Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juni 2014

ILMU GAIB DAN HIPNOTIS KHODAM

ILMU GAIB DAN KHODAM
 Dunia keilmuan gaib terbagi dalam 2 penggolongan besar, yaitu keilmuan
 yang berlatar belakang pengolahan potensi diri (kebatinan / spiritual,
 tenaga dalam, kekuatan pikiran seperti hipnotis, telekinetik, dsb) dan
 yang murni bersifat ilmu gaib dan ilmu khodam.

 Keilmuan gaib (perbuatan-perbuatan gaib dan ajaib) bisa dilakukan oleh
 siapa saja, bukan hanya praktisi ilmu gaib dan yang memiliki khodam
 ilmu mahluk halus, tetapi juga para praktisi tenaga dalam, kebatinan
 dan spiritual (dalam hal ini kekuatan gaibnya berasal dari tenaga
 dalam dan kegaiban sukma mereka sendiri).

 Ilmu gaib dan ilmu khodam sudah banyak digunakan di berbagai belahan
 dunia, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di tanah Arab, Afrika,
 Eropa, Asia dan Amerika (Indian) dalam berbagai bentuk keilmuan gaib /
 perdukunan sesuai pemahaman masyarakatnya masing-masing.

 Pada jaman dulu, di tanah Arab, Afrika dan Eropa, ilmu gaib dan ilmu
 khodam sering disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum. Ilmu-ilmu
 dalam ilmu gaib dan ilmu khodam dalam prakteknya memang terbagi dalam
 3 kelompok besar keilmuan tersebut. Sedangkan di tempat-tempat lain,
 ilmu gaib dan ilmu khodam dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu perdukunan.

 Ilmu Sihir adalah keilmuan gaib yang terkait dengan kegaiban dan
 perbuatan-perbuatan gaib. Pengertian ilmu sihir bersifat luas dan
 sebagiannya juga merupakan ilmu tenung dan nujum. Dalam prakteknya
 ilmu ini biasa digunakan untuk menggerakkan benda-benda dengan tanpa
 disentuh, menghipnotis / menguasai pikiran dan tubuh seseorang untuk
 maksud tertentu, mengelabui penglihatan / pikiran seseorang (ilusi,
 halusinasi dan halimunan), menciptakan kekuatan tubuh dan kesaktian
 gaib, atau menyakiti dan membunuh orang lain dengan cara gaib, dan
 perbuatan-perbuatan ajaib seperti sulap. Ilmu sihir ini sering disebut
 sebagai ilmu magic, karena berhubungan dengan perbuatan-perbuatan gaib
 / ajaib di mata umum.

 Di dunia Arab dulu, konotasi ilmu sihir adalah untuk tujuan yang tidak
 baik, sehingga sering disebut ilmu black magic (ilmu sihir jahat),
 sedangkan di Eropa, selain ada yang digunakan untuk tujuan yang tidak
 baik (black magic), ada juga ilmu sihir yang digunakan untuk tujuan
 kebaikan, misalnya untuk menyembuhkan orang sakit, menangkal serangan
 gaib atau untuk mengusir gangguan roh-roh jahat, sehingga disebut ilmu
 white magic (ilmu sihir yang baik).

 Di Eropa, walaupun ada, tetapi ilmu sihir tidak selalu digunakan
 terhadap orang lain untuk tujuan yang negatif. Dalam beberapa hal ilmu
 sihir juga digunakan sebagai kemampuan ketrampilan untuk pertunjukan
 hiburan seperti sulap, sehingga ilmu itu disebut ilmu magic (sulap)
 dan pelakunya disebut magician (pesulap).

 Di Eropa, seiring dengan perkembangan peradaban dan agama, banyak
 pelaku ilmu sihir yang dikucilkan atau dihakimi massa (dibunuh),
 karena dituduh sebagai orang yang melakukan perbuatan-perbuatan jahat
 (tenung) terhadap orang lain.

 Ilmu Tenung adalah ilmu gaib yang digunakan untuk tujuan negatif,
 yaitu untuk menguasai pikiran / kesadaran orang lain atau untuk
 menyakiti / membunuh orang lain dengan cara gaib. Pada masa sekarang
 ilmu tenung ini sering disebut sebagai ilmu guna-guna, pelet, teluh
 dan santet. Ilmu tenung ini disebut sebagai ilmu black magic (ilmu
 sihir jahat).

 Dalam ilmu sihir dan ilmu tenung ada kesamaan dalam perbuatan yang
 dilakukan terhadap seseorang, seperti membuat seseorang tersihir /
 berhalusinasi, berilusi, terhipnotis / digendam, lupa diri, lupa
 ingatan, dipelet, dsb. Pada ilmu sihir perbuatan-perbuatan itu
 dilakukan secara langsung berhadapan dengan si manusia objeknya,
 sedangkan pada ilmu tenung perbuatan-perbuatan itu dilakukan di
 belakangnya (dilakukan jarak jauh).

 Ilmu Nujum adalah ilmu gaib yang digunakan untuk peramalan-peramalan
 atau untuk terawangan gaib. Dalam prakteknya ilmu ini biasa digunakan
 untuk untuk meramal kehidupan seseorang atau meramal kehidupan masa
 depan, dilakukan dengan cara penglihatan gaib atau dengan menggunakan
 alat-alat bantu seperti bola kristal, pendulum, kartu bergambar, papan
 ramalan atau alat-alat seperti dalam permainan jaelangkung. Selain
 yang penerapannya mendasarkan diri pada kemampuan gaib, ilmu nujum
 juga banyak yang didasarkan pada hasil pengamatan manusia terhadap
 kondisi alam (zodiak, perbintangan, ramalan cuaca / musim, dsb) dan
 hasil pengamatan pada bentuk dan tanda-tanda tubuh manusia (ramalan
 garis tangan, katuranggan, dsb). Ilmu ini juga biasa digunakan untuk
 terawangan gaib, untuk melihat suatu lokasi di tempat yang jauh atau
 untuk melihat atau mencari keberadaan seseorang di tempat lain.


 Sebelum lahirnya agama Islam, di tanah Arab keilmuan gaib sangat
 membudaya. Selain kondisi moralitas kehidupan manusia jaman itu yang
 mayoritas rendah sekali (seperti kondisi moralitas masyarakat kota
 Sodom dan Gomora yang dibinasakan Allah), ilmu sihir atau ilmu gaib
 juga biasa digunakan di masyarakat untuk tujuan yang tidak baik, dan
 kental hubungannya dengan kehidupan berhala, semua orang memuja
 dewa-dewanya sendiri, dan masing-masing bangsa menciptakan sendiri
 dewa-dewa yang lebih "hebat" daripada dewa-dewa bangsa lain, sehingga
 kondisi peradaban dan moralitas manusia pada masa itu benar-benar
 disebut jaman kegelapan.

 Keilmuan gaib juga digunakan dalam ketentaraan, salah satunya
 digunakan untuk membentuk pasukan khusus yang patuh luar biasa kepada
 tuannya (karena dihipnotis / digendam), tubuhnya kuat dan tidak
 merasakan sakit ketika diserang atau dikenai senjata lawan. Ketika
 kerajaan-kerajaan di Arab menyerang kerajaan lain, ilmu gaib / sihir
 juga digunakan untuk melumpuhkan kekuatan atau psikologis tentara
 lawan, sehingga bila satu kerajaan Arab berperang melawan kerajaan
 Arab yang lain, maka yang terjadi bukan hanya perang ketentaraan,
 tetapi juga perang ilmu gaib.

 Ilmu gaib dan ilmu khodam dari tanah Arab terkenal sekali sampai ke
 Eropa dan Afrika, biasa disebut sebagai ilmu sihir, tenung dan nujum.
 Dan terkenal juga pada masa itu bahwa ilmu gaib Arab hanya bisa
 dikalahkan oleh kekuatan Tuhan, seperti dalam kisah Nabi Musa yang
 berhadapan dengan ahli-ahli sihir Firaun Mesir. Pada masa itu tanah
 Israel sangat terkenal, selain karena daerahnya adalah yang paling
 subur dan banyak sumber air dibandingkan tanah Arab lainnya, sehingga
 menjadi rebutan bangsa-bangsa, batas-batas wilayahnya juga tidak bisa
 ditembus oleh ilmu sihir Arab. Pada masa itu sangat terkenal bahwa
 Allah sebagai "Dewa"- nya bangsa Israel adalah kekuatan yang tidak
 terlawan oleh kekuatan dewa-dewa bangsa manapun, dan terkenal juga
 bahwa selama bangsa Israel patuh kepada Tuhan dan Nabi-Nabi mereka,
 kekuatan Allah melindungi bangsa Israel, sehingga tidak ada satu pun
 kerajaan besar Arab pada masa itu yang dapat menaklukan kerajaan kecil
 Israel.

 Tuhan-nya Israel dipuja oleh banyak bangsa, bukan hanya oleh penganut
 agama Israel, Nasrani, dan Islam, tetapi juga oleh bangsa-bangsa di
 Afrika dan Eropa (Yunani / Romawi), yang menyediakan kuil khusus untuk
 menyembahNya dengan menyebutNya sebagai "Dewa yang tidak kami kenal
 namaNya". Bangsa Israel sebenarnya adalah juga bangsa Arab, karena
 Nabi Abraham sebagai nenek moyang mereka adalah juga orang Arab.
 Tetapi setelah Nabi Abraham diperintahkan Allah keluar dari lingkungan
 keluarga mereka untuk tinggal di tanah Israel sebagai tanah yang
 dijanjikan Allah untuknya dan untuk keturunannya, keturunan Nabi
 Abraham membentuk sebuah bangsa baru, bangsa Israel, yang terpisah
 dari bangsa Arab lain.

 Keilmuan gaib dari India dan Hindu hampir sama, tetapi yang dari India
 lebih luas ragamnya karena berlatar belakang budaya keilmuan yang
 tidak semuanya berlatar belakang agama Hindu, tapi juga berlatar
 belakang sama, yaitu kepercayaan kepada dewa-dewa dan mahluk halus
 lainnya. Tetapi disana kebanyakan ilmu gaib dan ilmu khodam bersifat
 kombinasi dengan tenaga dalam (prana / kundalini), dan kebatinan /
 spiritual, sehingga kadar kekuatannya jauh lebih tinggi dibandingkan
 keilmuan dari daerah lain. Mereka juga mampu mengenal mahluk halus
 tingkat tinggi, sehingga bisa mempunyai khodam ilmu kelas atas, juga
 jimat dan pusaka berkesaktian tinggi.

 Di negara India dan sekitarnya, yang hingga saat ini masih tetap
 merupakan wilayah dengan budaya kebatinan dan spiritual nomor 1
 tertinggi di dunia, ada banyak sekali ajaran tentang ilmu gaib dan
 ilmu khodam (penyatuan manusia dengan roh lain sebagai sumber
 kesaktian). Penyatuan yang paling tinggi antara manusia dengan roh
 lain adalah berupa penitisan Dewa ke dalam diri seseorang, seperti
 penitisan Dewa Wisnu ke dalam diri Prabu Kresna (Dewa Wisnu juga
 pernah menitis ke dalam diri Prabu Airlangga, raja kerajaan Kediri,
 dan Prabu Siliwangi, raja kerajaan Pajajaran).
 Penitisan itu menghasilkan kesaktian dan kewaskitaan yang luar biasa,
 bahkan sejak si manusia tersebut masih kecil dan belum belajar ilmu
 kesaktian. Penitisan itu tidak termasuk sebagai ilmu khodam, tetapi
 dasar kekuatan ilmunya sama, yaitu roh gaib lain. Manusia yang
 bersangkutan disebut 'Manusia Titisan Dewa'.

 Yang berlatar belakang agama Budha kebanyakan bersifat kombinasi
 tenaga dalam, kebatinan dan spiritual, yang diolah dengan tata cara
 meditasi seperti yang diajarkan dalam agama Budha. Dalam meditasi
 mereka, mantra-mantra dibacakan / diwirid dengan bunyi intonasi khusus
 yang bisa membuka dan mengaktifkan cakra-cakra tubuh. Nada-nada
 intonasi tersebut juga dapat digunakan untuk menyerang mahluk halus
 dan menembus pagaran gaib lawan. Keilmuan gaib mereka biasanya tidak
 ditujukan untuk menyerang atau menyakiti, karena didasarkan pada
 ajaran cinta kasih Budha, tetapi bersifat menangkal, menenggelamkan /
 menghapuskan keampuhan ilmu gaib lawan.

 Ilmu gaib dan khodam di tanah Jawa (termasuk Sunda) awalnya banyak
 berdasarkan pada kekuatan kebatinan dan spiritual asli masyarakat
 setempat, tetapi dalam perkembangannya juga banyak mengadaptasi
 keilmuan yang berlatar belakang agama Hindu dan Budha sebagai agama
 masyarakat pada masa itu. Setelah berkembangnya agama Islam di tanah
 Jawa, muncul banyak keilmuan gaib yang mantranya berbahasa Arab, dan
 keilmuan asli setempat banyak yang dibelokkan menjadi bernuansa agama
 Islam (disebut keilmuan Sunda Islam dan Islam kejawen) yang malah
 menjadikan kekuatan gaibnya menurun karena sugestinya dirubah, menjadi
 tidak asli lagi seperti saat pertama ilmu itu diciptakan.

 Keilmuan gaib Arab bersifat murni sebagai ilmu gaib dan ilmu khodam
 dan variasi ilmunya banyak sekali, tetapi kekuatannya tidak setinggi
 keilmuan gaib yang asli Jawa atau Sunda atau yang dari India, Hindu
 atau Budha, karena tidak dilandasi kekuatan kebatinan / spiritual yang
 tinggi, hanya mengandalkan kekuatan sugesti mantra / amalan gaib. Di
 Eropa dan Afrika juga banyak digunakan ilmu gaib, tetapi kadar
 kekuatannya masih di bawah ilmu sihir Arab dan variasi ilmunya tidak
 sebanyak ilmu sihir Arab.

 Kekuatan ilmu gaib yang murni bersifat ilmu gaib, secara rata-rata
 sama, tetapi pada prakteknya kekuatannya tergantung pada kekuatan
 sugesti dan kekuatan khodam masing-masing penggunanya. Banyaknya
 variasi / koleksi ilmu seringkali menjadi ukuran kehebatan keilmuan
 seseorang dibandingkan orang lain. Kekuatan ilmu gaib yang murni
 bersifat ilmu gaib (mengandalkan kekuatan sugesti dan khodam) biasanya
 secara umum kekuatan ilmunya jauh lebih rendah dibandingkan kekuatan
 ilmu yang didasari kekuatan kebatinan / spiritual, apalagi bila orang
 itu juga berkhodam.

 Di Indonesia, terutama di Jawa, sehubungan dengan penyebaran agama
 Islam, istilah ilmu sihir, tenung dan nujum sudah disingkirkan dan
 dianggap sesat, dan digantikan dengan ilmu gaib dan ilmu khodam
 bernuansa Islam yang dianggap halal (tetapi istilah ilmu gaib dan
 ilmu khodam pun seringkali ditutup-tutupi karena ada yang menganggap
 syirik / musyrik, sehingga istilahnya disamarkan dan disamakan dengan
 ilmu kebatinan rohani / karomah). Penggunaan mahluk halus sebagai
 khodam ilmu pun dibagi dalam 2 pengertian, yaitu mahluk halus umum
 (disebut jin kafir) yang dianggap haram penggunaannya dan mahluk halus
 yang sudah di-Islamkan (jin Islam) yang sering dianggap halal.


 Dalam hubungannya dengan budaya Islam di Jawa, aliran keilmuan gaib
 terbagi dalam 3 aliran besar, yaitu Aliran Kejawen, Aliran Hikmah dan
 Aliran Islam Kejawen.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Kejawen masih menggunakan amalan-amalan
 yang asli berbahasa Jawa, sebagiannya merupakan ilmu-ilmu tua yang
 masih asli dan diturunkan secara turun-temurun menjadi ilmu keluarga.
 Namun kadar kekuatannya sudah tidak lagi sekuat ilmu aslinya karena
 dalam menekuninya tidak lagi berdasarkan kebatinan jawa dan sudah
 tidak lagi dilakukan cara-cara berat yang sama dengan aslinya dulu,
 misalnya laku puasanya tidak lagi puasa ngebleng, tetapi hanya puasa
 biasa saja dari subuh sampai mahgrib atau hanya puasa berpantang
 makanan tertentu saja.

 Keilmuan gaib dalam Aliran Hikmah banyak berkembang di kalangan
 pesantren dan perguruan-perguruan silat berlatar belakang agama Islam
 dengan ciri khas doa / amalan ilmu berbahasa Arab (kebanyakan diambil
 dari ayat-ayat Al-Quran). Keilmuan ini didasarkan pada penghayatan
 ketuhanan dalam agama Islam.

 Keilmuan gaib aliran Islam Kejawen adalah ilmu gaib kejawen yang
 dilakukan oleh penganut agama Islam, yang dalam prakteknya ilmu gaib
 kejawen itu sudah ditambahkan dengan basmalah dan kalimat syahadat
 (supaya terkesan bernuansa agama Islam dan tidak dibilang sesat), yang
 seringkali menyebabkan kekuatan gaibnya menurun menjadi tinggal
 sepertiganya saja (karena sugestinya dirubah). Misalnya amalan gaib
 kejawen yang awalan pembukanya aslinya berbunyi Hong ........ ,
 kemudian diganti dengan Bismillah ........... , atau yang aslinya
 menyebut Kakang Kawah Adi Ari-ari ........ , kemudian diganti dengan
 kalimat syahadat.

 Dalam hubungannya dengan budaya Islam, terutama di Jawa, ilmu-ilmu
 gaib, ilmu gaib kejawen dan ilmu-ilmu kebatinan seringkali dikatakan
 sesat / musryk / syirik, dan dikonotasikan sebagai ilmu-ilmu
 perdukunan atau disamakan dengan budaya animisme / dinamisme. Di sisi
 lain, semua keilmuan gaib dan kegaiban yang dilakukan oleh tokoh-tokoh
 agama Islam dianggap sebagai karomah, dan ilmu-ilmu gaib yang
 menggunakan amalan-amalan bernuansa agama Islam sering disebut sebagai
 "Ilmu Allah" (namun ada pihak-pihak yang mengkritisi istilah
 tersebut, apakah ilmu itu diajarkan oleh Allah ?, apakah Allah
 menggunakan ilmu gaib untuk menciptakan kegaiban ? ).

 Ilmu gaib dan berkhodam dalam aliran kejawen dan aliran Islam kejawen,
 cara mendapatkannya dan dalam penggunaannya banyak yang masih
 mengikuti budaya lama, yaitu masih harus dilakukan dengan cara
 berpuasa, menyepi, tirakat, sesaji kembang, tumpengan, dsb. Ilmu gaib
 dan berkhodam dalam aliran Islam lebih praktis, seringkali hanya perlu
 puasa ringan dan mewirid amalan gaibnya saja (walaupun harus
 berjam-jam melakukannya), ada juga yang hanya perlu membaca syahadat
 saja untuk mendapatkannya dan menggunakan sesaji minyak arab dalam
 penggunaannya.

 Di Arab Saudi, negara kiblat agama Islam, keberadaan ilmu-ilmu gaib
 sudah tidak kelihatan lagi sehubungan dengan adanya larangan
 penggunaannya dalam agama mereka, tetapi di negara-negara Arab lain
 ilmu-ilmu tersebut masih berkembang dan masih banyak digunakan. Justru
 ilmu-ilmu itulah yang sering dijadikan alat untuk menarik pengikut,
 sehingga kemudian berkembang suatu pandangan (sampai sekarang), bahwa
 seorang tokoh agama akan terkenal atau dianggap istimewa (memiliki
 karomah) jika orang itu menguasai keilmuan gaib atau kesaktian gaib.
 Jika tidak, maka orang itu akan dianggap biasa saja, tidak ada
 keistimewaannya.

Senin, 21 November 2011

KEBESARAN ALLAH! PATUNG JESUS HANCUR DAN TERBAKAR DI PANAH PETIR

Sebuah patung Jesus Kristian 62-kaki disebuah gereja di Ohio telah dipanah petir semasa ribut petir yang teruk dan meletup kemudiannya terbakar dan mengakibatkan patung tersebut hangus dijilat api. Patung yang bernilai $300,000 US dan diperbuat daripada bahan gentian kaca dan Styrofoam itu hanya tinggal rangka dawai. Kebakaran yang berlaku juga telah menyebabkan kerosakan $400,000 US kepada 'Solid Rock Church' di Monroe, Ohio.











Sesungguhnya hanya Allah S.W.T. Tuhan Yang Satu Maha Berkuasa Seluruh Alam

Kredit:
mnidotcom

Senin, 24 Oktober 2011

Halangan Rezeki



HALANGAN REZEKI
Bab 1 Rahsia Rezeki

Melakukan dosa, sama ada besar atau kecil.
Untuk memahami mengapa seseorang itu diberi rezeki yang luas sementara ada orang lain yang sempit rezekinya, maka kita harus memahami perkara-perkara yang menyebabkan rezeki dihalang. Antara perkara yang menyebabkan rezeki dihalang atau rezeki yang sempit ialah akibat melakukan dosa besar atau berterusan melakukan dosa kecil. Perkara ini boleh menyebabkan rezeki seseorang sempit atau disusahkan.

Firman Allah: “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri.” (Al-A’raf: 96)

Ayat ini menerangkan kepada kita bahawa Allah pasti akan melimpahkan barakah dari langit dan bumi kepada orang yang beiman dan bertakwa. Ini termasuk rezeki yang melimpah ruah dan kehidupan yang baik.

Kelebihan Mukmin Dan Kekurangan Kafir
Maka kita pun bertanya, berapa banyak orang orang kafir yang melakukan dosa yang Allah beri kekayaan dan kesenangan. Jawapannya ialah, Allah beri kepada sesiapa sahaja rezeki dan kekayaan atas sifat Ar-Rahman Nya, termasuk juga kepada orang kafir. Tetapi rezeki yang Allah berikan itu adalah atas kemurkaan Allah bukannya redha Allah. Maksudnya di sini ialah Allah beri kesenangan sementara sahaja untuk menguji seseorang itu dan di akhirat nanti orang kafir akan menderita.

Selain itu akibat tidak barakahnya rezeki yang mereka terima, rezeki itu sendiri yang akan melaknat mereka kerana harta dan kekayaan yang tidak barakah itu akan menyusahkan mereka dalam pelbagai bentuk. Contohnya, dengan kekayaan itu mereka membeli minuman-minuman berupa arak yang merosakkan minda mereka dan mereka ditimpa bencana yang menyebabkan mereka tidak dapat merasai nikmat daripada harta tersebut, anak yang menderhaka dan sebagainya.

Hadith:
Dari Anas bin Malik r.a katanya, Rasulullah s.a.w bersabda:”Sesungguhnya apabila orang-orang kafir mengerjakan kebajikan di dunia dia diberi upah dengan amalnya itu berupa rezeki di dunia. Sedangkan orang-orang mukmin, pahala kebajikannya disimpan Allah Taala untuknya di akhirat kelak serta diberinya rezeki di dunia berhubung dengan taatnya.” (Muslim)

Dengan Sifat RahimNya Allah, di samping memberikan balasan di dunia, orang-orang mukmin juga diberikan pahala yang akan menolongnya di akhirat kelak iaitu sebagai balasan kebaikan yang telah dilakukannya ketika di dunia. Ini antara bezanya antara rezeki orang Islam dan kafir.
Dosa-Dosa Besar
Antara perkara-perkara yang termasuk dosa besar ialah meninggalkan solat. Solat adalah tiang agama, maka sekiranya solat tidak dilakukan bermakna runtuhlah tiang agama tersebut. Jadi, orang yang meninggalkan solat tidak akan dikira amalan kebaikannya kerana perkara utama yang akan dihitung di akhirat nanti ialah adakah sempurna solat seseorang. Jika sekiranya solat tidak didirikan atau tidak dilaksanakan dengan sempurna maka amalan seseorang akan tergantung dan beliau akan ditimpa kesusahan sama ada secara lahiriah atau batiniah yang tidak dapat kita lihat.



Mungkin kita lihat seseorang itu diliputi kesenangan dan kemewahan tetapi batinnya sengsara. Begitulah Allah mengadun perkara-perkara yang berlaku di dunia ini, iaitu mungkin di luarnya nampak senang, mewah dan gembira tetapi di batin, sengsara. Begitu juga kita nampak seseorang yang mendirikan solat dan melakukan amalan-amalan yang disuruh Allah, mungkin kelihatannya tidak kaya atau senang tetapi hidupnya penuh bahagia.

Dosa-Dosa Besar Menurut Imam Az-Zahabi

Imam Az-Zahabi telah menggariskan sebanyak 71 dosa-dosa besar di dalam bukunya Dosa-Dosa Besar: (Petikan)

syirik (menyekutukan Allah),
membunuh jiwa,
sihir,
meninggalkan solat,
tidak membayar zakat,
berbuka di siang hari pada bulan Ramadhan tanpa keuzuran,
meninggalkan haji padahal ada kemampuan
menderhakai ibu bapa,
memutuskan hubungan kekeluargaan,
zina,
liwat,
liwat kecil,
riba’,
memakan harta anak-anak yatim,
berbuat dusta terhadap Allah dan Rasulullah,
melarikan diri dari medan perang,
pemimpin penipu dan penganiaya rakyat,
sombong dan sejenisnya,
kesaksian palsu,
minum minuman khamar,
berjudi,
menuduh wanita mukminah berbuat zina,
ghulul terhadap harta ghanimah, harta baitulmal dan zakat,
mencuri,
menyamun,
sumpah palsu,
memungut cukai,
memakan barang haram,
bunuh diri,
banyak berdusta,
hakim yang jahat,
menerima rasuah,
perempuan menyerupai lelaki (dan sebaliknya)
lelaki yang membiarkan isterinya berbuat serong (dayus),
muhallil dan muhallal lahu (istilahnya, – cina buta),
tidak menjaga diri dengan saksama terhadap air kencing,
ria’
menuntut ilmu untuk dunia dan menyembunyikan ilmu,
khianat,
mengungkit ungkit pemberian,
mendustakan takdir,
mendedahkan rahsia orang lain,
mengadu domba,
banyak melaknat,
menipu dan mengingkari janji,
membenarkan dukun atau tukang ramal,
derhaka kepada suami,
melukis gambar dan melukis,
memukul wajah, menjerit-jerit, merobek-robek baju, membotakkan kepala dan bersumpah seranah semasa mengalami musibah,
bertindak melampaui batas,
bertindak semena-mena terhadap orang yang lemah, hamba, isteri dan binatang,
menyakiti tetangga,
menyakiti orng Islam dan mencela mereka,
ancaman berbentuk kerosakan, penghasutan yang dilakukan kepada orang beriman dan binatang,
menyakiti hamba-hamba Allah dan bertindak zalim terhadap mereka,
isbal (memanjangkan kain di bawah mata kaki) dengan perasaan sombong,
memakai kain sutera dan emas bagi kaum lelaki,
hamba yang melarikan diri dari tuannya,
menyembelih kerana selain Allah,
menasabkan diri kepada selain bapanya sendiri,
berdebat dan bersengketa,
menahan kelebihan air daripada orang yang memerlukannya,
mengurangkan timbangan dan ukuran,
berasa aman dari murka Allah,
berputus asa dari rahmat Allah,
meninggalkan solat berjamaah lalu mengerjakannya bersendirian tanpa uzur,
terus menerus meninggalkan solat Jumaat dan solat jemaah tanpa halangan,
menyebabkan kerugian dalam wasiat,
pembohongan dan tipu daya,
mengintai orang Islam dan menyebarkan rahsia mereka,
mencela salah seorang sahabat nabi.
Renungkanlah adakah dosa-dosa ini masih lagi membelenggu anda atau anda telah bebas dari dosa-dosa tersebut…

Rezeki Melimpah Ruah



REZEKI MELIMPAH RUAH
Allah telah menurunkan beberapa masalah kepada manusia supaya dapat diatasi, supaya kita mencari jalan keluar dengan berusaha mengenali-Nya dan mendekati diri kita kepada-Nya. Supaya kita mencari jalan supaya memahami ayat-ayat-Nya. (al-Quran) dan sunah Nabi Muhammad s.a.w. Allah telah berfirman: Selagi kita berpegang kepada 2 perkara itu, kita tidak akan sesat selama-lamanya iaitu al-Quran dan hadis.
Begitu juga dalam hal mencari rezeki. Di dalam al-Quran dan hadis, terdapat beratus-ratus ayat dan hadis yang menerangkan panduan, kaedah dan peraturan dalam mencari rezeki supaya kita tidak melencong dari kebenaran. Terdapat pelbagai panduan supaya kita memperolehi rezeki yang melimpah ruah dan dapat digunakan rezeki itu ke jalan yang diredai Allah. Sebagai panduan mencari rezeki, berikut ini diberikan beberapa ayat al-Quran, hadis, petikan dari kitab dan sebagainya mengenai rahsia rezeki melimpah ruah. Hendaklah kita berpegang bahawa rezeki kita di tangan Allah dan ditetapkan oleh Allah sejak Azali lagi.
Walaupun begitu kita hendaklah berusaha kerana kita tidak tahu rezeki kita di mana, dan akhirnya hendaklah kita berserah kepada Allah. Wallahu a’lam.



Kita jarang-jarang bersyukur terhadap rezeki yang berupa makanan yang kita terima setiap hari. Tetapi jika kita bersyukur, Allah telah menjanjikan akan menambah lagi rezeki orang itu dan sebaliknya jika tidak bersyukur mereka akan mendapat azab yang amat pedih.

Dari al-Quran, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi…” (Al-A’raf: 96)

Apabila dikatakan takwa, ia meliputi ruang lingkup yang begitu luas iaitu termasuk melakukan segala amalan yang disuruhi Allah iaitu yang termasuk di dalam rukun Islam, melakukan segala ibadat, zikir, tasbih, tahmid, mengerjakan segala amalan sunat dan sebagainya. Mengenai ibadat, Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda: “Tuhanmu telah berfirman: ‘Wahai anak Adam,sempatkanlah untuk beribadah kepadaKu, maka Aku akan penuhi hatimu dengan rasa kaya dan Aku akan penuhi kedua-dua tanganmu dengan rezeki. Wahai anak Adam, janganlah kamu menjauhi Aku, maka Aku akan memenuhi hatimu dengan kefakiran dan kedua-dua tanganmu dengan kesibukan’.”(H.R Imam Al-Hakim daripada Mu’aqqal bin Yassar r.a.)

Didalam al Quran ada dinyatakan bahawa sesiapa yang tidak bersyukur maka Allah akan mendatangkan azab yang pedih kepadanya, sebaliknya sesiapa yang bersyukur Allah telah menjanjikan ni’mat kepadanya. Ayatnya Bermaksud: “Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat pedih.”

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abi Hurairah r.a., ia berkata, aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Siapa yang suka untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.”

Dalam al-Quran ada disebut bahawa orang yang besedekah akan mendapat balasan yang berlipat-ganda. “Sesungguhnya orang-orang lelaki yang bersedekah dan orang-orang perempuan yang bersedekah, serta mereka memberikan pinjaman kepada Allah, sebagai pinjaman yang baik (ikhlas), akan digandakan balasannya (dengan berganda-ganda banyaknya), dan mereka pula akan beroleh pahala yang mulia. (Al-Quran Surah al Hadid, Ayat 18)

Daripada Abi Dhibah berkata: Usman Ibnu Affan r.a berkata, Sesungguhnya saya perintah kepada mereka supaya membaca surah “al-Waaqiah” tiap tiap malam. Sesungguhnya saya dengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesiapa membaca surah ‘al-Waaqiah’ tidak akan jadi miskin selama-lamanya.”

Memperbanyak istighfar, memohon keampunan kepada Allah adalah salah satu cara untuk memperolehi rahmat dan diberi rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.

Hadis Nabi s.a.w. bermaksud: “Barangsiapa tekun beristighfar, nescaya Allah mengadakan baginya jalan keluar dari tiap-tiap kesempitan serta diberi rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.” (H.R. Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim)

Rasulullah s.a.w. telah bersabda yang bermaksud: “Seandainya kamu bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, pasti kamu diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (H.R Umar bin al-Khattab dari Imam Ahmad, At-Tirmizi dll.) Hadis ini bukanlah bermaksud supaya kita diam sahaja dan tidak melakukan apa-apa dan mengharapkan pemberian dari Allah, malah jika kita fahami, dalam hadis ini, dan melihat kelakuan burung, ia keluar pada pagi hari berterbangan dan berkicauan ke sana kemari untuk mencari rezeki dan akhirnya akan diberi rezeki yang ditemuinya di mana-mana.

Dalam al-Quran terdapat satu ayat yang menyatakan tentang orang yang berhijrah akan memperolehi banyak rezeki. “Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, nescaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.” (An-Niza’: 100)

Belajar ilmu Feqah termasuk juga di dalam perkara yang mendatangkan rezeki seperti mana tersebut dalam hadis Rasulullah s.a.w: “Barangsiapa belajar ilmu Feqah (mendalami ilmu agama) padahal ia berkehendak ingin mendirikan agama Allah Taala, nescaya memadai oleh Allah Taala bagi dia akan segala yang dicita-citanya dan memberi Ia rezeki akan dia dengan tiada terkiranya dan tiada diusahanya yakni dimudahkan oleh Allah akan rezekinya dengan tiada diusahainya dan tiada dibicarakannya.”

Sebagai ingatan kepada kita semua dalam memburu kekayaaan dan kesenangan, di bawah ini diturunkan hadis Nabi s.a.w. sebagai panduan, yang bermaksud: “Barangsiapa yang kehidupan duniawi menjadi tujuan utamanya, nescaya Allah menjauhkan dirinya dari tujuannya, dan meletakkan kefakiran di hadapan biji matanya. Ia tidak mendapatkan kehidupan dunia, melainkan apa yang telah ditentukan baginya. Barangsiapa yang kehidupan akhirat menjadi niat utamanya, nescaya Allah akan menyatakan dirinya dengan tujuannya, dan menjadikan kekayaan dalam hatinya sekaligus mendapat kehidupan duniawi. Dan (perlu diingat), kehidupan duniawi adalah hina.” (H.R. Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmidzi.)

Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah s.w.t. berfirman: “Wahai manusia, sekiranya engkau takut kepada neraka sebagaimana engkau takut kepada kemiskinan, nescaya Aku akan memberi kekayaan kepadamu daripada jalan yang tidak dapat engkau jangkakan.” Hadis Qudsi, Imam al-Ghazali, Nasihat dan Bimbingan. Tahqiq: Dr. Abdul Hamid Salil Hamdan

Doa Tidak Ditolak


DOA TIDAK DITOLAK
Berdoa adalah suatu yang amat penting dalam kehidupan. Allah menyuruh kita berdoa seperti terdapat dalam al-Quran:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al Baqarah: 186)
Ada beberapa situasi berdoa yang tidak ditolak oleh Allah dan ada doa yang dijanjikan akan dimakbulkan. Berikut ini ialah beberapa keadaan iaitu doa tidak ditolak:


Doa Tidak ditolak

Berdoalah ketika hujan kerana waktu itu doa mustajab: “Dua doa yang tidak pernah ditolak; doa ketika waktu adzan dan doa ketika waktu hujan”. (HR. Hakim/disahihkan oleh Adz-Dzahabi)

Daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. telah bersabda, “Tiga orang yang tidak ditolak doa-doa mereka. Seorang yang berpuasa sehingga dia berbuka, seorang imam (pemerintah) yang adil dan doa daripada seorang yang dizalimi. Allah s.w.t. akan mengangkatnya ke atas awan dan terbuka pintu-pintu langit dan Allah s.w.t. akan berkata, “Demi kemuliaanKu, pasti Aku akan menolong kamu walaupun selepas beberapa ketika” (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmizi. Menurut Tirmizi, bertaraf hassan. Menurut As-Suyuthi, bertaraf hassan. Menurut Al-Albani bertaraf daif)

Sabda Rasulullah; “Sesungguhnya bagi orang berpuasa – ketika berbukanya – doa yang tidak akan ditolak.” [Riwayat Ibnu Majah dari Abdullah bin 'Amru bin al-'As]

Berikut ini ialah doa-doa yang dijanjikan makbul:

Doa Yang Dimakbulkan

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah Radhiallahu‘anhu, bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda yang maksudnya:

“Tuhan kami Tabaraka wa Ta‘ala turun tiap-tiap malam ke langit dunia ketika tinggal satu pertiga akhir waktu malam berfirman: “Barangsiapa yang berdoa kepadaKu maka Aku akan mengabulkannya baginya, barangsiapa meminta kepadaKu maka Aku akan memberinya, barangsiapa memohon keampunanKu maka Aku mengampuninya.” (Hadis riwayat Bukhari)

Diriwayatkan daripada Abu Umamah Radhiallahu ‘anhu berkata, telah ditanya Rasulullah s.a.w. yang maksudnya: “Doa apakah yang lebih didengar (dikabulkan)?” Nabi bersabda: “(Doa tatkala) satu pertiga terakhir malam dan sesudah solat fardu.”(Hadis riwayat Tirmidzi)

Malam Lailatulqadar. Firman Allah di dalam surah Al-Qadr ayat 3-5 yang tafsirnya :

“Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turun para malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun berikut). Sejahteralah malam (yang berkat itu) hingga terbit fajar.”

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda. Artinya: “Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan”. [Sahih Muslim, kitab Solat bab Nahi An Qiratul Qur'an fi Ruku' wa Sujud 2/48]

Dan Amr bin Ibnu Abasah mendengar Nabi s.a.w. bersabda: “Tempat yang paling mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya adalah waktu ia dalam sujudnya dan jika ia bangun melaksanakan solat pada sepertiga malam yang akhir. Kerana itu, jika kamu mampu menjadi orang yang berzikir kepada Allah pada saat itu maka jadilah.” (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan di-sahihkan oleh At-Tirmidzi, Al-Hakim, Adz-Dzahabi, dan Al-Albani).

Selasa, 18 Oktober 2011

Andai Lelaki Tahu....

Andainya lelaki tahu..Apabila seorang perempuan jatuh cinta,lelaki itu tidak semestinya punya segalanya tetapi lelaki itu adalah segalanya di hatinya.

Andainya lelaki tahu..Apabila seorang perempuan itu mengalirkan air mata, itu bukan bermakna dia lemah, tetapi dia sedang mencari kekuatan untuk terus tabah menyintai lelaki itu.

Andainya lelaki tahu..Apabila seorang perempuan marah, memang dia tidak mampu mengawal perasaannya tapi percayalah, itulah maknanya dia sangat mengambil berat dan menyayangi lelaki itu. Lihat saja pasangan yang baru bercinta, mereka jarang bergaduh. Tetapi percayalah semakin bertambah sayang mereka pada seseorang, semakin pula banyak pertelingkahan yang berlaku.

Andainya lelaki tahu..Apabila perempuan bercakap banyak, dia tidak pernah bermaksud untuk membuat anda rimas, tapi dia mahu lelaki mengenalinya dengan lebih dekat.

Andainya lelaki tahu..Apabila perempuan berkata dia mahu anda berubah, itu bukan bermakna dia tidak mahu menerima anda seadanya, tetapi dia mahu menjadikan anda lebih baik, bukan untuk dirinya, tetapi untuk masa depan anda.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan cemburu dan tidak percayakan anda, bukan bermakna dia tidak sayang..tetapi dia terlalu sayangkan anda dan masih menganggap anda anak kecil yang masih memerlukan sepenuh perhatian.

Kadang2 dia terlalu risau sekiranya terlalu percaya, anda akan mengkhianati kepercayaan yang diberi. Naluri keibuannya sangat kuat. Dia hanya mahukan yang terbaik untuk anda.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan merajuk, jangan kata dia mengada-ngada. Dia bukannya mahu dipujuk dengan wang ringgit atau hadiah sedozen, tetapi cukup dengan perhatian yang boleh buat perempuan rasa dihargai.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan jarang mengatakan ‘I LOVE YOU’, itu tidak bermaksud dia tidak menyintai tetapi dia mahu lelaki itu merasai sendiri cintanya, bukan hanya hadir dari kata-kata tetapi juga melalui bahasa tubuhnya.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan kata dia rindu sama kamu, dia benar-benar maksudkannya. Apabila berjauhan, bayanganmu akan sentiasa bermain di mata.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan kata lelaki lain itu lebih baik dari kamu, jangan percaya kata-katanya kerana dia hanya mahu menguji kamu. Dia mahu melihat sejauh mana kamu sanggup menjadi yang terbaik di matanya. Walaupun sebenarnya memang kamulah yang terbaik di hatinya.

Selagi dia dengan kamu, percayalah, walaupun perempuan menganggap masih ramai lagi yang lebih baik di matanya tetapi di hatinya, kamu tetap yang terbaik.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan menjadi degil, dia bukan bermaksud untuk menjadi degil tapi dia mahu melihat sejauh mana lelaki itu mampu bersabar dengan kerenahnya. Percayalah, hati perempuan itu sangat lembut. Andai kena caranya, jangan terkejut kalau akhirnya dia menukar fikirannya dalam masa sesaat.

Andai lelaki tahu..Apabila perempuan berkata, “tolong tinggalkan saya!”, dia tidak bermaksud menyuruh anda pergi selamanya. Dia hanya mahu menenangkan fikirannya sebentar saja. Apabila dia kembali tenang, percayalah dia akan mencari anda semula. Itu tandanya dia benar-benar menyintai anda. Perempuan sukar untuk mengawal perasaan. Dia terlalu emosional. Tapi dialah yang paling menyayangi anda dan sangat sensitif dengan perubahan pada diri anda.

Andai lelaki tahu..Sememangnya Allah menciptakan lelaki dan perempuan itu dengan perbezaan yang tersendiri. Tetapi sekiranya mereka saling memahami, mereka akan saling melengkapi dan menyempurnakan . Perempuan itu diciptakan oleh Allah indah sekali. Di sebalik air matanya, tersimpan seribu satu kekuatan yang bakal menjadikan seorang lelaki itu merasa selamat bersamanya. Biarpun zahirnya perempuan itu tampak lemah tapi dia punya kekuatan tersendiri yang boleh menggoncang dunia dan mungkin boleh pula membuat lelaki menjadi lemah kerananya. Jadi hargailah kehadiran seorang perempuan dalam hidup anda kerana dia didatangkan bukan dengan kelemahan sahaja tetapi dia juga ada kekuatan untuk menyongkong anda dan membuatkan hidup anda lebih sempurna. Dialah yang bakal menjadi perempuan bekerjaya, isteri juga ibu yang terbaik untuk anak-anak anda.

Cara Mengetahui Si Dia Jodoh Dan Pasangan Kita


Gunakan seluruh pancaindera

Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Allah yang maha Esa. Tetapi bagaimana kita mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Allah SWT mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan aka untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi , spiritual dan fizikal antara keduanya. Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan?

Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita.

1. Bersahaja

Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik. Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

2. Senang bersama

Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita. Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.

3. Terima kita seadanya

Apapun kisah silam yang pernah kita lakukan, dia tidak ambil peduli. Mungkin dia tahu perpisahan dengan bekas kekasihnya sebelum ini kita yang mulakan. Dia juga tidak mengambil kisah siapa kita sebelum ini. Yang penting, siapa kita sekarang. Biarpun dia tahu yang kita pernah mempunyai kekasih sebelumnya, dia tidak ambil hati langsung. Yang dia tahu, kita adalah miliknya kini. Dia juga sedia berkongsi kisah silamnya. Tidak perlu menyimpan rahsia apabila dia sudah bersedia menjadi pasangan hidup kita.

4. Sentiasa jujur

Dia tidak kisah apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi hukum hakam agama. Sikap jujur yang dipamerkan menarik hati kita. Kejujuran bukan perkara yang boleh dilakonkan. Kita dapat mengesyaki sesuatu apabila dia menipu kita. Selagi kejujuran bertakhta di hatinya, kebahagiaan menjadi milik kita. Apabila berjauhan, kejujuran menjadi faktor paling penting bagi suatu hubungan. Apabila dia tidak jujur, sukar baginya mengelak daripada berlaku curang kepada kita. Apabila dia jujur, semakin hangat lagi hubungan cinta kita. Kejujuran yang disulami dengan kesetiaan membuahkan percintaan yang sejati. Jadi, dialah sebaik-baik pilihan.

5. Percaya Mempercayai

Setiap orang mempunyai rahsia tersendiri. Adakalanya rahsia ini perlu dikongsi supaya dapat mengurangkan beban yang ditanggung. Apabila kita mempunyai rahsia dan ingin memberitahu kekasih, adakah rahsia kita selamat di tangannya? Bagi mereka yang berjodoh, sifat saling percaya mempercayai antara satu sama lain timbul dari dalam hati nurani mereka. Mereka rasa selamat apabila memberitahu rahsia-rahsia kepada kekasihnya berbanding rakan-rakan yang lain. Satu lagi, kita tidak berahsia apa pun kepadanya dan kita pasti rahsia kita selamat. Bukti cinta sejati adalah melalui kepercayaan dan kejujuran. Bahagialah individu yang memperoleh kedua-duanya.

6. Senang Bekerjasama

Bagi kita yang inginkan hubungan cinta berjaya dan kekal dalam jangka masa yang panjang, kita dan dia perlu saling bekerjasama melalui hidup ini. Kita dan kekasih perlu memberi kerjasama melakukan suatu perkara sama ada perkara remeh ataupun sukar. Segala kerja yang dilakukan perlulah ikhlas bagi membantu pasangan dan meringankan tugas masing-masing. Perkara paling penting, kita dan dia dapat melalui semua ini dengan melakukannya bersama-sama. Kita dan dia juga dapat melakukan semuanya tanpa memerlukan orang lain dan kita senang melakukannya bersama. Ini penting kerana ia mempengaruhi kehidupan kita pada masa hadapan. Jika tiada kerjasama, sukar bagi kita hidup bersamanya. Ini kerana, kita yang memikul beban tanggungjawab seratus peratus. Bukankah ini menyusahkan?

7. Memahami diri kita

Bagi pasangan yang berjodoh, dia mestilah memahami diri pasangannya. Semasa kita sakit dia bawa ke klinik. Semasa kita berduka, dia menjadi penghibur. Apabila kita mengalami kesusahan, dia menjadi pembantu. Di kala kita sedang berleter, dia menjadi pendengar. Dia selalu bersama kita dalam sebarang situasi. Tidak kira kita sedang gembira ataupun berduka, dia sentiasa ada untuk kita. Dia juga bersedia mengalami pasang surut dalam percintaan. Kata orang, “lidah sendiri lagikan tergigit”, inikan pula suami isteri’. Pepatah ini juga sesuai bagi pasangan kekasih. Apabila dia sentiasa bersama kita melalui hidup ini di kala suka dan duka, di saat senang dan susah, dialah calon yang sesuai menjadi pasangan hidup kita.

8. Tampilkan kelemahan

Tiada siapa yang sempurna di dunia ini. Tipulah jika ada orang yang mengaku dia insan yang sempurna daripada segala sudut. Pasti di kalangan kita memiliki kelemahan dan keburukan tertentu. Bagi dia yang bersedia menjadi teman hidup kita, dia tidak terlalu menyimpan rahsia kelemahannya dan bersedia memberitahu kita. Sudah tentu bukan senang untuk memberitahu dan mengakui kelemahan di hadapan kekasihnya. Malah, dia tidak segan mempamerkan keburukannya kepada kita. Misalnya, apabila dia bangun tidur ataupun sakit dan tidak mandi dua hari, dia tidak menghalang kita daripada melawatnya.Apabila kita dan dia saling menerima kelemahan dan sifat buruk masing-masing, memang ditakdirkan kita hidup bersamanya.

9. Kata hati

Dengarlah kata hati. Kadangkala, manusia dikurniakan Allah deria keenam yang dapat mengetahui dan memahami perasaan pasangannya. Dengan deria batin ini juga kita dapat saling tahu perasaan masing-masing. Kita dan dia juga dapat membaca fikiran antara satu sama lain dan dapat menduga reaksi dan tindakbalas pada situasi tertentu. Apabila kita yakin dengan pilihan hidup kita, tanyalah sekali lagi. Adakah dia ditakdirkan untuk kita? Dengarlah kata hati dan buatlah pilihan. Serahlah segalanya pada ketentuan yang maha berkuasa.

10. Solat Istikharah dan Tawakkal

Jodoh dan pertemuan semuanya di tangan Allah SWT. Manusia hanya perancang di pentas dunia ini dan skripnya ditulis oleh yang maha esa. Adakalanya, dalam memainkan peranan sebagai pelakon, diberi petunjuk melalui mimpi atau gerak hati. Mimpi memang mainan tidur, tetapi apabila kita melakukan sembahyang Istikharah dan memohon supaya Allah memberikan petunjuk, insya-Allah dengan izinnya kita mendapat petunjukNya. Jika dia pilihan kita, buatlah keputusan sebaiknya. Jika tidak, tolaklah dia dengan baik. Semua yang kita lakukan ini adalah bagi mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia. Setelah semuanya diusahakan, berserahlah kepadaNya dan terus berdoa. Ingatlah, nikmat di dunia ini hanya sementara.Nikmat di akhirat adalah kekal selamanya.