Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri amalan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri amalan. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juni 2014

ILMU GAIB DAN HIPNOTIS KHODAM

ILMU GAIB DAN KHODAM
 Dunia keilmuan gaib terbagi dalam 2 penggolongan besar, yaitu keilmuan
 yang berlatar belakang pengolahan potensi diri (kebatinan / spiritual,
 tenaga dalam, kekuatan pikiran seperti hipnotis, telekinetik, dsb) dan
 yang murni bersifat ilmu gaib dan ilmu khodam.

 Keilmuan gaib (perbuatan-perbuatan gaib dan ajaib) bisa dilakukan oleh
 siapa saja, bukan hanya praktisi ilmu gaib dan yang memiliki khodam
 ilmu mahluk halus, tetapi juga para praktisi tenaga dalam, kebatinan
 dan spiritual (dalam hal ini kekuatan gaibnya berasal dari tenaga
 dalam dan kegaiban sukma mereka sendiri).

 Ilmu gaib dan ilmu khodam sudah banyak digunakan di berbagai belahan
 dunia, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di tanah Arab, Afrika,
 Eropa, Asia dan Amerika (Indian) dalam berbagai bentuk keilmuan gaib /
 perdukunan sesuai pemahaman masyarakatnya masing-masing.

 Pada jaman dulu, di tanah Arab, Afrika dan Eropa, ilmu gaib dan ilmu
 khodam sering disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum. Ilmu-ilmu
 dalam ilmu gaib dan ilmu khodam dalam prakteknya memang terbagi dalam
 3 kelompok besar keilmuan tersebut. Sedangkan di tempat-tempat lain,
 ilmu gaib dan ilmu khodam dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu perdukunan.

 Ilmu Sihir adalah keilmuan gaib yang terkait dengan kegaiban dan
 perbuatan-perbuatan gaib. Pengertian ilmu sihir bersifat luas dan
 sebagiannya juga merupakan ilmu tenung dan nujum. Dalam prakteknya
 ilmu ini biasa digunakan untuk menggerakkan benda-benda dengan tanpa
 disentuh, menghipnotis / menguasai pikiran dan tubuh seseorang untuk
 maksud tertentu, mengelabui penglihatan / pikiran seseorang (ilusi,
 halusinasi dan halimunan), menciptakan kekuatan tubuh dan kesaktian
 gaib, atau menyakiti dan membunuh orang lain dengan cara gaib, dan
 perbuatan-perbuatan ajaib seperti sulap. Ilmu sihir ini sering disebut
 sebagai ilmu magic, karena berhubungan dengan perbuatan-perbuatan gaib
 / ajaib di mata umum.

 Di dunia Arab dulu, konotasi ilmu sihir adalah untuk tujuan yang tidak
 baik, sehingga sering disebut ilmu black magic (ilmu sihir jahat),
 sedangkan di Eropa, selain ada yang digunakan untuk tujuan yang tidak
 baik (black magic), ada juga ilmu sihir yang digunakan untuk tujuan
 kebaikan, misalnya untuk menyembuhkan orang sakit, menangkal serangan
 gaib atau untuk mengusir gangguan roh-roh jahat, sehingga disebut ilmu
 white magic (ilmu sihir yang baik).

 Di Eropa, walaupun ada, tetapi ilmu sihir tidak selalu digunakan
 terhadap orang lain untuk tujuan yang negatif. Dalam beberapa hal ilmu
 sihir juga digunakan sebagai kemampuan ketrampilan untuk pertunjukan
 hiburan seperti sulap, sehingga ilmu itu disebut ilmu magic (sulap)
 dan pelakunya disebut magician (pesulap).

 Di Eropa, seiring dengan perkembangan peradaban dan agama, banyak
 pelaku ilmu sihir yang dikucilkan atau dihakimi massa (dibunuh),
 karena dituduh sebagai orang yang melakukan perbuatan-perbuatan jahat
 (tenung) terhadap orang lain.

 Ilmu Tenung adalah ilmu gaib yang digunakan untuk tujuan negatif,
 yaitu untuk menguasai pikiran / kesadaran orang lain atau untuk
 menyakiti / membunuh orang lain dengan cara gaib. Pada masa sekarang
 ilmu tenung ini sering disebut sebagai ilmu guna-guna, pelet, teluh
 dan santet. Ilmu tenung ini disebut sebagai ilmu black magic (ilmu
 sihir jahat).

 Dalam ilmu sihir dan ilmu tenung ada kesamaan dalam perbuatan yang
 dilakukan terhadap seseorang, seperti membuat seseorang tersihir /
 berhalusinasi, berilusi, terhipnotis / digendam, lupa diri, lupa
 ingatan, dipelet, dsb. Pada ilmu sihir perbuatan-perbuatan itu
 dilakukan secara langsung berhadapan dengan si manusia objeknya,
 sedangkan pada ilmu tenung perbuatan-perbuatan itu dilakukan di
 belakangnya (dilakukan jarak jauh).

 Ilmu Nujum adalah ilmu gaib yang digunakan untuk peramalan-peramalan
 atau untuk terawangan gaib. Dalam prakteknya ilmu ini biasa digunakan
 untuk untuk meramal kehidupan seseorang atau meramal kehidupan masa
 depan, dilakukan dengan cara penglihatan gaib atau dengan menggunakan
 alat-alat bantu seperti bola kristal, pendulum, kartu bergambar, papan
 ramalan atau alat-alat seperti dalam permainan jaelangkung. Selain
 yang penerapannya mendasarkan diri pada kemampuan gaib, ilmu nujum
 juga banyak yang didasarkan pada hasil pengamatan manusia terhadap
 kondisi alam (zodiak, perbintangan, ramalan cuaca / musim, dsb) dan
 hasil pengamatan pada bentuk dan tanda-tanda tubuh manusia (ramalan
 garis tangan, katuranggan, dsb). Ilmu ini juga biasa digunakan untuk
 terawangan gaib, untuk melihat suatu lokasi di tempat yang jauh atau
 untuk melihat atau mencari keberadaan seseorang di tempat lain.


 Sebelum lahirnya agama Islam, di tanah Arab keilmuan gaib sangat
 membudaya. Selain kondisi moralitas kehidupan manusia jaman itu yang
 mayoritas rendah sekali (seperti kondisi moralitas masyarakat kota
 Sodom dan Gomora yang dibinasakan Allah), ilmu sihir atau ilmu gaib
 juga biasa digunakan di masyarakat untuk tujuan yang tidak baik, dan
 kental hubungannya dengan kehidupan berhala, semua orang memuja
 dewa-dewanya sendiri, dan masing-masing bangsa menciptakan sendiri
 dewa-dewa yang lebih "hebat" daripada dewa-dewa bangsa lain, sehingga
 kondisi peradaban dan moralitas manusia pada masa itu benar-benar
 disebut jaman kegelapan.

 Keilmuan gaib juga digunakan dalam ketentaraan, salah satunya
 digunakan untuk membentuk pasukan khusus yang patuh luar biasa kepada
 tuannya (karena dihipnotis / digendam), tubuhnya kuat dan tidak
 merasakan sakit ketika diserang atau dikenai senjata lawan. Ketika
 kerajaan-kerajaan di Arab menyerang kerajaan lain, ilmu gaib / sihir
 juga digunakan untuk melumpuhkan kekuatan atau psikologis tentara
 lawan, sehingga bila satu kerajaan Arab berperang melawan kerajaan
 Arab yang lain, maka yang terjadi bukan hanya perang ketentaraan,
 tetapi juga perang ilmu gaib.

 Ilmu gaib dan ilmu khodam dari tanah Arab terkenal sekali sampai ke
 Eropa dan Afrika, biasa disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum.
 Dan terkenal juga pada masa itu bahwa ilmu gaib Arab hanya bisa
 dikalahkan oleh kekuatan Tuhan, seperti dalam kisah Nabi Musa yang
 berhadapan dengan ahli-ahli sihir Firaun Mesir. Pada masa itu tanah
 Israel sangat terkenal, selain karena daerahnya adalah yang paling
 subur dan banyak sumber air dibandingkan tanah Arab lainnya, sehingga
 menjadi rebutan bangsa-bangsa, batas-batas wilayahnya juga tidak bisa
 ditembus oleh ilmu sihir Arab. Pada masa itu sangat terkenal bahwa
 Allah sebagai "Dewa"- nya bangsa Israel adalah kekuatan yang tidak
 terlawan oleh kekuatan dewa-dewa bangsa manapun, dan terkenal juga
 bahwa selama bangsa Israel patuh kepada Tuhan dan Nabi-Nabi mereka,
 kekuatan Allah melindungi bangsa Israel, sehingga tidak ada satu pun
 kerajaan besar Arab pada masa itu yang dapat menaklukan kerajaan kecil
 Israel.

 Tuhan-nya Israel dipuja oleh banyak bangsa, bukan hanya oleh penganut
 agama Israel, Nasrani, dan Islam, tetapi juga oleh bangsa-bangsa di
 Afrika dan Eropa (Yunani / Romawi), yang menyediakan kuil khusus untuk
 menyembahNya dengan menyebutNya sebagai "Dewa yang tidak kami kenal
 namaNya". Bangsa Israel sebenarnya adalah juga bangsa Arab, karena
 Nabi Abraham sebagai nenek moyang mereka adalah juga orang Arab.
 Tetapi setelah Nabi Abraham diperintahkan Allah keluar dari lingkungan
 keluarga mereka untuk tinggal di tanah Israel sebagai tanah yang
 dijanjikan Allah untuknya dan untuk keturunannya, keturunan Nabi
 Abraham membentuk sebuah bangsa baru, bangsa Israel, yang terpisah
 dari bangsa Arab lain.

 Keilmuan gaib dari India dan Hindu hampir sama, tetapi yang dari India
 lebih luas ragamnya karena berlatar belakang budaya keilmuan yang
 tidak semuanya berlatar belakang agama Hindu, tapi juga berlatar
 belakang sama, yaitu kepercayaan kepada dewa-dewa dan mahluk halus
 lainnya. Tetapi disana kebanyakan ilmu gaib dan ilmu khodam bersifat
 kombinasi dengan tenaga dalam (prana / kundalini), dan kebatinan /
 spiritual, sehingga kadar kekuatannya jauh lebih tinggi dibandingkan
 keilmuan dari daerah lain. Mereka juga mampu mengenal mahluk halus
 tingkat tinggi, sehingga bisa mempunyai khodam ilmu kelas atas, juga
 jimat dan pusaka berkesaktian tinggi.

 Di negara India dan sekitarnya, yang hingga saat ini masih tetap
 merupakan wilayah dengan budaya kebatinan dan spiritual nomor 1
 tertinggi di dunia, ada banyak sekali ajaran tentang ilmu gaib dan
 ilmu khodam (penyatuan manusia dengan roh lain sebagai sumber
 kesaktian). Penyatuan yang paling tinggi antara manusia dengan roh
 lain adalah berupa penitisan Dewa ke dalam diri seseorang, seperti
 penitisan Dewa Wisnu ke dalam diri Prabu Kresna (Dewa Wisnu juga
 pernah menitis ke dalam diri Prabu Airlangga, raja kerajaan Kediri,
 dan Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pajajaran).
 Penitisan itu menghasilkan kesaktian dan kewaskitaan yang luar biasa,
 bahkan sejak si manusia tersebut masih kecil dan belum belajar ilmu
 kesaktian. Penitisan itu tidak termasuk sebagai ilmu khodam, tetapi
 dasar kekuatan ilmunya sama, yaitu roh gaib lain. Manusia yang
 bersangkutan disebut 'Manusia Titisan Dewa'.

 Yang berlatar belakang agama Budha kebanyakan bersifat kombinasi
 tenaga dalam, kebatinan dan spiritual, yang diolah dengan tata cara
 meditasi seperti yang diajarkan dalam agama Budha. Dalam meditasi
 mereka, mantra-mantra dibacakan / diwirid dengan bunyi intonasi khusus
 yang bisa membuka dan mengaktifkan cakra-cakra tubuh. Nada-nada
 intonasi tersebut juga dapat digunakan untuk menyerang mahluk halus
 dan menembus pagaran gaib lawan. Keilmuan gaib mereka biasanya tidak
 ditujukan untuk menyerang atau menyakiti, karena didasarkan pada
 ajaran cinta kasih Budha, tetapi bersifat menangkal, menenggelamkan /
 menghapuskan keampuhan ilmu gaib lawan.

 Ilmu gaib dan khodam di tanah Jawa (termasuk Sunda) awalnya banyak
 berdasarkan pada kekuatan kebatinan dan spiritual asli masyarakat
 setempat, tetapi dalam perkembangannya juga banyak mengadaptasi
 keilmuan yang berlatar belakang agama Hindu dan Budha sebagai agama
 masyarakat pada masa itu. Setelah berkembangnya agama Islam di tanah
 Jawa, muncul banyak keilmuan gaib yang mantranya berbahasa Arab, dan
 keilmuan asli setempat banyak yang dibelokkan menjadi bernuansa agama
 Islam (disebut keilmuan Sunda Islam dan Islam kejawen) yang malah
 menjadikan kekuatan gaibnya menurun karena sugestinya dirubah, menjadi
 tidak asli lagi seperti saat pertama ilmu itu diciptakan.

 Keilmuan gaib Arab bersifat murni sebagai ilmu gaib dan ilmu khodam
 dan variasi ilmunya banyak sekali, tetapi kekuatannya tidak setinggi
 keilmuan gaib yang asli Jawa atau Sunda atau yang dari India, Hindu
 atau Budha, karena tidak dilandasi kekuatan kebatinan / spiritual yang
 tinggi, hanya mengandalkan kekuatan sugesti mantra / amalan gaib. Di
 Eropa dan Afrika juga banyak digunakan ilmu gaib, tetapi kadar
 kekuatannya masih di bawah ilmu sihir Arab dan variasi ilmunya tidak
 sebanyak ilmu sihir Arab.

 Kekuatan ilmu gaib yang murni bersifat ilmu gaib, secara rata-rata
 sama, tetapi pada prakteknya kekuatannya tergantung pada kekuatan
 sugesti dan kekuatan khodam masing-masing penggunanya. Banyaknya
 variasi / koleksi ilmu seringkali menjadi ukuran kehebatan keilmuan
 seseorang dibandingkan orang lain. Kekuatan ilmu gaib yang murni
 bersifat ilmu gaib (mengandalkan kekuatan sugesti dan khodam) biasanya
 secara umum kekuatan ilmunya jauh lebih rendah dibandingkan kekuatan
 ilmu yang didasari kekuatan kebatinan / spiritual, apalagi bila orang
 itu juga berkhodam.

 Di Indonesia, terutama di Jawa, sehubungan dengan penyebaran agama
 Islam, istilah ilmu sihir, tenung dan nujum sudah disingkirkan dan
 dianggap sesat, dan digantikan dengan ilmu gaib dan ilmu khodam
 bernuansa Islam yang dianggap halal (tetapi istilah ilmu gaib dan
 ilmu khodam pun seringkali ditutup-tutupi karena ada yang menganggap
 syirik / musyrik, sehingga istilahnya disamarkan dan disamakan dengan
 ilmu kebatinan rohani / karomah). Penggunaan mahluk halus sebagai
 khodam ilmu pun dibagi dalam 2 pengertian, yaitu mahluk halus umum
 (disebut jin kafir) yang dianggap haram penggunaannya dan mahluk halus
 yang sudah di-Islamkan (jin Islam) yang sering dianggap halal.


 Dalam hubungannya dengan budaya Islam di Jawa, aliran keilmuan gaib
 terbagi dalam 3 aliran besar, yaitu Aliran Kejawen, Aliran Hikmah dan
 Aliran Islam Kejawen.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Kejawen masih menggunakan amalan-amalan
 yang asli berbahasa Jawa, sebagiannya merupakan ilmu-ilmu tua yang
 masih asli dan diturunkan secara turun-temurun menjadi ilmu keluarga.
 Namun kadar kekuatannya sudah tidak lagi sekuat ilmu aslinya karena
 dalam menekuninya tidak lagi berdasarkan kebatinan jawa dan sudah
 tidak lagi dilakukan cara-cara berat yang sama dengan aslinya dulu,
 misalnya laku puasanya tidak lagi puasa ngebleng, tetapi hanya puasa
 biasa saja dari subuh sampai mahgrib atau hanya puasa berpantang
 makanan tertentu saja.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Hikmah banyak berkembang di kalangan
 pesantren dan perguruan-perguruan silat berlatar belakang agama Islam
 dengan ciri khas doa / amalan ilmu berbahasa Arab (kebanyakan diambil
 dari ayat-ayat Al-Quran). Keilmuan ini didasarkan pada penghayatan
 ketuhanan dalam agama Islam.

 Keilmuan gaib aliran Islam Kejawen adalah ilmu gaib kejawen yang
 dilakukan oleh penganut agama Islam, yang dalam prakteknya ilmu gaib
 kejawen itu sudah ditambahkan dengan basmalah dan kalimat syahadat
 (supaya terkesan bernuansa agama Islam dan tidak dibilang sesat), yang
 seringkali menyebabkan kekuatan gaibnya menurun menjadi tinggal
 sepertiganya saja (karena sugestinya dirubah). Misalnya amalan gaib
 kejawen yang awalan pembukanya aslinya berbunyi Hong ........ ,
 kemudian diganti dengan Bismillah ........... , atau yang aslinya
 menyebut Kakang Kawah Adi Ari-ari ........ , kemudian diganti dengan
 kalimat syahadat.

 Dalam hubungannya dengan budaya Islam, terutama di Jawa, ilmu-ilmu
 gaib, ilmu gaib kejawen dan ilmu-ilmu kebatinan seringkali dikatakan
 sesat / musryk / syirik, dan dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu
 perdukunan atau disamakan dengan budaya animisme / dinamisme. Di sisi
 lain, semua keilmuan gaib dan kegaiban yang dilakukan oleh tokoh-tokoh
 agama Islam dianggap sebagai karomah, dan ilmu-ilmu gaib yang
 menggunakan amalan-amalan bernuansa agama Islam sering disebut sebagai
 "Ilmu Allah" (namun ada pihak-pihak yang mengkritisi istilah
 tersebut, apakah ilmu itu diajarkan oleh Allah ?, apakah Allah
 menggunakan ilmu gaib untuk menciptakan kegaiban ? ).

 Ilmu gaib dan berkhodam dalam aliran kejawen dan aliran Islam kejawen,
 cara mendapatkannya dan dalam penggunaannya banyak yang masih
 mengikuti budaya lama, yaitu masih harus dilakukan dengan cara
 berpuasa, menyepi, tirakat, sesaji kembang, tumpengan, dsb. Ilmu gaib
 dan berkhodam dalam aliran Islam lebih praktis, seringkali hanya perlu
 puasa ringan dan mewirid amalan gaibnya saja (walaupun harus
 berjam-jam melakukannya), ada juga yang hanya perlu membaca syahadat
 saja untuk mendapatkannya dan menggunakan sesaji minyak arab dalam
 penggunaannya.

 Di Arab Saudi, negara kiblat agama Islam, keberadaan ilmu-ilmu gaib
 sudah tidak kelihatan lagi sehubungan dengan adanya larangan
 penggunaannya dalam agama mereka, tetapi di negara-negara Arab lain
 ilmu-ilmu tersebut masih berkembang dan masih banyak digunakan. Justru
 ilmu-ilmu itulah yang sering dijadikan alat untuk menarik pengikut,
 sehingga kemudian berkembang suatu pandangan (sampai sekarang), bahwa
 seorang tokoh agama akan terkenal atau dianggap istimewa (memiliki
 karomah) jika orang itu menguasai keilmuan gaib atau kesaktian gaib.
 Jika tidak, maka orang itu akan dianggap biasa saja, tidak ada
 keistimewaannya.

Sabtu, 21 Desember 2013

MANTRA PELET SANGSETAN KHOBER

"Bismillahir rahmaanir rahiim,Niat ingsun matak ajiku sangsetan kober, Gelem kang siro kongkon, Lebonono guwogarbane si......... ( sebutkan nama orang yang di maksud ) Wolak walik ing jantung atine, Remet-remet sikile si....... ( sebutkan nama orang yang di maksud )  Kerik-kerik sikile, Ketemu turu tangekno, Ketemu tangi jagongno, Ketemu jagong adegno, Ketemu ngadek lakokno, Ketemu mlaku linggihno, Karepno maring aku rino lan wengi, Ojo maneh jabang bayine si........ ( sebutkan nama orang yang di maksud )  Oraho welas asih karo aku, Jin setan podo manut karo aku, Setan.. Dayang, Prayanganyo podo welas asih maring aku, si....... ( sebutkan nama orang yang di maksud )  asih welas, welas asih, asih marang jabang bayiku, Asih welas, welas asih kersaning Allah, Laa ilaaha illallaah, Muhamadur rasulullah"

Tatacara: baca selama mandi pagi, dan puasa minimal 7 hari, dimulai dari hari selasa kliwon, setelah melakukan ritual berpuasa amalan cukup dibaca sebanyak 2 kali setelah selesai melakukan shalat fardhu.

berguna untuk menakhlukkan atau menundukkan seorang sang kekasih hati. Sehingga sang kekasih akan tunduk dan jatuh hati. Kalau tidak dinikahi berakibat menjadi gila.

MANTRA ILMU PELET PANCARUPA

"BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU LAATAKUUNUU KALLADZIINA AADZAU MUUSAA FABARRO AHULLAAHU MIMMAA QOOLUU. WAKAANA ‘INDALLAAHI WAJIIHAA. WA ALQAITU ‘ALAIKA MAHABBATAN MINNII. YUHIBBUUNAHUM KAHUBBILLAAH. WAKAA DHIMIINAL GHOEDHO WAL ‘AFIINA ‘ANINNAASI. WALLAAHU YUHIBBUL MUHSINIINA. AWAMAN KAANA MAITAAN FA AHYAINAAHU WA JA’ALNAA LAHUU NUURON YAMSYII BIHII FINNAASI KAMAN MATSALUHUU FIDH-DHULUMAATI LAISA BIKHOORIJIN MINHAA. KADZAALIKA ZUYYINA. FALAMMAA ROAINAHUU AKBAR NAHUU WAQOTH-THO’NA AIDIYAHUNNA. WAQULNA HAASYAA LILLAAHI MAA HAADZAA BASYARON. INHADZAA ILLAA MALAKUN KARIIMUN. WAQULIL HAMDU LILLAAHIL LADZII LAM YATTAKHIDZ WALADAN WALAM YAKUN LAHUU SYARIIKUN FIL MULKI WALAM YAKUN LAHUU WALIYYUN MINADZ-DZULLI WAKABBIRHU TAKBIIRON"

Tatacara: selama 41 hari setelah Anda selesai shalat lima waktu ,baca mantra diatas sebanyak 7 x. Dan pada malam harinya amalan Ilmu  ini Anda baca sebanyak 7 x, tapi sebelum Anda membaca amalannya, bacalah terlebih dahulu : – Istigfar sebanyak 7 x. – Surat An Naas sebanyak 7 x. – Sahadat sebanyak 7 x. – Sholawat Nabi sebanyak 7 x. لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم – Laa haula walaa quwwata illaabillaaahil ‘aliyyil adziim sebanyak 7 x.
Dengan amalan ini siapapun wanita yg melihat anda pasti akan terkagum-kagum walaupun wajah anda paspasan bahkan jelek sekalipun.

Ilmu pelet pancarupa,dengan pelet ini wajah Anda akan mempunyai daya tarik dan berwibawa yang luar biasa dan ampuh, serta setiap wanita yang memandang ,akan merasa simpatik dan terpesona kepada Anda.silahkan di amalkan jika berkenan. dibawah ini Mantra dan tata caranya.

Rabu, 18 Desember 2013

MANTRA AJI MACAN SILIWANGI

Mantra : "BISMILLAHIRROHMANIRROHIM ANA SAWO MATENG ING DADAKU SUARANE PRABU SILIWANGI SEPERTI MACAM KESURUPAN LAHAULAWALA QUWATA ILLAHBILLAHIL ALIYIL ADHIM, BISMILAHI PRABU SILIWANGI INGSUN PAMIT AKAN MENGGUNAKAN SILIWANGI ATAS KEESAAN ALLAH"

Tata cara : Puasa 7 hari dan hari terakhir diakhiri dengan pati geni. Sebelum memulai amalan, maka kita disyaratkan untuk melakukan Sholat hajat 4 rokaat. Selanjutnya adalah melakukan puasa sebanyak hari. Selama menjalani puasa itu, kita membaca mantra sebanyak 121 kali usai sholat wajib.

Fungsinya untuk kewibawaan, kekuatan, disegani, ditakuti, pengisian berat atau beban.

MANTRA AJIAN KANCING KONCI

Mantra : "Bismillahirrohmanirrohiim,
Kancing kunci golong Allah,
Dikancing karo nnabi, dikunci karo Allah,
Sakabehing hawa nafsu lan kasektene si ..... (sebut namanya)
Saka berkahing nabi Muhammad SAW,
Laa haula walla quwata ila bilahi 'aliyil 'adhiim"

Tata cara : Puasa sunnah 41 hari.Selama puasa dibaca 21 x (selesai sholat fardhu dan hajat).Selesai puasa setiap hari dibaca 3 kali.

Fungsinya untuk mengunci lawan. lawan yang terkunci gerakannya akan terhenti seketika dan seolah-olah tubuhnya kaku, sukar digerakkan. amalan ini sangat penting dimilki oleh orang-orang perguruan tenaga dalam, karena bisa menunjang keampuhan jurus-jurus kuncian.

MANTRA AJIAN QULHU DERGA BALIK

Mantra : "Bismillahirrohmanirrohiim,
Qulhu Derga Balik,
Sato mara sato mati,
Jalma mara jalma mati,
Setan mara setan mati,
Buta mara buta mati,
Sediya ala mati saking kersaning Allah,
Laa ilaha ilallahu, Muhammadur rasulullahu"

Tata cara : Puasa 41 hari.Selama puasa sehabis sholat fardhu amalan dibawah ini dibaca 21 kali.Sehabis sholat hajat dibaca 75 kali.Sesudah puasa dibaca 3 kali setiap harinya. lebih utamanya setiap selesai sholat fardhu.

Fungsinya untuk kontak, pagaran tubuh dan mengobati orang kena tenung, santet,. Bla diserang akan kembali pada sipenyerang. Sudah barang tentu agar amalan ini bisa lebih
mujarab harus sering di wirid.

MANTRA AJIAN TEGUH A LOT PAYUNG ALLAH

Mantra : "Shalallahu 'alaihi wassalam,
Ingsun amatek ajiku teguh alot,
Aji keslametan pinayungan Allah,
Tiba saka nduwur eneteng kadiya kapuk,
Dicakot atos-alot,
Diobong anyep, ora kobong,
Di racun tawar,
Dipukul mental,
Dibacok lakak-lakak,
Dibedil mecicil datan ngenani,
Sakabehing gaman lan jaya kawijayan mungsuh datan ngeneki,
Atos, ulet sakabehing daging kulitku,
Atos, wangkot otot balungku,
Sakabehing baya datan tumama krana Allah, yaa qowiyyu ya matiin 3 kali"

Tata cara : Puasa sunnah tujuh senin tujuh kamis, kemudian dilanjutkan puasa sunnah 4 hari . hari terakhir puasa tidak boleh tidur sehari semalam dan harus dalam keadaan suci dari hadast kecil dan hadast besar bila buang air besar atau kecil harys segera bersuci dan berwudlu,demikian pula bila makan dan minum.Selama puasa setiap tengah malam mengerjakan sholat hajat khusus dan membaca rapal aji
Teguh Alot Payung Allah 75 kali.
" yaa qowiyyu yaa matiin" dibaca 10.000 kali.Sedang sehabis sholat fardhu rapal aji teguh alot payung Allah cukup dibaca 21 kali.Sesudah selesai puasa amalan terseut dibawah ini sehabis sholat fardhu dibaca 3 kali.Puasa tersebut diatas kalau bisa setiap tahun dilakukan.Pantangan terbesar adalh berzinah dan minum-minuman keras. ingat ilmu jangan disalah gunakan kalau ingin tetap selamat, jangan untuk ugal-ugalan dan sombong.

Fungsinya untuk keselamatan dan kekebalan yang sangat ampuh. Dulu aji ini sangat dirahasiakn, setelah ditimbang-timbang demi perkembangan ilmu didunia ini mka bisa disebar luaskan.

MANTRA PENANGKAL ILMU HITAM

Mantra : "WA AUHAYNAA ILA MUUSAA AN ALQI ASOOKA FA IDZAA HIYA TALQOFU MAA YA’FIKUUN, FAWAKO’AL HAQQU WA BATOLA MAA KAANUU YA’MALUUN, FA GULIBUU HUNAALIKA WANGKOLABUU SOOGIRIIN, WA ULQIYAS SAHAROTU SAAJIDIIN, QOOLUU AAMANNAA BI ROBBIL AALAMIIN, ROBBI MUUSAA WA HAARUUN, FALAMMAA ALQOU QOOLA MUUSAA MAA JI’TUM BIHIS SIHRU INNALLAAHA SAYUBTILUHU INNALLAAHA LAA YUSLIHU AMALAL MUFSIDIIN, WA YUHIQQULLAAHUL HAQQO BI KALIMAATIHI WA LAU KARIHAL MUJRIMUUN, INNAMAA SONA’UU KAYDU SAAHIRIN, WA LAA YUFLIHUS SAAHIRU HAITSU ATAA"

Tata cara :
- Amalan tersebut sebelumnya harus dibeli terdahulu yakni dengan puasa 7 hari. Selama puasa tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang bernyawa dan semua produk makanan yang dihasilkan darinya.
- Selama berpuasa dan seterusnya amalan tersebut harus dibaca sebanyak 7 kali setiap ba’da sholat fardhu.
- Untuk mengasah ilmu ini agar selalu tajam dan sempurna, maka biasakanlah puasa sunnah Senin-Kamis. Di samping itu, biasakan bersedekah bila mendapat kelebihan rezeki. Sangat dianjurkan bersedekah kepada 40 orang fakir miskin/yatim piatu dengan nilai yang disesuaikan dengan kemampuan Anda.

MANTRA AJI LUDAH PUTIH

Mantra : "Bismillahirahmanirrahiim,
Ana dzat, daima ana pangeran
Iman adem, adem asrep katiban idhuku putih
Laa haula walaa quwwata illa billaahil'aliyyil'adziim"

Tata cara : puasa mutih nurani selama 3 hari. Artinya, sahur dan berbuka seperti biasa, namun yang dimakan nasi putih dan air putih saja. Setelah berbuka, dilarang untuk makan apapun sampai waktu sahur. Kalau bisa, mulailah puasa pada hari Selasa Kliwon. Selama puasa, usahakan untuk menjaga ucapan yang keluar dari mulut anda.Selama masa puasa, ada 3 macam amalan yang harus anda tempuh, yaitu :
- Amalan setiap selesai sholat fardhu,
1. Mewiridkan asmal husnah " Al 'Afuwwu " 200 kali
2. Setiap mewiridkan Asmal Husah diatas, bacalah mantra aji Ludah putih

Fungsinya : untuk kekebalan dari panasnya logam dengan jilatan ludah.Konon ilmu tersebut merupakan warisan dari para empu pembuat keris pusaka yang setiap harinya harus bergelut dengan logam panas, yang telah disempurnakan dengan hikmah Islam.

AMALAN MELUMPUHKAN ORANG DZOLIM

Amalan :
- FAQUTI’A DAABIRUL QOUMIL LADZIINA ZOLAMUU WAL HAMDULILLAAHI ROBBIL AALAMIIN (Q.S. AL AN’AM; 45) 21 x
- YA JALIL 73 x

Tata cara : Dirikanlah sholat Hajat 2 rakaat pada malam Jum’at pukul 02.00 dinihari. Setelah salam bacalah kedua amalan di atas. Insya Allah Anda akan terlindung dari kejahatan orang-orang yang dzolim baik yang nyata maupun gaib sifatnya.

Fungsinya : Persaingan hidup yang kian tajam potensial menimbulkan pergesekan di antara sesama. Melihat Anda selangkah lebih maju, sangat mungkin ada pihak yang ingin mendzolimi Anda. Karena itu penting artinya untuk membentengi diri .

MANTRA WIRID ANTI KEJAHATAN

Wirid :
- SALAAMUNG QOULAM MIRROBBIRROHIIM 21 x
- YA SALAM 131 x
- YA SAMI’ 180 x

Tata cara : Puasa 3 hari dimulai pada hari Selasa Kliwon. Niat puasanya: NAWAITU SOUMA GODIN LI QODO’I HAJATII SUNNATAN LILLAAHI TA’ALA. Selama puasa tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung nyawa dan segala sesuatu yang keluar darinya.
- Ketiga amalan tersebut dibaca setiap ba’da sholat Subuh dan Ashar.
- Selama puasa malam harinya dirikan sholat Hajat 2 rakaat, dan seusai salam baca ketiga amalan di atas.
- Untuk penyepuhan agar kekuatannya lebih dahsyat maka biasakanlah puasa pada hari lahir (weton).

Fungsinya : Untuk membentengi diri dari berbagai tindak kejahatan, lakukanlah amalan berikut ini. Penting diingatkan, wirid ini merupakan warisan para Ulama Sufi yang sudah terbukti sangat ampuh.

AMALAN MENDATANGKAN JODOH

Amalan :
WA ALLAFA BAINA QULUUBIHIM LAU ANGFAKTA MA FIL ARDHI JAMI’A MA ALLAFTA BAINA QULUUBIHIM WA LAKINNALLAAH ALLAFA BAINAHUM INNAHU AZIIZUN HAKIIM. (Q.S. AL-ANFAL 63)

Tata cara : Puasa 7 hari dimulai hari Senin atau Kamis. Niat puasanya, adalah:
NAWAITU SOUMA GODIN LI QODO'I HAJATII SUNNATAN LILLAAHI TA’ALA’.
Selama berpuasa dilarang mengkonsumsi makanan yang mengandung nyawa dan apa-apa yang keluar darinya. Seperti: telur, daging, ikan, susu, dll.Selama menjalankan puasa dan seterusnya amalan ini dibaca sebanyak 7 kali setiap baída sholat fardhu. Khusus baída Isya dibaca 40 kali.

Fungsinya : untuk mendatangkan jodoh.Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

MANTRA WIRID AGAR HASRAT JADI KENYATAAN

Wirid :
- ROBBANAA WASI’TA KULLA SYAI’IN ROHMATAN WA ILMAN, FA’AMMAA ING KAANA MINAL MUQORROBIIN FAROUHUN WA ROYHAANUN WA JANNATUN NA’IIM (Q.S. AL MU’MIN; 7 dan Q.S. AL WAQI’AH; 88-89). Dibaca 21 x
- YA ROHMAN YA ROHIIM. Dibaca 200 x

Tata cara : Kedua amalan ini dibaca ba’da sholat fardhu.

Fungsinya : Setiap orang tentu saja memiliki hasrat dalam hatinya. Agar hasrat, tentu saja harus yang bersifat positif, dapat terwujud menjadi kenyataan, maka amalkanlah wirid rahasia kaum Sufi berikut ini. Insya Allah akan ada kejutan dalam hidup Anda.

MANTRA AJIAN MAHABAH ASMA KHADAM

Mantra : "Kamaa-in anzalnaahu minas-samaa-i fakh-tala-tha
bihii nabaatul ar-dhi fa-ash-baha hasyiiman
tadzruuhur riyaah) ya hagh-qal-zaa-iil.
(Huwallaahul la-dzi laa ilaaha illaa
huwa'aalimul ghaibi wasy-syahaadati huwar
rahmaanur rahiim) yaajagh-syak-yaa-iil.
(Yaumul azifati i-dzil quluubu ladal hajaajira
kaazhimiina malizh-zhalimiina min hamiimiw
walaa syafii-'iy yu-thaa') yaa ghadz-yaa-iil.
('Alimat nafsum maa ah-dharatfalaa uqsimu
bil-khunnasil jawaaril kunnasi wallaili
i-dzaa 'as-'asa wash-shubhi i-dza tanaffa) ya wa'-zal-haa-iil.
(Shad wal-Qur'aani dzidz dzikri balil ladziina
kafaruu fii'izzati wasyiqaq) ya dzagh-sya'-yaa-ill
tawakkaluu ya khuddaana haa-dzihil aayaati
wa-ayyuhas sayyidu mai-tha-tharuuna bitahyiiji
qalbi ... (sebut nama si dia) bin ... (bila si dia lelaki)/ binti ... (bila si dia wanita) ... (sebut nama ibunya).
'alaa mahabbatii wamawaddatii aluuhan aluuhan
al'ajal al'ajal assaa'ah assaa'ah 'alaa mulki
sulaimaanabni daawuuda 'alaihimas salaamu bihaqqi
muhammadinil mush-thafaa shal-lallaahu'alaihi wasallama
wabihaqqi haa-dzihil aayaatil'i-zhaami wal-asmaa-il
kiraami wabihaqqi kah-fazh-mah-yuusy.
Allaahumma innii as-aluka an tusakh-khiralii
watuharrikalii qalba ... (sebut nama si dia) bin (bila lelaki) binti (bila si dia wanita) 'alaa mahabbati
mawawaddatii nash-run minallahi wafat-hung qariib"

Tata cara : tiap malam bacalah ayat dan asma khadam tersebut sebanyak 41 kali tiap usai mendirikan shalat fardhu dan tiap tengah malam. Lakukan selama tujuh hari berturut-turut. Insya Allah dengan amalan ini kita bisa mendapatkan cinta dari orang yang telah menjadi pilihan kita.

MANTRA AJIAN PENANGKAL BISA

Mantra : "Nabi Sulaiman nurunaké mbok Rara sejati,
Mulya sejati nurunaké si Nagageni,
Upasé Nagagii arupo ijo,
Tibo ing bumi dadi abang,
Ngebyur segara tinundhung janma manungsa,
Ilang musnah saking kersaning Allah,
Mbok Rara Pinar sejati,
Nurunaké Naga Pratala,
Upasé Naga Pratala iku biru,
Sumusupé dadi ireng,
Katut ing angin,
Ilang musno katundhung janma manungsa
Baga menga,
Tawa tawi tawar,
Tawar saking kersaning Allah"

Tata cara : Kalau bisa amalan diatas dibaca setiap hari 3 kali

Fungsinya : Untuk menangkal bisa atau racun tidak selamanya memakai persyaratan. Akan tetapi hanya dengan keyakinan yang sudah mendasar dalam hati, bahwa bisa atau racun itu akan hilang, maka racun binatang yang menggigit tubuh tak akan berpengaruh. Sebab racun tadi akan luntur dan tidak membahayakan diri kita.

MANTRA ILMU TERAWANGAN

Mantra : "Allaahumma antas salam, qodia haajatii, ghoib busisir maasyaa'allaah. Alimul ghoibi was syahadatil khobiirul muta'al. Alaa'alamu man kholaq, wa hual lathiiful khobiir"

Tata cara : berpuasa sehabis sholat fardhu dibaca 13 kali, kemudian diteruskan membaca "Yaa Khobiir" sebanyak 812 kali. Dan selama berpuasa melakukan sholat hajat di tengah malam. Selesai sholat hajat membaca istigfar 1000 kali, lalu membaca sholawat 100 kali dan baca amalan tersebut di atas (mantra ilmu trawangan) 13 kali serta "Yaa Khobiir" 812 kali.
Selesai puasa, pada malam harinya (tengah malam) dicoba di tempat yang gelap dan sunyi, seperti di 'punden' (tempat pedanyangan) atau tempat yang dianggap angker. Bisa juga untuk dicoba melihat isi pusaka (keris, batu akik, besi kuning dan sebagainya). Untuk mencobanya, duduklah bersila dengan santai menghadap ke obyek.

Fungsinya : untuk melihat alam nyata yang tidak terjangkau oleh pandangan mata kita.

Selasa, 17 Desember 2013

MANTRA ILMU PENGASIHAN SAHADAT

Mantra : "Bismillaahirrohmaanirrohiim
Allohumma kun fayakuun
Pangrupaku Nabi Yusuf
Badanku Nabi Muhammad
Pangucapku laa ilaaha illallaah
Muhammad rasululloh
Tekaku seneng ingsun lunga pangleng
Teka welas teka asih
Ati lan pikire wong sekabeh
Pada welas asih pada idep
Maring badan ingsun
Teka madep manut minurut sakarepku"

Tata cara :puasa selama 7 hari,dengan laku puasa mutih, pada hari ketujuh di tutup dengan melakukan puasa mati geni selama satu hari satu malam.
Di sarankan puasa di awali pada waktu hari kelahiran.
Sebelum melakukan puasa di haruskan untuk mandi keramas terlebih dahulu.
Selama puasa pada tengah malam di sarankan untuk melakukan sholat taubat dan sholat hajat khusus, di lanjutkan dengan bertawasul lalu setelah itu membaca amalan sebanyak 33 kali.
Selama malakukan ritual puasa setiap selesai sholat fardhu amalan di baca sebanyak 7 kali.

Fungsinya :untuk menundukan orang yang kita tuju agar mau memberikan rasa cinta dan sayang kepada kita.siapapun yang memandang terpesona, tumbuh rasa cinta dan sayang pada kita , sehingga dalam pergaulan kita di masyarakattidak ada orang yang berani melecehkan kita.

Jumat, 13 Desember 2013

MUSTIKA BANYU SADEWA


Mustika Banyu Sadewa ini insya allah sangat besar manfaat dan faidahnya karena didalamnya terkandung kodam alami dari penuggunya yang insya allah berguna sebagai wasilah :
Untuk mempercepat umpan anda disambar ikan sehingga anda mendapatkan ikan yang lumayan banyak. Mempunyai energi yang membuat umpan digemari ikan. Juga Mustika Banyu Sadewa ini dapat mendatangkan keberuntungan disaat anda memancing. Dapat juga untuk memberitahu tempat yang sangat strategis dan banyak ikannya. Mustika Banyu Sadewa yang dipercaya ampuh untuk mancing dan menggiring ikan ke umpan yang anda pasang dikail atau di mata pancing. Mustika Banyu Sadewa ini sangatlah cocok anda bawa ke sungai, laut, kolam, waduk atau di galatama. Mustika Banyu Sadewa ini akan meningkatkan hasil tangkapan anda, juga membuat ikan cepat masuk di perangkat dan memakan umpan anda.kail atau mata pancing seolah berjalan mencari ikan yang anda inginkan. Mustika Banyu Sadewa ini dapat Langsung digunakan dan tanpa Amalan , Ajian , dan juga Laku-laku tertentu Serta tidak ada pantangan. Mustika Banyu Sadewa ini sudah diritualkan dan diselaraskan dengan amalan khusus Untuk yang sudah berjodoh dengan Mustika Banyu Sadewa ini.
Dan masih banyak lagi manfaat - manfaat yang tidak kami sebutkan disini semoga dengan adanya Mustika Banyu Sadewa ini tidak mengurangi dari hak hak syari'ah serta Aqidah yang akan menimbulkan sifat sifat kemusryrikan melainkan sebagai wasilah untuk mempertebal keimanan kita ,Amien Yarobal Alamin.Cara Pemakaian :Cukup dimasukan di Saku,sabuk,atau dalam Dompet maupun di buat cincin .Untuk menjaga keutuhan kodam serta karomah Mustika Banyu Sadewa ini selama memakai Mustika Banyu Sadewa ini:
1.Hindari perbuatan serta pikiran negatif ,Takabur,Sombong,
2.Jangan dikeramatkan atau disembah
3.Sekali kali berilah minyak Zakfaron/Misik/Cendono/HajarAswad/Kasturi,dengan meneteskan Pada Mustika Banyu Sadewa tersebut (Cukup satu tetes usahakan pada waktu malam jumat legi)Setiap hendak memakai Mustika Banyu Sadewa ini Bacalah ''Basmalah 3x" Sambil menahan nafas kemudian bacalah "YAA ALLAH '' dengan Ridhomu aku mohon Karomah dan Barokah Mustika Banyu Sadewa ini ,,Amin,Amin,Amin.

Sabtu, 26 Oktober 2013

BERSUCI LAHIR DAN HATI



                    

BERSUCI LAHIR DAN HATI




Salah satu syarat menyediakan seseorang untuk berzikir ialah berada di dalam keadaan berwuduk; basuh dan bersihkan tubuh badan dan sucikan hati. Pada peringkat permulaan, supaya zikir itu berkesan, perlulah disebut kuat-kuat akan perkataan dan ayat yang dijadikan zikir – kalimah tauhid, sifat-sifat Allah. Bila perkataan tersebut diucapkan usahakan agar kamu berada di dalam kesedaran (tidak lalai). Dengan cara ini hati mendengar ucapan zikir dan diterangi oleh apa yang dizikirkan. Ia menerima tenaga dan menjadi hidup – bukan sahaja hidup di dunia ini bahkan juga hidup abadi di akhirat.
 
“Mereka tidak akan merasa padanya kematian, hanya kematian pertama, dan Dia pelihara mereka daripada azab jahanam”. (Surah Dukhaan, ayat 56).

Nabi s.a.w menceritakan bahawa keadaan orang mukmin yang mencapai yang hak melalui zikir, “Orang mukmin tidak mati. Mereka hanya meninggalkan hidup yang sementara ini dan pergi kepada kehidupan abadi”. Dan mereka lakukan di sana apa yang mereka lakukan dalam dunia. Nabi s.a.w bersabda, “Nabi-nabi dan orang-orang yang hampir dengan Allah terus beribadat di dalam kubur seperti yang mereka lakukan di dalam rumah mereka”. Ibadat yang dimaksudkan itu adalah penyerahan dan merendahkan diri rohani kepada Allah bukan sembahyang yang lima waktu sehari. Tawaduk yang di dalam diri, dengan diam, adalah nilai utama yang menunjukkan iman yang sejati.

Makrifat tidak dicapai oleh manusia dengan usaha tetapi ia adalah anugerah dari Allah. Setelah dinaikkan kepada makam tersebut orang arif menjadi akrab dengan rahsia-rahsia Allah. Allah membawa seseorang kepada rahsia-rahsia-Nya apabila hati orang itu hidup dan sedar dengan zikir atau ingatan kepada-Nya dan jika hati yang sedar itu bersedia menerima yang hak. Nabi s.a.w bersabda, “Mataku tidur tetapi hatiku jaga”.

Pentingnya memperolehi makrifat dan hakikat diterangkan oleh Nabi s.a.w, “Jika seseorang berniat mempelajari dan beramal menurut keinginannya itu tetapi mati sebelum mencapai tujuannya, Allah melantik dua orang malaikat sebagai guru yang mengajarnya ilmu dan makrifat sampai ke hari kiamat. Orang itu dibangkitkan dari kuburnya sebagai orang arif yang telah memperolehi hakikat”. Dua orang malaikat di sini menunjukkan roh Nabi Muhammad s.a.w dan cahaya cinta yang menghubungkan insan dengan Allah. Pentingnya niat dan hajat selanjutnya diceritakan oleh Nabi s.a.w, “Ramai yang berniat belajar tetapi mati ketika masih di dalam kejahilam tetapi mereka bangkit daripada kubur pada hari pembalasan sebagai orang arif. Ramai ahli ilmu dibangkitkan pada hari itu dalam keadaan rosak akhlak hilang segalanya dan jahil keseluruhannya”. Mereka adalah orang-orang yang bermegah dengan ilmu mereka, yang menuntut ilmu kerana muslihat duniawi dan berbuat dosa. Mereka diberi amaran:

“Dan (ingatkanlah mereka) hari yang akan dibawa orang-orang kafir ke neraka (dan dikata), ‘Kami telah habiskan bahagian kamu yang baik di dalam penghidupan dunia. Dan kamu telah bersuka-sukaan dengannya. Maka pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang keji lantaran kamu pernah berlaku sombong di dunia secara tidak benar dan lantaran kamu telah melewati batas”. (Surah Ahqaaf, ayat 20).

Nabi s.a.w bersabda, Setiap amal bergantung pada niat. Niat dan tujuan orang beriman lebih baik dan bernilai pada pandangan Allah daripada amalannya. Niat orang yang tidak beriman lebih buruk daripada apa yang nyata dengan amalannya”. Niat adalah asas amalan. Nabi s.a.w, “Adalah baik membena kerja kebajikan di atas tapak yang baik, dan dosa adalah perbuatan yang dibina di atas tapak yang jahat”.

“Barangsiapa hendak ke taman akhirat Kami tambah untuknya pada ke tamannya, dan barangsiapa mahu ke taman dunia Kami akan beri kepadanya sebahagian daripadanya, tetapi tidak ada baginya bahagian akhirat”. (Surah Syura, ayat 20).

Cara terbaik ialah mencari guru kerohanian yang akan membawa hati kamu hidup. Ini akan menyelamatkan kamu di akhirat. Ini adalah penting; ia mesti dilakukan segera ketika masih hidup. Dunia ini kebun akhirat. Orang yang tidak menanam di sini tidak boleh menuai di sana. Jadi, bercucuk tanamlah di dalam dunia ini dengan benih yang diperlukan untuk kesejahteraan hidup di sini dan juga di akhirat.







Jumat, 25 Oktober 2013

MATA HATI



                    

MATA HATI




Allah berfirman:
 
“Sesiapa yang buta di dunia buta juga di akhirat”. (Surah Bani Israil, ayat 72).

Bukan buta mata yang di kepala tetapi buta mata yang di hati yang menghalang seseorang daripada melihat cahaya hari akhirat. Firman Allah:
 
“Bukan matanya yang buta tetapi hatinya yang di dalam dada”. (Surah Hajj, ayat 46).

Hati menjadi buta disebabkan oleh kelalaian, yang membuat seseorang lupa kepada Allah dan lupa kepada kewajipan mereka, tujuan mereka, ikrar mereka dengan Allah, ketika mereka masih berada di dalam dunia. Sebab utama kelalaian adalah kejahilam terhadap hakikat (kebenaran) undang-undang dan peraturan Tuhan. Apa yang menyebabkan seseorang itu berterusan di dalam kejahilam ialah kegelapan yang menyeluruh menutupi seseorang dari luar dan sepenuhnya menguasai batinnya. Sebahagian daripada nilai-nilai itu yang mendatangkan kegelapan ialah sifat-sifat angkuh, sombong, megah, dengki, bakhil, dendam, bohong, mengumpat, fitnah dan lain-lain sifat keji. Sifat-sifat yang keji itulah yang merendahkan ciptaan Tuhan yang sangat baik sehingga jatuh kepada tahap yang paling rendah.

Untuk membebaskan seseorang daripada kejahatan itu dia perlu menyucikan dan menyinarkan cermin hatinya. Penyucian ini dilakukan dengan mendapatkan pengetahuan, dengan beramal menurut pengetahuan itu, dengan usaha dan keberanian, melawan ego diri, menghapuskan yang banyak pada diri, mencapai keesaan. Perjuangan ini berterusan sehingga hati menjadi hidup dengan cahaya keesaan – dan dengan cahaya keesaan itu mata bagi hati yang suci akan melihat hakikat sifat-sifat Allah di sekeliling dan pada dirinya.

Hanya selepas itu baharu kamu ingat akan kediaman kamu yang sebenar yang darinya kamu datang. Kemudian kamu akan ada rasa kerinduan dan keinginan untuk kembali kepada rumah kediaman yang sebenar, dengan pertolongan Yang Maha Mengasihani roh suci pada diri kamu akan menyatu dengan-Nya.
Bila sifat-sifat kegelapan terangkat cahaya mengambil alih tempatnya dan orang yang memiliki mata rohani akan melihat. Dia mengenali apa yang dia lihat dengan cahaya nama-nama sifat Ilahiah. Kemudian dirinya dibanjiri oleh cahaya dan bertukar menjadi cahaya. Cahaya ini masih lagi hijab menutupi cahaya suci Zat, tetapi masanya akan sampai bila ini juga akan terangkat, yang tinggal hanya cahaya suci Zat itu sendiri.

Hati mempunyai dua mata, satu yang sempat dan satu lagi yang luas. Dengan mata yang sempat seseorang boleh melihat kenyataan sifat-sifat dan nama-nama Allah. Penglihatan ini berterusan sepanjang perkembangan kerohaniannya. Mata yang luas melihat hanya kepada apa yang dijadikan kelihatan oleh cahaya keesaan dan yang esa. Hanya bila seseorang sampai kepada daerah kehampiran dengan Allah dia akan melihat, di dalam alam penghabisan bagi kenyataan Zat Allah, Yang Esa dan Mutlak.

Bagi mencapai makam-makam ini ketika masih di dalam dunia, di dalam kehidupan ini kamu mestilah membersihkan diri kamu daripada sifat-sifat keduniaan, yang ego dan keegoan. Jarak yang kamu mengembara di dalam kenaikan kamu ke arah makam-makam tersebut bergantung kepada sejauh mana kamu mengasingkan diri daripada hawa nafsu yang rendah dan ego diri kamu.

Pencapaian kamu kepada matlamat yang kamu inginkan bukanlah seperti barang kebendaan sampai ke tempat kebendaan. Ia juga bukan ilmu yang membawa seseorang kepada sesuatu yang menjadi diketahui (daripada tidak tahu), juga bukan pertimbangan yang memperolehi apa yang difikirkan, bukan juga khayalan yang menyatu dengan apa yang dikhayalkan. Matlamat yang kamu ingin capai ialah kesedaran tentang ketiadaan (kekosongan) kamu daripada segala sesuatu kecuali Zat Allah. Pencapaian ini adalah perubahan suasana yang terjadi, bukan perubahan pada sesuatu yang nyata. Di sana tiada jarak, tiada dekat atau jauh, tiada kesampaian, tiada ukuran, tiada arah, tiada ruang.

Dia Maha Besar, segala puji untuk-Nya. Dia Maha Pengampun. Dia menjadi nyata dalam apa yang Dia sembunyikan daripada kamu. Dia menyatakan Diri-Nya sebagaimana Dia melabuhkan tirai di antara Dia dengan kamu. Pengenalan tentang Diri-Nya tersembunyi di dalam ketidakupayaan mengenali-Nya.

Jika ada di antara kamu yang sampai kepada cahaya yang diterangkan dalam buku ini ketika kamu masih lagi berada di dalam dunia, buatlah muhasabah (hisab) terhadap diri kamu, buku catatan kamu tentang amalan kamu. Hanya di bawah cahaya kamu boleh melihat apa yang kamu sudah buat dan sedang buat; buat kiraan kamu, seimbangkannya. Kamu akan membaca buku catatan kamu di hadapan Tuhan kamu pada hari pembalasan. Itu adalah muktamad. Kamu tidak ada peluang mengimbanginya di sana. Jika kamu lakukan di sini ketika kamu masih ada masa, kamu akan termasuk ke dalam golongan yang diselamatkan. Jika tidak azab dan seksa menjadi bahagian kamu di akhirat. Hidup ini akan berakhir. Di sana ada azab di dalam kubur, ada hari pembalasan, ada neraka yang menimbang sehingga kepada dosa yang paling kecil dan kebaikan yang paling kecil. Kemudian ada jambatan yang lebih halus daripada rambut dan lebih tajam daripada mata pedang, penghujungnya ialah taman, sementara di bawahnya ialah neraka yang penuh dengan kecelakaan, penderitaan, semuanya adalah berkekalan apabila kehidupan yang singkat ini berakhir.