Kamis, 29 Agustus 2013

Orang Yang Pernah Memegang Puing Pesawat 'UFO Roswell' Wafat

Tags

http://resep-buat.blogspot.com/
Saksi sejarah: ayah Dr Marcel, Mayor Jesse Marcel, adalah petugas kepala intelijen, atau A-2, di Roswell Army Air Field saat peristiwa Roswell Juli 1947

Dr Jesse Marcel Jr, orang yang pernah memegang puing-puing dari pesawat UFO yang jatuh di Roswell, New Mexico, wafat di usia ke-76.

Sang anak, Denice Marcel, mengatakan bahwa ayahnya ditemukan meninggal di rumahnya di Helena, Montana, pada Sabtu (25/8), atau kurang dari dua bulan setelah ia berkunjung untuk terakhir kalinya ke Roswell.

Pada saat ditemukan meninggal, ia bahkan sedang membaca sebuah buku tentang UFO. 



http://resep-buat.blogspot.com/
Dr Jesse Marcel Jr.Gambar insert : ayah Dr Marcel, Mayor Jesse Marcel


Jesse Marcel mengklaim ia pernah memegang sendiri bukti fisik dari insiden UFO Roswell pada 1947, berupa puing-puing kecil dari pesawat makhluk luar angkasa tersebut.

Ayah sang dokter adalah seorang perwira intelijen Angkatan Udara, dan menjadi perwira militer pertama yang menyelidiki puing-puing pesawat UFO tersebut pada awal Juli 1947. Saat itu Jesse masih berusia 10 tahun.

Danice berkata bahwa ayahnya membawa pulang beberapa puing-puing dan membangunkannya di tengah malam, hanya untuk melihat puing tersebut. Sang ayah mengatakan bahwa puing itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa dilihatnya lagi, seperti dinukil TheGuardian.

Sementara menurut sang istri, Linda Marcel, suaminya sempat mengatakan padanya bahwa ayahnya memastikan bahwa puing-puing tersebut berasal dari sesuatu yang bukan dari dunia ini.

Linda mengatakan bahwa puing yang paling membuat ia terkagum adalah potongan kecil dengan hieroglif berwarna ungu.

"Dia (orang yang) kredibel. Dia tidak berbohong. Dia tidak pernah melebih-lebihkan, dia hanya mengatakan apa yang dia lihat," ujar Linda.

"Yang diwariskan darinya adalah ia memiliki keberanian untuk berbicara ketika mengakui pernah memegang sendiri puing tersebut," tambah pengamat UFO Stanton Friedman.

"Dia bekerja dengan seniman untuk melukiskan seperti apa bentuk hieroglif yang ia lihat. Padahal dia tidak perlu melakukan itu. Ia bisa saja menjaga mulutnya seperti yang banyak orang lakukan," cetusnya.

Jesse Marcel lulus dari sekolah kedokteran Louisiana State University pada 1961 dan bergabung dengan Angkatan Laut AS pada 1962.

Ia pensiun setelah sembilan tahun mengabdi, tetapi kemudian memutuskan bergabung dengan Montana Army National Guard dan menjadi seorang ahli bedah pada 1981.

Ia dipanggil kembali untuk tugas aktif pada Oktober 2004, dan menjabat sebagai ahli bedah penerbangan di Irak selama lebih dari setahun. Ia meraih jabatan Kolonel.

Insiden UFO Roswell adalah peristiwa yang terjadi pada 7 Juli 1947 di dekat Roswell di New Mexico. Pada saat itu, beberapa saksi melaporkan pada militer bahwa mereka melihat pesawat berbentuk piringan jatuh di sebuah peternakan.

Milter kemudian segera menutupi wilayah tersebut dan 'membersihkan' semua puing dari insiden tersebut.

Pada 8 Juli 1947, Letnan Walter Haut dari Divisi 509th Roswell Army Air Force (RAAF), menulis rilis pers yang langsung dimuat di media lokal tentang penemuan puing-puing dari piring terbang di wilayah tersebut, dengan beberapa jasad dari makhluk tak dikenal.

Namun tak lama kemudian mereka menulis ulang rilis pers tersebut pada keesokan harinya, dengan mengubah pernyataan bahwa temuan mereka bukanlah piring terbang, melainkan hanya puing-puing dari sebuah balon cuaca biasa.

Hingga detik ini, militer dan pemerintah AS tetap menutup-nutupi dan tidak pernah mau menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya di balik insiden tersebut.

"Kata-kata ayah saya yang paling saya ingat adalah, jika kita adalah satu-satunya penghuni di sini (dunia), pasti ada banyak sekali ruang kosong di luar sana," kata Denice.




"Ia percaya bahwa setiap orang perlu tahu kebenarannya. Insiden Roswell adalah peristiwa nyata dan sudah waktunya untuk berhenti menutup-nutupinya," ujar sang anak.


Sumber : Inilah.com

Artikel Terkait