Selasa, 18 Juni 2013

Jejak Bigfoot Bikin Geger Warga Desa di Malaysia

Tags

Bigfoot

Sekitar 200 jejak kaki yang diduga berasal dari Bigfoot ditemukan di dekat Kampung Baru Kepis, Kota Kuala Pilah, Negara Bagian Negeri Sembilan, Malaysia. Hal ini sontak menyebabkan kepanikan di antara penduduk desa.

Situs asiaone.com melaporkan, Selasa (18/6), Adnan Pungut (48 tahun) mengklaim dia menemukan jejak kaki itu ketika dirinya sedang membersihkan sampah dan kayu di perkebunan karet miliknya sekitar pukul 15.00 waktu setempat pada Sabtu kemarin.

"Saya langsung memberitahukan hal ini ke warga desa yang lain sebab saya merasa takut. Setelah itu kita semua kembali ke tempat tadi," kata Adnan.

"Kami menemukan 200 jejak kaki yang berukuran sama dan mencoba untuk mengikuti jejak itu," ujar dia. "Berdasarkan jejak kaki itu, kita dapat memperkirakan bahwa makhluk ini memiliki dua kaki dan beratnya mungkin lebih dari 100 kilogram."

Adnan mengatakan setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut yang dilakukan oleh warga, ditemukan makhluk itu menuju ke arah sebuah hutan terdekat.

Dari laporan itu menyatakan bahwa warga desa memutuskan untuk tidak mengejar makhluk itu lantaran mereka takut.

"Kami menyerahkan masalah ini ke pihak berwajib, sebab kemungkinan hewan itu juga berbahaya," ucap Adnan.

Bigfoot merupakan makhluk misterius yang diperkirakan sangat besar dan tingginya mencapai 2,5 meter dengan bulu-bulu yang menutupi seluruh tubuhnya. Bigfoot dilaporkan telah ditemukan di daerah Kanada dan Amerika Utara, sejak abad 19.

Jika dilihat dari jejak kakinya, Bigfoot diperkirakan memiliki berat hingga 400 kilogram. Bigfoot juga dikenal dengan nama Sasquatch, yang merupakan nama hewan legenda di kawasan Amerika Utara.

Bigfoot yang berarti kaki besar adalah makhluk berukuran raksasa sisa peninggalan zaman purba. Diperkirakan, hewan tersebut masih hidup di kawasan pegunungan bersalju, di antaranya di Amerika Serikat dan di Pegunungan Himalaya.
 
Namun, banyak orang percaya makhluk ini dapat ditemukan di seluruh dunia dengan nama yang berbeda-beda, seperti Yeti di Tibet dan Nepal, Yeren di China, dan Yowie di Australia.

Sumber : Merdeka.com

Artikel Terkait