada pikiran bawah sadar. Misalkan dengan mengatakan:

“Mata…kamu saya perintahkan agar normal kembali dan dapat dengan mudah saya buka”

Latihan 2– Melemaskan Tubuh

Latihan ini ditujukan untuk membuat tubuh kita rileks total, sehingga benar-benar tidak dapat kita gerakkan sedikitpun juga.

Nah, sekarang mari kita minta pikiran bawah sadar kita untuk membuat kita memasuki relaksasi fisik total, karena ketika fisik kita benar-benar rileks total, maka saat itulah gerbang pikiran bawah sadar mulai “terbuka”.

Ikuti langkah – langkah berikut ini:

Tutup mata, fokus merasakan nafas selama 10 detik

Imajinasikan bahwa kita sedang berbicara dengan pribadi kita yang lain, yaitu pikiran bawah sadar, lalu katakan (dalam hati):

“Saya perintahkan agar tubuh saya dari mulai ujung kepala sampai dengan ujung kaki….memasuki relaksasi total....”[Kita tambahkan dengan imajinasi seakan-akan ada getaran energi yang merambat dengan halus dari ujung kepala ke ujung kaki]

“Mata saya sangat rileks, leher saya sangat rileks…tangan & kaki saya sangat rileks….bahkan pikiran saya juga sangat rileks….”[Kita tambahkan imajinasi seakan-akan seluruh tulang-tulang kita lepas, sehingga tubuh kita benar-benar lemas tanpa daya]

Lalu katakan (dalam hati) secara berulang-ulang, tanpa jeda:

“Tubuh saya lemas…..tubuh saya rileks…..”

Dan sambil terus mengatakan “tubuh saya lemas…tubuh saya rileks…”, kita boleh mulai mencoba untuk menggerakkan tubuh kita. Jika tubuh kita benar-benar diam sempurna, maka artinya kita sudah berhasil untuk memberikan perintah kepada pikiran bawah sadar. Sebaliknya jika tubuh kita masih dapat digerakkan dengan mudah, maka apa yang kita katakan belum dapat “menembus” pikiran bawah sadar. Jika tubuh kita sudah benar-benar lemas, maka cara menormalkannya juga menggunakan cara yang sama, yaitu dengan memberikan instruksi sebaliknya kepada pikiran bawah sadar. Misalkan dengan mengatakan:

Mata, tangan, kaki, dan tubuh…kamu saya perintahkan agar normal kembali dan dapat dengan mudah saya buka”

Catatan: Kedua latihan diatas harus benar-benar dilatih sampai anda dapat dengan mudah melakukannya.

Latihan Relaksasi

Selanjutnya kita akan memasuki latihan relaksasi yang lebih serius, dimana latihan ini adalah bagian dari Self Hypnosis yang akan kita lakukan, tepatnya bagian awal dari Self-Hypnosis.

Secara utuh Self Hypnosis akan terdiri dari 3b agian utama, yaitu:

  • Relaksasi

  • Pemrograman diri

  • Pengakhiran

Relaksasi

Silakan duduk bersandar ditempat yang nyaman, misalkan disofa, lakukan secara pribadi dengan kondisi lingkungan yang tenang, matikan handphone anda! Niatkan untuk menghentikan seluruh aktivitas dalam beberapa menit.

Letakkan tangan secara bebas diatas paha,dan biarkan kaki anda lepas bebas pula.

Awal

Pejamkan mata, awasi nafas, berikan perhatian saat menarik dan menghembuskan nafas. Ucapkan dalam hati:

“Saya berniat untuk memasuki relaksasi….melepas kan segalanya….mengistirahatkan tubuh dan fikiran saya……”

“Setiap tarikan dan hembusan nafas saya membuat saya memasuki relaksasi yang lebih dalam….lebih lepas….”

Relaksasi Mata

“Mata…..aku perintahkan kamu menjadi sangat santai….sangat rileks…..dan sangat malas……! Sedemikian malasnya….sehingga kamu tidak mau membuka walaupun kamu berkeinginan untuk membuka…..Bahkan untuk bergerakpun kamu sedemikian malasnya……..“[Baca Script ini berulang-ulang, sampai anda merasakan bahwa mata anda sudah amat sangat santai]…….

[Lalu coba anda buka mata, bila mana sudah terasa berat atau tidak mau terbuka, maka lanjutkan dengan Script berikut ini]

Relaksasi Leher

“Leher kamu aku perintahkan menjadi sangat santai, malas, dan lemas….Sehingga aku sama sekali tidak dapat mengerakkanmu……..Leher kamu sangat malas dan lemas, bahkan kau sama sekali tidak berkeinginan untuk bergerak sedikitpun juga walaupun aku berusaha menggerakkanmu” [Baca Script Panduan Self Hypnosis Ini berulang-ulang, sampai anda merasakan bahwa leher anda sudah sangat sangat santai]…….

[Lalu coba anda gerakkan leher anda, bilamana sudah terasa malas dan tidak mau bergerak sama sekali, maka lanjutkan dengan Script berikut ini]

RelaksasiTangan

“Wahai kedua belah tangan dan jari-jemari…..Kamu saya perintahkan untuk memasuki relaksasi total, sehingga saat ini juga kau menjadi sangat malas, lemas, dan tidak berkeinginan sama sekali untuk bergerak, walaupun aku mencoba untuk menggerakkanmu…….”[Baca Script ini berulang-ulang, sampai anda merasakan bahwa jari-jari tangan anda sudah sangat sangat santai dan malas untuk bergerak]…….

[Lalu coba anda gerakkan tangan dan jari-jari anda, bila mana sudah terasa malas dan tidak mau bergerak sama sekali, maka lanjutkan dengan Script Relaksasi berikutnya]

Relaksasi Pikiran

“Wahai kedua belah kaki dan telapak kaki…..kamu saya perintahkan untuk memasuki relaksasi total, sehingga saat ini juga kau menjadi sangat malas, lemas, dan tidak berkeinginan sama sekali untuk bergerak, walaupun aku mencoba untuk menggerakkanmu…….”[Baca Script ini berulang-ulang, sampai anda merasakan bahwa kaki anda sudah sangat sangat santai dan malas untuk bergerak]…….

[Lalu coba anda gerakkan kaki anda, bilamana sudah terasa malas dan tidak maubergerak sama sekali, maka lanjutkan dengan Script Relaksasi berikutnya]

Pendalaman

“Saya akan menghitung mundur dari 25 ke 1 bersama hembusan nafas saya…… dan setiap kali saya menghitung….. saya akan merasakan kenyamanan dan ketenangan yang lebih dalam dari sebelumnya…….”[Lakukan hitungan mundur].

Pemrograman Diri

Nanti dibagian inilah kita lakukan pemrograman diri. Tetapi karena saat ini kita belum membahas mengenai pemrograman diri, maka kita gantikan dengan diam selama lebih kurang 10 menit, sambil menikmati relaksasi ini.

Pengakhiran

“Saya akan menghitung dari 1 sampai dengan 5, dan pada hitungan ke-5 saya akan bangun membuka mata dalam kondisi yang sangat segar, sehat, dan positif [Mulai lakukan penghitungan secara perlahan-lahan].

Pemrograman Diri

Pemrograman diri merupakan inti dari Self Hypnosis yang dilakukan setelah kita berada dalam kondisi rileks sempurna. Kondisi rileks sempurna adalah kondisi dimana gerbang pikiran bawah sadar mulai “terbuka” dan siap menerima program.

Apa yang dapat kita programkan?

Apa saja, meliputi seluruh kondisi emosional yang kita inginkan. Mulai dari ingin sehat, ingin bahagia, ingin berkelimpahan, ingin memiliki motivasi diri yang tinggi, ingin menambah rasa percaya diri, dll.

Penyusunan program:

  1. Tetapkan satu macam saja tema utama! Contoh: ingin meningkatkan rasa percaya diri untuk berbicara di depan umum.

  2. Susun script yang baik sehubungan dengan tema utama ini, dengan mematuhi kaidah dasar, yaitu:

  3. Gunakan kalimat positif. Sebutkan apa yang anda inginkan, bukan apa yang anda hindari.

  4. Gunakan kalimat Present Tense. Anggap saja anda sudah berada dalam kondisi dimaksud.

  5. Lakukan pengulangan-pengulangan di kalimat-kalimat pokok yang berkaitan dengan tema utama.

  6. Pergunakan kalimat-kalimat yang dapat menggugah emosi positif, mengingat bahwa pikiran bawah sadar sangat peka dengan emosional.

  7. Saat membacakan program tersebut, tambahkan imajinasi, buatlah imjainasi ini sedemikian detail, seakan-akan anda sudah berada dalam kondisi dimaksud, sampai dengan anda dapat merasakan emosi positif (bahagia, bangga, dsb.).

Contoh Script:

“Saya adalah pribadi yang sangat istimewa…. Saya memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi….. saya selalu tampil dengan sempurna di depan umum…. Saya memiliki kemampuan untuk presentasi dan berbicara didepan umum dengan sangat sempurna….. saya sangat bangga dan sangat bahagia karena memiliki kemampuan yang sangat luar biasa ini….. saya adalah pribadi yang sempurna… saya adalah pribadi yang penuh percaya diri…. Saya sangat menyukai tampil di depan umum…. Berbicara di depan publik….. saya adalah pembicara yang hebat….. presenter yang terampil…… saya penuh rasa percaya diri….. saya pribadi istimewa…..”

Dibawakan sambil berimajinasi bahwa kita tengah melakukan presentasi atau berbicara didepan publik dengan penuh rasa percaya diri.

Artikel ini di ambil dari ebook berjudul Panduan Self Hypnosis oleh: Yan Nurindra MCH, CHt

BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT:




Baca juga artikel Miau di blog yang lain di http://kitabkeilmuan.wordpress.com

Artikel Populer Blognya Miau


MAU PENGHASILAN TAMBAHAN DARI MEMASANG IKLAN DI BLOG KAMU? GRATIS, DAPATKAN PASSIVE INCOME TIAP MINGGUNYA. AYO LANGSUNG GABUNG KLIK TOMBOL MERAH DI BAWAH

 
Rating: 4.5