Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

Pemain Korea Tertangkap Kamera Bedaknya Luntur Karena Hujan

Ada pemandangan yang menarik saat laga Indonesia vs Korea Selatan dalam Kualifikasi AFC Cup yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tadi malam. Laga Indonesia vs Korea Selatan berlangsung sengit ditengah guyuran hujan yang melanda jakarta. Tidak saja mengakibatkan lapangan terendam air sehingga mengakibatkan laga tersebut sempat dihentikan sejenak pada menit ke 42.



Sebuah pemandangan "menarik" saat salah satu wajah pemain Korsel tertangkap oleh kamera televisi, pemain tersebut terlihat mengenakan bedak. Namun akibat hujan yang deras mengguyur pertandingan bedak pemain tersebut pun luntur oleh derasnya air hujan.

Sontak hal tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi di sosial media. Bermacam komentar ditujukan melihat "aksi bedak luntur" pemain Korsel tersebut. Seperti yang di kicaukan oleh akun twitter:
@odhy_badboy10 : "Horor itu adlah ketika liat cwok pake bedak ketebalan X_X =)) bedak pemain korea pada luntur.. :p"
Ada-ada saja pemain yang satu ini, mungkin dia tidak mengira pertandingan akan berlangsung dalam guyuran hujan jadi buat menambah gaya penampilan bedak pun dipakai sebelum bertanding.

Tekuk Korsel, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-19 2014

Evan Dimas usai membobol gawang Korea Selatan.
Primbon-arti.blogspot.comIndonesia memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar tahun depan. Garuda Jaya lolos setelah mengalahkan Korea Selatan 3-2 di laga terakhir babak penyisihan Grup G, Sabtu, 12 Oktober 2013. 
Evan Dimas Darmono tampil sebagai pahlawan Indonesia pada pertandingan ini. Hattrick yang dicetaknya tidak mampu dikejar juara bertahan Korea Selatan.
Kemenangan ini membuat Indonesia memuncaki klasemen Grup G dengan 9 poin. Hasil ini memastikan Garuda Jaya melaju ke putaran final Piala Asia U-19, 2014.
Sementara itu, Korsel melorot ke urutan kedua dengan enam poin. Sang juara bertahan dan pemegang 12 gelar Piala Asia U-19 itu masih berpeluang lolos mendampingi tim Merah Putih dengan status sebagai runner up terbaik. 

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, kedua tim tampil memukau. Dalam duel ini, Indonesia unggul lewat gol Evan Dimas di menit ke-30. Namun, Korsel membalasnya pada menit ke-31, lewat penalti Seol Taesu.

Guyuran hujan sempat membuat pertandingan babak pertama terhenti pada menit ke-43. Wasit Mohammad Amirul Izwan Bin Yaacob meminta pemain untuk meninggalkan lapangan yang tergenang air. 

Setelah terhenti sekitar 25 menit, laga kembali dilanjutkan. Di sisa babak pertama, Indonesia nyaris menjebol gawang Korea Selatan. Sayang, tendangan Hargianto masih membentur mistar. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia kembali berusaha mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-48, Indonesia kembali unggul setelah Evan Dimas sukses membobol gawang Korea Selatan memanfaatkan umpan terukur Maldini.

Korsel nyaris menyamakan kedudukan menit ke-72, saat pemain pengganti Suh Myeongwon lepas dari pengawalan bek Indonesia. Beruntung, kiper Ravi Murdianto masih mampu memotong bola yang sudah masuk ke kotak penalti. 

Pada menit ke-84, penyelamatan gemilang kembali dilakukan oleh Ravi Murdianto. Tendangan Hwang Hee Chan mampu dimentahkannya.

Indonesia memperbesar keunggulannya menjadi 3-1 pada menit ke-86, lewat gol Evan Dimas. Pemain asal Surabaya tersebut sukses mencatat hattrick memanfaatkan umpan terukur Ilham Udin Armayn.

Korsel sempat memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-89 lewat striker Suh Myeongwon. Tandukannya memanfaatkan umpan tendangan bebas gagal dijangkau oleh kiper Ravi Murdianto. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, Indonesia tetap memimpin 3-2 atas juara bertahan, Korea Selatan.
Susunan Pemain: Indonesia (4-3-3): Ravi Murdianto; Hansamu Yama Pranata, Muhammad Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, Fachturohman; Evan Dimas Darmono, M. Hargianto, Zulfiandi; Maldini Pali, Ilham Udin, Muchlis Hadi

Korea Selatan (4-3-3): Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Choi Jaehun, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Lee Gwanghyeok, Kim Shin, Shim Jehyeok.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Klasemen Akhir Perolehan Medali ISG 2013

Islamic Solidarity Games (ISG).
Primbon-arti.blogspot.comBerikut klasemen akhir perolehan medali pesta olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games III" di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013, yang dirilis National Olympic Committee Indonesia, Selasa pada pukul 21.00 WIB.

Emas Perak Perunggu

1. Indonesia 36 34 34 (Juara Umum)
2. Iran 30 17 12
3. Mesir 26 31 29
4. Malaysia 26 17 29
5. Turki 22 29 50
6. Maroko 10 15 14
7. Arab Saudi 7 3 6
8. Azerbaijan 6 9 10
9. Aljazair 5 6 8
10. Oman 3 2 5
11. Bahrain 2 1 4
12. Suriah 2 1 3
13. Irak 2 1 1
14. Tunisia 2 0 7
15. Kuwait 1 4 3
16. Qatar 1 2 2
17. Yordania 1 1 2
18. Guyana 0 2 0
19. Uni Emirat Arab 0 1 3
20. Bangladesh 0 1 1
21. Libya 0 1 1
22. Brunei 0 1 0
23. Palestina 0 1 0
24. Turkmenistan 0 0 4
25. Senegal 0 0 3
26. Yaman 0 0 3
27. Kamerun 0 0 1
28. Libanon 0 0 1
29. Sierra Leone 0 0 1

republika.co.id

Sabtu, 28 September 2013

Indonesia Juara Piala AFF U-19

Sejumlah pesepakbola tim nasional Indonesia mengangkat trofi usai mengalahkan timnas Vietnam dalam pertandingan babak final AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (22/9/2013). Indonesia menjadi juara AFF U-19 Championship 2013 usai mengalahkan Vietnam melalui adu penalti dengan skor 7-6.
Primbon-arti.blogspot.comTimnas Indonesia akhirnya juara Piala AFF U-19 pada tahun ini setelah berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 7-6 melalui adu tendangan penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu malam.

Tujuh gol yang membawa kemenangan Indonesia itu, masing-masing dicetak oleh Fatkhur Rokhman, Dimas Drajad, Hendra Sandi, Hansamu Yama, Putu Gede Juti Antara, Maldini dan Ilham Udin.

Sementara enam gol yang dilesakkan oleh Vietnam oleh Le Van Son, Hoang thanh tung, Lam Thi Pong, Nguyen Huu Anh Thai, Phan Thanh Hau, dan Nguyen Van Toan.

Dalam adu tendangan penalti tersebut, kapten Indonesia Evan Dimas dan Zulfiandi gagal mencetak gol, karena bola hasil tendangan mereka bisa ditepis kiper Vietnam Le Van Truong.

Peluang Indonesia meraih juara terbuka lebar setelah bola hasil tendangan penendang penalti kesembilan dari Vietnam, Pham Duc Huy berhasil ditepis oleh Ravi Murdianto.

Ilham Udin yang menjadi penendang penalti kesembilan dari Indonesia berhasil mencetak gol dan Indonesia akhirnya juara dengan kedudukan akhir 7-6.

Final Piala AFF U-19 berakhir dengan adu penalti, setelah 90 menit selama dua babak sebelumnya maupun 30 menit pada babak perpanjangan, kedudukan Indonesia-Vietnam masih imbang, 0-0. 

Pada menit ke-115, gawang Indonesia nyaris kebobolan setelah terjadi kemelut di depan gawang.

Namun, bola hasil tendangan pemain Vietnam, Lam Thi Phong masih melenceng ke sisi kanan gawang Indonesia.

Sumber: Antara

Penampakan Jin Pada Penalti Timnas vs Vietnam



Potongan gambar ini diambil saat pemain Vietnam Nguyen Tuan Anh gagal mengeksekusi penalti, ada keganjilan yang dapat kami lihat di layar televisi. Mungkin para penonton Indonesia pada umumnya tidak menyadari keganjilan ini.

Berikut ini 3 keganjilan yang kami temui setelah kami mengambil sepotong gambar yang terjadi beberapa detik setelah bola ditendang.

1. Jaring Gawang Bergerak

Bergeraknya jaring gawang sangat membuat tim kami yang sedang asik menonton terkejut melihatnya. Mengapa tidak, padahal pada saat itu bola melambung tinggi dan tidak mengenai sedikitpun gawang..

2. Bayangan Coklat

Munculnya bayangan coklat juga membuat kami memutar otak. Bila kita perhatikan, bayangan tersebut berwujud seperti kera yang bergelantungan di jaring gawang. Padahal, tidak ada aktifitas apapun yang terjadi didalam gawang .

3. Bayangan Dari Kiper Indonesia

Jika kita lihat, penerangan lampu stadion tempat berlangsungnya pertandingan memiliki penerangan yang cukup. Penerangan itu terletak di 4 sudut arah yang ada di stadion. Jika kita lihat dengan cermat, bayangan dari Kiper Indonesia sangat jauh dari tubuhnya. Ini membuktikan bahwa ada yang aneh dari pertandingan semalam.

Makhluk apakah itu ?? Allahualam .. hanya ALLAH SWT yang tau segala hal yang tidak kita ketahui

Sabtu, 17 Agustus 2013

Timnas U-23 Atasi Brunei Darussalam 1-0

Laga Indonesia vs Brunei Darussalam
Primbon-arti.blogspot.com - Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia berhasil mengalahkan timnas U-23 Brunei Darussalam 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/8) malam. Gol semata wayang tersebut diciptakan oleh pemain bertahan Andri Ibo pada menit ke-52. Sejak menit pertama berjalan sebenarnya tim garuda muda mempunyai banyak kesempatan untuk menjebol gawang lawan, namun sayangnya kesempatan itu terbuang sia-sia lantaran penyelesaian akhir yang kurang tajam. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Baru pada babak kedua timnas U-23 mampu memecah kebuntuan, berawal dari sepak pojok di sisi kiri gawang tim Brunei Darusalam.

Kemelut yang terjadi di depan gawang Brunei dimanfaatkan dengan baik oleh Ibo. Dengan tendangan kerasnya berhasil menjebol gawang brunei yang dikawal oleh Fahrul, bola pun bersarang di sisi kiri gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Setelahnya lagi-lagi lini depan timnas tidak bisa menjebol gawang lawan karena penyelesaian yang buruk. Bahkan strategi Rahmad Darmawan yang merombak barisan depan dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti juga tidak berhasil menambah koleksi gol Timnas U23 Indonesia.

Hingga peluit akhir dibunyikan skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan tim Garuda Muda. Pertandingan uji coba ini dipersiapkan oleh pelatih Rahmad Darmawan untuk menentukan pemain yang akan diikutsertakan dalam skuad timnas SEA Games 2013.

Dijadwalkan timnas akan kembali melakoni laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion yang sama pada Jum`at (16/8) malam.

Setelah dua laga uji coba tersebut RD akan mengumumkan skuad terbaiknya pada Sabtu besok. "Tanggal 17 Agustus, kami akan rapat menentukan pemain SEA Games setelah melakoni dua laga uji coba," katanya.

Gatra

Indonesia vs Filipina 2013 Skor 2-0: Hasil Pertandingan Persahabatan

Primbon-arti.blogspot.com - Hasil pertandingan Indonesia Vs Filipina, Rabu 14 Agustus 2013 dari Stadion Manahan Solo berakhir 2-0. Laga Indonesia melawan Filipina ini mendapatkan dukungan penuh dari pencinta sepakbola Kota Bengawan, khususnya Pasoepati.

Bertanding dengan seragam Merah Putih, Timnas Indonesia menurunkan kiper Persib Made Wirawan sebagai penjaga gawang.

Victor Igbonefo, M Roby, Ruben Sanadi dan Hasyim Kipuw dipercaya mengawal lini pertahanan Skuad Garuda.

Di lini tengah terdapat nama gelandang tengah Persebaya 1927 Taufiq. Taufiq bahu-membahu bersama Rapahel Maitimo, Ahmad Bustomi dan pemain naturalisasi Stefano Lilipaly.

Sementara lini depan Indonesia diisi bomber Persipura Boaz Solossa dan bomber naturalisasi yang memperkuat Arema Greg Nwokolo.

Dua gol kemenangan Indonesia dalam laga kali ini dicetak Greg Nwokolo di babak pertama, serta M Roby di babak kedua.

Sejak awal pertandingan, Indonesia memang langsung menekan pertahanan Filipina. Peluang pertama bagi Indonesia pun terjadi di menit 5.

Bola hasil umpan lambung Ruben Sanadi ke kotak penalti gagal ditangkap sempurna oleh kiper Filipina, sayang bola liar gagal dikontrol Greg dan akhirnya disapu pertahanan Filipina.

Pada menit 9 tusukan Stefano Lilipaly dari tengah diakhiri tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping dipinggir gawang.

Dua menit kemudian Stefano Lilipaly kembali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sayangnya bola masih melaju terlalu lemah.

Peluang bagi Timnas Indonesia kembali tercipta di menit 16, namun lagi-lagi tembakan Boaz dari luar kotak penalti hanya melambung di atas mistar gawang tim tamu.

Usaha Indonesia untuk mencetak skor akhirnya terwujud melalui Greg di menit 31. Memanfaatkan umpan datar Stefano Lilipaly di depan gawang, Greg yang berdiri bebas sukses merobek jala Filipina.

Hingga 45 menit dan tambahan waktu berakhir, skor 1-0 untuk Indonesia menutup pertandingan di babak pertama.

Di babak kedua Indonesia tetap bermain terbuka untuk menekan pertahanan Filipina. Beberapa pergantian pemain pun dilakukan Jacksen F Tiago.

Diantaranya adalah keluarnya Boaz dan digantikan Titus Bonai di menit ke 65. Namun masuknya Tibo, ternyata membawa angin segar bagi serangan Timnas.

Di menit ke 67 berawal dari tendangan sudut Ahmad Bustomi, Tibo berhasil menyundul bola ke mulut gawang Filipina. Bola liar lantas disambar M Roby untuk membuat Indonesia unggul 2-0.

Meski Indonesia dan Filipina berhasil menciptakan beberapa peluang di sisa waktu pertandingan,
namun skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Sidomi

Sabtu, 10 Agustus 2013

Al Shabab, Klub Sepak Bola Muslim Pertama di Brasil

Patung Kristus Sang Penebus di Gunung Corcovado.
Primbon-arti.blogspot.com - Patung Kristus Sang Penebus di Gunung Corcovado, Rio de Janeiro, adalah bukti betapa Brasil adalah negara yang identik dengan agama Katolik. Meski demikian, tercatat ada 35 ribuan muslim di sana (sensus 2010) yang sebagian besar menetap di negara bagian Sao Paulo dan Parana.

Dari negara bagian Sao Paulo inilah cerita soal Al Shabab dimulai. Pada Mei 2012, sebagaimana dilaporkan Brazil-Arab News Agency, seorang pebisnis keturunan Lebanon bernama Gaber Arraji mendirikan klub sepak bola yang beranggotakan muslim, karena dia menyadari masih sedikit orang Islam di Brasil yang berprofesi pemain sepak bola. Dalam bahasa Arab, Al Shabab berarti pemuda.

Arraji kemudian menggandeng mantan pemain Atletico do Parana, Gustavo Caiche untuk mewujudkan idenya ini. Untuk tahap awal, mereka mempromosikan klub ini ke sekolah-sekolah Islam di kawasan Sao Paulo. Hasilnya lumayan. Hingga akhir tahun 2012, sudah ada 78 pesepakbola muda yang bergabung, semua berusia di bawah 20 tahun. Uniknya, justru hanya 12 yang muslim.

Di klub ini, aturan-aturan Islam ditegakkan, misalnya soal makanan, waktu salat, latihan di bulan Ramadan, dan soal perlakuan pemain terhadap rekan-rekannya. Makanan haram tidak disajikan di sini. Kemudian, ketika waktu salat tiba, latihan dihentikan. Pada bulan Ramadan, latihan digeser ke malam hari seperti yang jamak kita temui di Indonesia. 

Terakhir, di antara para pemain ini juga diterapkan larangan untuk mengumpat, bahkan untuk sekadar mengejek rekannya “bodoh” sekalipun. Jika ketahuan, hukuman push-up dan squat-jump siap menanti.

Di sini, para pemain, sering diberi wejangan mengenai agama Islam. Ada seorang ulama setempat yang memberikan siraman rohani kepada para pemain. Dari sini, banyak pemain non-muslim yang kemudian tertarik untuk mengetahui dan mempelajari Islam. 

Meskipun tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam, Arraji seperti dikutip Brazil-Arab News Agency, mengatakan bahwa ada beberapa pemain non-muslim yang minta diajari agama Islam secara lebih mendalam karena ingin menjadi mualaf.

Sejak Januari 2013, Al Shabab sudah mengikuti kompetisi junior tingkat negara bagian Sao Paulo meski untuk itu, mereka harus bekerjasama dengan klub Sao Jose karena mereka belum berafiliasi dengan federasi sepak bola Sao Paulo.

Di kejuaraan Sao Paulo de Juniores ini sendiri, yang akhirnya menjadi juara adalah Santos, setelah menundukkan Goias di partai puncak. Sao Jose yang bekerjasama dengan Al Shabab sendiri harus terhenti langkahnya di fase grup setelah menduduki posisi juru kunci tanpa meraih satu poin pun. Mereka ditaklukkan Cruzeiro 1-4, kalah dari Sao Caetano 0-2, dan ditekuk Sao Francisco 1-3.

Sampai saat ini, Al Shabab belum memiliki markas sendiri. Mereka masih harus menumpang berlatih di Stadion Municipal Antonio Fernandes di Guaruja. Stadion ini sendiri merupakan milik dari pemerintah kota Guaruja, sebuah kota kecil di tepi pantai negara bagian Sao Paulo. 

Arraji berharap adanya kerjasama dengan komunitas Islam atau perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Islam agar klub ini bisa bertahan dan berjalan secara mandiri. Arraji juga tidak menutup kemungkinan untuk berafiliasi dengan klub yang lebih mapan, terutama klub-klub yang berasal dari jazirah Arab.

Terlepas dari larangan makan makanan haram dan penghormatan atas ibadah salat dan puasa, ajaran menghormati kolega yang ditanamkan di Al Shabab adalah nilai-nilai universal yang sudah semestinya ditanamkan di mana pun.

Keberadaan tim seperti Al Shabab layak diapresiasi karena mereka tidak hanya bermanfaat di satu bidang saja. Pada hakikatnya, sepak bola adalah milik masyarakat dan jika masyarakat bisa mendapat manfaat dari sini, di situlah letak keberhasilan yang sesungguhnya.

Yoga Cholandha

Senin, 05 Agustus 2013

Tamu-tamu dari Eropa yang Tak Memberi Manfaat

Jose Mourinho, Rahmad Dharmawan, dan Ahmad Bustomi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
Primbon-arti.blogspot.com - Tur pra-musim klub-klub Eropa ke Asia, Afrika dan Amerika Utara adalah sebuah konsekuensi sepak bola modern yang tak terelakkan. Atas nama penggemar, para perusahaan sepak bola ini menggelar tur ke berbagai belahan dunia. Meminjam kata-kata Zen Rachmat Sugito, klub-klub ini menggelar pentas laiknya bintang-bintang pop menggelar konser. 

Semua atas nama penggemar, padahal kita tahu, semua dilakukan atas nama laba, brand image dan kepentingan ekonomi lain. 

Dengan sekitar 250 juta penduduk yang sebagian besar menggilai sepak bola, Indonesia jelas menjadi sasaran empuk klub-klub yang selama ini hanya bisa dinikmati aksinya lewat layar kaca. Angka statistik jumlah penggemar menjadi legitimasi klub-klub ini untuk menggelar pentasnya di Indonesia.

Situasi ini tidak bertepuk sebelah tangan karena di Indonesia sendiri, promotor berlomba-lomba mendatangkan klub-klub atau setidaknya bintang-bintang sepak bola Eropa tersebut. Siapa tak tergiur melihat potensi laba yang bisa didapat dari hasil mendatangkan idola-idola tersebut? Mendatangkan klub-klub dengan basis massa besar seperti Internazionale, Arsenal, Chelsea dan Liverpool tentu menjanjikan penjualan tiket yang mengesankan bukan?

Pertandingan akal-akalan pun kemudian digelar. Dengan menyematkan label All-Stars, Dream Team, Selection atau Indonesia XI, tim yang bermaterikan pemain-pemain tim nasional pun diadu dengan bintang-bintang dari negeri nun jauh di sana tersebut. Karena memang kalah kelas, tim kita kemudian kalah. Sering kali dengan skor telak, seperti yang terjadi di pertandingan melawan Arsenal, hari Minggu (14/7) lalu. Saat itu Indonesia yang diisi pemain timnas kalah 0-7.

Meski begitu, semua bersorak. Tak masalah tim Indonesia kalah, asalkan bisa menyaksikan idola-idola dari Eropa berlaga di depan mata. Apresiasi sekadarnya diberikan. Tim Indonesia sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya bla, bla, bla. Lalu kemudian, ketika pujian palsu dilontarkan dari kubu tamu, hati kita dengan mudah terpuaskan. Kata mereka, kita punya potensi, kita punya masa depan cerah dan semacamnya. 

Iya, memang. Lantas apa?

Setelah para tamu yang dipuja itu pergi, keadaan kembali normal. Tidak ada bekas konkret yang benar-benar mereka tinggalkan. Semuanya semu.

Memang betul pemain-pemain kita bisa mendapat pengalaman. Pun demikian dengan para penggemar yang terpuaskan dahaganya. Tapi sepak bola kita dapat apa? Apakah pengalaman seperti itu yang dibutuhkan para pemain kita? Apakah sorak-sorai macam itu yang benar-benar dirindukan?

Rasanya tidak.

Sepak bola kita tidak membutuhkan pertandingan-pertandingan macam itu. Bayangkan, pemain-pemain kita dikirim ke medan perang palsu untuk kemudian dibantai, dicerca, dan ditertawakan? Apa yang didapat sepak bola kita dari laga konyol semacam itu? Sesekali silakan, tapi untuk terus-menerus seperti itu, apa artinya?

Mengapa tim nasional kita tidak dihadapkan saja pada tim dari negara-negara yang kekuatannya seimbang dengan kita? Tentunya, masukkan itu ke agenda resmi FIFA. Dalam satu tahun kompetisi, ada 12-13 agenda FIFA untuk laga tim nasional, baik itu kualifikasi turnamen konfederasi, Piala Dunia, maupun ajang ujicoba. Berapa banyak yang kita gunakan? Nyaris tidak pernah.

Kemarin kita memang sempat menghadapi Belanda di ajang ujicoba resmi, tetapi pertandingan melawan Belanda itupun esensinya nyaris sama dengan pertandingan melawan klub-klub Eropa. Mereka datang ke sini sebagai idola. Tidak ada pelajaran berarti yang bisa kita petik dari sana karena sudah jelas terlihat bahwa memang kita kalah kelas dan hampir tidak mungkin menang. Analisis model apa pun akan sia-sia untuk mengevaluasi tim nasional kita kalau lawan yang dihadapi seperti itu.

Seandainya kita bertanding melawan negara-negara yang sama buruknya dengan kita, baru di situ akan terlihat apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan kita. Tapi sudahlah, toh mereka yang berwenang mengurusi ini semua tetap akan bergeming. 

Bagi mereka, untuk apa kita bertanding melawan Tahiti, Kaledonia Baru, Liechstenstein, Kanada, atau semacamnya? Tidak menguntungkan! Tidak ada nama besar yang bisa dijual! Tiket tidak akan laku!

Semua serba mendadak, semuanya dilakukan tanpa perencanaan matang, dan semuanya tidak mendatangkan manfaat nyata. Jadwal liga dibuat seenak perut mereka yang punya liga. Jadwal berlaga tim nasional menjadi korban.

Sekarang, di sela-sela kompetisi pun, para pemain itu dipaksa untuk meladeni tamu-tamu yang hanya akan menertawakan kita di kamar hotel dan pesawatnya seusai mempermalukan kita. Untuk manfaat nyata, semua bilang tidak menguntungkan. Untuk semata urusan uang, tiba-tiba semua terlihat serius.

Sebetulnya, kedatangan tim-tim serta bintang-bintang dari Eropa itu tidak akan terlalu bermasalah asalkan tim nasional tidak terkebiri oleh kebodohan dan ketidakpedulian pengurus sepak bola kita. Kita selalu mengeluh tatkala FIFA merilis daftar peringkat tim nasional terbaru dan mendapati peringkat kita terus melorot, tetapi solusi konkret atas permasalahan ini tidak pernah ter(di)realisasikan.

Ini sama saja mengeluh lapar tetapi malas mencari makan.

Secara berkala, FIFA terus mengingatkan semua tim nasional di dunia ini untuk berbenah. Peringkat FIFA memang bukan segalanya, tetapi itu adalah cerminan apa yang sudah diraih persepakbolaan suatu negara. Di rilisan peringkat FIFA terakhir, Skotlandia bisa melonjak naik 24 tingkat ke peringkat 50 karena mereka serius berbenah. Kita tetap ada di peringkat 168 karena merasa sudah hebat dan hanya layak berlaga melawan bintang-bintang dari Eropa itu. Luar biasa sekali.

Kita harusnya ingat. Juara Piala AFF sekali pun kita belum pernah. Prestasi terbaik tim nasional kita dalam 10 tahun terakhir hanya mengalahkan Bahrain 2-1 di Piala Asia 2007, tetapi dengan itu pun kita gagal lolos dari fase grup lantaran kalah dari Arab Saudi dan Korea Selatan. 

Sekarang, lolos ke Piala Asia saja kita kesulitan. Sebagai perbandingan, Jepang, tim terbaik Asia saja, belum ada apa-apanya di tingkat dunia meskipun mereka sempat merepotkan Italia di Piala Konfederasi lalu.

Untuk mendekati Jepang saja rasanya waktu 10 tahun tidak akan cukup bagi kita. Ah, jangankan Jepang. Menahan laju Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, bahkan Timor Leste saja kita kelabakan. Lalu dengan situasi ini kita masih lebih memprioritaskan untuk menghadapi tim-tim Eropa yang semata-mata pamer kekuatan?

Ini semua soal prioritas. Kita harus lebih jeli memilah mana yang benar-benar penting dan mana yang bisa dikesampingkan. Muara terakhir persepakbolaan suatu negara adalah tim nasional. Sekarang untuk apa melakoni kompetisi kalau kualitas tim nasional tidak pernah diuji secara berkala? Alih-alih diuji dan dievaluasi, tim nasional kita, dengan label apa pun, pada akhirnya hanya diumpankan pada singa-singa lapar nan arogan dari Eropa.

Kita memang memiliki potensi. Siapa pun punya potensi. Tetapi apa artinya potensi tanpa realisasi? (Yoga Cholandha)

Sabtu, 27 Juli 2013

Chelsea Pesta Gol 8-1 ke Gawang Indonesia

Playmaker Chelsea, Eden Hazard (kiri), berusaha melewati kiper BNI Indonesia All Stars, Kurnia Meiga, pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (25/7/2013). Dalam laga ini, Chelsea menang dengan skor mencolok 8-1.
Primbon-arti.blogspot.com - Niat Indonesia memberi perlawanan kepada Chelsea tak berjalan mulus. Skuat Indonesia, yang tergabung dalam BNI Indonesia All Stars, harus mengakui keperkasaan juara Eropa 2012 asal Inggris itu dan kembali menjadi lumbung gol setelah takluk dengan skor 8-1.

Parade gol Chelsea di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Kamis (25/7/2013) malam WIB, diciptakan oleh Eden Hazard di menit ke-21, Ramires (29’ dan 56’), Demba Ba (31’), John Terry (45+1’), Bertrand Traore (50’), Romelo Lukaku (52’ dan 66’). Sementara, satu-satunya gol pengembira tim Indonesia All Stars tercipta berkat bunuh diri bek Chelsea, Tomas Kalas, yang gagal mengantisipasi bola umpan mendatar Greg Nwokolo di menit ke-69.

Kekalahan atas Chelsea ini kian memperpanjang rekor Indonesia yang takluk dari tim-tim Eropa dengan skor mencolok. Dalam tiga laga persahabatan sebelumnya, Indonesia juga menjadi bulan-bulanan tim-tim dari Benua Biru. Pertama saat melawan Timnas Belanda, Indonesia kalah dengan skor 0-3. Kemudian, lawan Arsenal, Indonesia kalah 0-7 dan dibungkam Liverpool 0-2 pada akhir pekan lalu.

Praktis dengan hasil yang diraih dari Chelsea ini, dalam kurun satu bulan terakhir, gawang Indonesia telah dibobol sebanyak 19 kali dan hanya mampu melesakkan satu buah gol balasan.

Jalannya Pertandingan
Menghadapi Chelsea, Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan di awal babak pertama. Bahkan, 10 menit awal pertandingan Indonesia sempat unggul secara ball possession 51 persen berbanding 49 persen.

Namun, perlawanan Indonesia hanya bertahan hingga menit ke-20. Selanjutnya, Chelsea mampu berada di atas angin dengan keunggulan yang diciptakan Hazard di kotak penalti pada menit ke-21.
The Blues, julukan Chelsea, mendapat hadiah penalti setelah John Terry dilanggar Hamka Hamzah di kotak terlarang. Hazard yang dipercaya mengeksekusi tendangan 12 pas pun tak menyia-nyiakan kesempatan.

Selang delapan menit, The Blues mampu menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Ramires yang memaksa kiper Indonesia, Kurnia Meiga, memungut bola dalam gawangnya.

Ramires mencetak gol seusai mendapat umpan tandukan dari Ryan Bertrand, yang sebelumnya mendapat assist dari Hazard. Chelsea pun unggul 2-0.

Akan tetapi, keunggulan 2-0 seakan tak membuat skuat asuhan Jose Mourinho itu berpuas diri. Chelsea terus memberi tekanan ke Indonesia, terutama lewat skema serangan balik cepat.

Alhasil pada menit ke-31, Chelsea pun semakin perkasa. Chelsea menciptakan gol ketiganya lewat tendangan keras Demba Ba, yang mampu melewati adangan pemain belakang Indonesia.

Namun, hal ini nampaknya tak membuat Chelsea cepat berpuas. Di penghujung babak pertama, Chelsea bahkan kembali memperbesar keunggulannya.

Kali ini giliran sang kapten, John Terry, yang menjebol gawang Indonesia. Legenda hidup Chelsea itu menciptakan gol setelah meneruskan bola sundulan Gary Cahill. Chelsea pun menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.

Memasuki babak kedua, baik Indonesia maupun Chelsea, mulai melakukan rotasi. Namun, rotasi yang dilakukan Chelsea seakan tak berpengaruh pada permainannya.

Terbukti, lima menit berselang dari turun minum, Chelsea kembali menjebol gawang Indonesia lewat pemain pengganti Bernard Traore.

Namun, petaka bagi Indonesia tak berhenti. The Blues kembali menggelontor gawang Indonesia lewat dua gol yang diciptakan Romelo Lukaku dan satu gol lainnya dari Ramires.

Sedang Indonesia mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Tomas Kalas. Pemain yang masuk menggantikan Ramires ini salah mengantisipasi umpan mendatar Greg kepada Titus Bonai. Bola umpan Greg terkena Kalas dan masuk ke gawang Chelsea yang dijaga Mark Schwarzer.

Susunan Pemain
Indonesia All Stars
Kurnia Meiga, Maitimo, Igbonefo (Purwaka Yudhi 82′), M Roby (Hasyim Kipuw 46’), Hamka Hamzah, Bustomi (Hendra Bayauw 79′), Rizki Pellu,  Andik Vermanzyah (Bayu Gatra 46’), Syamsir Alam (Egi Melgiansyah 60’), Ferdinand SInaga, Greg Nwokolo (Agung Supriyanto 85′)

Chelsea
Blackman, Ramires (Tomas Kalas 60′), Moses, Van Ginkel, Hazard, Demba Ba (Romelu Lukaku 46’), Cahill, John Terry (Michael Essien 46’), Chalibah, Wallace, Bertrand (Ashley Cole 46’)

Solopos

Sabtu, 20 Juli 2013

INDONESIA XI vs LIVERPOOL: Skor Hasil Akhir 2-0

Primbon-arti.blogspot.com - Skor hasil pertandingan persahabatan Indonesia XI melawan Liverpool di Gelora Bung Karno Senayan, Sabtu (20/7),  berakhir 2-0 untuk Liverpool.

Gol Liverpool tercipta pada menit ke-9 babak pertama, yang dicetak oleh Coutinho dan Sterling pada menit ke 87 babak kedua.

Gol terjadi dari serangan balik yang dilakukan Liverpool memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia. Sterling mencetak gol berkat umpan dari Oussama Assaidi.

Stamina pemain Timnas Garuda yang mulai kelelahan dimanfaatkan The Reds dengan melakukan serangan cepat menggunakan bola lambung langsung ke jantung pertahanan Indonesia.

Sebelumnya, pelatih Jacksen F Tiago telah memasukkan Boaz Solossa untuk lebih menghidupkan permainan timnas Garuda. Namun, stamina dan konsentrasi yang mulai menurun menjadi faktor utama lemahnya penyelesaian akhir.

The Reds, julukan Liverpool, menurunkan skuat terbaiknya termasuk gelandang veteran sekaligus sang kapten, Steven Gerrard, sejak menit awal.

Selain itu, rekrutan terbaru Iago Aspas juga dimainkan. Aspas akan berkolaborasi dengan Coutinho dan Stewart Downing. Namun, tak hanya Aspas, Kolo Toure, yang baru dibawa dari Manchester City serta Luis Alberto, gelandang serang asal Sevilla, juga diturunkan oleh pelatih Brendan Rodgers untuk menghadapi skuat besutan Jacksen F.Tiago.

Pertandingan Indonesia lawan Liverpool ini berlangsung lebih menarik dibandingkan dengan pertandingan Indonesia sebelumnya melawan Arsenal.

Terlihat, pada pertandingan kali ini, lini tengah dan depan Indonesia lebih hidup dan berani melakukan jual beli serangan dibandingkan dengan pertandingan melawan Arsenal pada pekan lalu.
Aksi jual beli serangan tersebut membuat penonton di Gelora Bung Karno yang sebagian besar adalah pendukung The Reds, julukan bagi Liverpool, terhibur.

Pada babak kedua, pertandingan semakin hidup. Liverpool langsung mengawali serangan yang membahayakan gawang Indonesia sejak babak kedua dimulai.

Glen Johnson mencoba untuk melakukan penetrasi masuk ke dalam kotak penalti Indonesia pada menit ke-50, hanya saja pergerakannya dipotong oleh Roby.

Indonesia masih mencoba membangun serangan dari sayap, tetapi masih terkesan sporadis dan belum tertata dengan baik sehingga sering kandas di lini belakang Liverpool.

Pada menit ke-55, kesalahan lini belakang Indonesia membuat penyerang Liverpool Iago Aspas berhasil menusuk dari kiri.

Aspas yang langsung berhadapan dengan Kurnia Mega berhasil menggocek kiper tersebut. Namun sayang, sepakannya ke gawang kosong justru melambung tinggi.

Selain itu, dari tim nasional Indonesia, pergantian pemain juga dilakukan. Sergio Van Djik ditarik keluar dan digantikan Boaz Salosa pada menit ke-56.

Pada menit ke-58, Coutinho yang mencetak gol pertama bagi Liverpool mendapat sodoran pendek dari Aspas dan langsung disambar dengan sepakan kaki kanannya. Namun, bola masih melambung tinggi di atas mistar gawang Indonesia.

Tidak tinggal diam, pada menit ke-63, memanfaatkan sepak pojok Bustomi, Tibo melakukan sundulan. Sayang sundulannya masih berada di atas mistar gawang Mignolet.

Meskipun para penonton tersebut sebagian besar adalah fans Liverpool, mereka tetap menyemangati timnas Garuda dan bersorak ketika aksi Van Djik mengancam gawang Liverpool.

 Sumber: Bisnis

Hasil Pertandingan Indonesia vs Arsenal 14 Juli 2013

Primbon-arti.blogspot.com - Indonesia Dream Team dipaksa merasakan mimpi buruk dengan takluk 0-7 dari Arsenal pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (14/7/2013). Setelah hanya tertinggal 0-1 pada babak pertama, gawang Indonesia Dream Team harus kebobolan setengah lusin gol pada paruh kedua pertandingan.
 Sebelumnya, Indonesia Dream Team sudah tertinggal satu gol lebih dulu yang tercipta lewat kaki Theo Walcott di menit ke-19. Gol tunggal pemain muda Inggris itu bertahan sampai turun minum di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Arsenal lalu berhasil menambah keunggulan atas Indonesia Dream Team saat laga babak kedua baru berjalan delapan menit. Berawal dari serangan balik cepat pasukan The Gunners, Serge Gnabry menusuk dari sisi kanan dan melepaskan umpan matang pada Chuba Akpom, yang tinggal menyontek bola.

Setelah itu giliran penyerang utama Arsenal yang menunjukan kualitasnya. Olivier Giroud berhasil mencatatkan dua gol hanya dalam tiga menit, padahal ia baru masuk belum sampai satu menit.

Berawal dari pergerakan Bacary Sagna di sisi kanan, pemain Prancis itu melepaskan umpan mendatang yang langsung disontek Giroud pada menit ke-70. Belum puas, Giroud kembali menambah gol selang tiga menit.

Kembali berawal dari posisi serangan sayap kanan yang dikomandoi Sagna, Giroud dapat ruang di tengah kotak penalti Indonesia. Mantan striker Montpellier itu pun melepaskan tendangan ke pojok gawang Kurnia Meiga. Skor berubah jadi 4-0.

Tidak perlu lama untuk tim berlogo meriam itu untuk bisa mencetak gol kelima dan keenamnya di laga tersebut. Lukas Podolski berhasil menusuk dari tengah jantung pertahanan Indonesia dan melepaskan tendangan kaki kiri keras. Papan skor jadi 5-0 pada menit ke-81.

Pemain muda asal Jerman Thomas Eidfeld mencuri perhatian pada 10 menit terakhir laga. Pemain yang mengawali karir di Borussia Dortmund itu berhasil mencetak dua gol, yang melengkapi pesta gol Arsenal jadi 7-0.

Gol pertamanya diawalai oleh umpan Thomas Rosicky. Lepas dari kawalan, Eidfeld mencetak gol dengan sontekannya di menit 85, sebelum menambah golnya lewat tendangan keras 1 menit kemudian.

Faktor fisik yang terkuras menjadi salah satu kelemahan Indonesia Dream Team di penghujung laga tadi. Pertahanan tim asuahan Jacksen F Tiago itu keras ketinggalan menghadapi kecepatan para pemain Arsenal.

Sepanjang paruh kedua, Arsenal masih terus mendominasi jalannya pertandingan. Alur permainan mulai mengarah ke pertahanan Arsenal setelah masuknya Titus Bonai menggantikan Sergio Van Dijk.

Pemain Semen Padang itu dengan rajin membuka ruang dan tampak lebih mengancam dengan kecepatan yang dimilikinya. Sayang, tak ada peluang berbahaya yang mengancam gawang Arsenal sepanjang paruh kedua.


Susunan Pemain:
Indonesia: Kurnia Meiga, Ruben Sanadi, Victor Igbonefo, M Roby, Hasyim Kipuw, Raphael Maitimo, Ahmad Jufriyanto (Pellu 43'), Imanuel Wanggai (Sucipto 67'), Ian Louis Kabes (Mofu 57'), Boaz Solossa, Sergio van Dijk (Bonai 55')

Arsenal:
Lukasz Fabianski, Carl Jenkinson, Per Mertesacker (Koscielny 47'), Ignasi Miquel, Kieran Gibbs, Mikel Arteta (Eisfeld 60') , Theo Walcott (Olsson), Aaron Ramsey (Rosicky 69'), Alex Oxlade Chamberlain, Serge Gnabry (Podolski 69'), Chuba Akpom (Giroud 71')

Sumber: Yosepofficial

Minggu, 07 Juli 2013

Brasil Juarai Piala Konfederasi 2013

Pemain Brasil Neymar merayakan dengan rekan tim setelah memenangkan final Piala Konfederasi di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (30/6/2013).
Primbon-arti.blogspot.com - Tuan rumah Brasil sukses merebut gelar juara Piala Konfederasi 2013 dengan menundukkan juara dunia Spanyol 3-0 dalam laga final di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Senin (1/7) pagi WIB.

Brasil dengan mudah unggul cepat berkat gol Fred saat pertandingan baru berjalan dua menit, dan Neymar menggandakannya pada menit 44, sebelum Fred mencetak satu gol lagi menit 47.

Spanyol yang dibuat tidak berkutik, mendapatkan peluang emas pada menit 55 setelah Navas yang baru masuk menggantikan Mata diganjal Marcelo di kotak penalti Brasil.

Tapi, keberuntungan belum berpihak kepada tim matador, Ramos yang menjadi eksekutor penalti, menendang bola melenceng tipis di kanan gawang Brazil yang dijaga Julio Cesar.

Meski beberapa kali mencoba memperkecil kekalahan melalui Pedro dan David Villa, Spanyol akhirnya menyerah tanpa mencetak gol.

Brasil menjuarai Piala Konfederasi 2013 dengan kemenangan 3-0 dari juara dunia yang juga juara Eropa, Spanyol. Kemenangan ini membawa tim Samba mencetak hattrick alias tiga kali beruntun memenangi Piala Konfederasi.

 REPUBLIKA.CO.ID

Sabtu, 22 Juni 2013

Spanyol dan Brasil Bakal Tantang Timnas Indonesia

Primbon-arti.blogspot.com - Tahun 2013 seolah menjadi berkah bagi Timnas Indonesia. Kesempatan menghadapi tim-tim besar dunia belum terhenti di Belanda saja, Spanyol dan Brasil direncanakan akan menyambangi negeri ini.

Kepastian kedatangan Spanyol itu diungkapkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin di sela-sela Kongres tahunan PSSI di Surabaya, Senin (17/6) . Menurutnya, sang juara Eropa dan Piala Dunia 2012 itu akan datang ke Indonesia pada bulan September. Sebulan berikutnya, giliran Brasil yang ingin menjajal tim Garuda Merah Putih.

"Setelah Belanda datang ke negara kita (Indonesia) ternyata membuat negara lain ingin ke Indonesia. Sebab, pertandingan Belanda dan Timnas lalu mendapat sambutan luar biasa dan disiarkan ke tujuh negara," sebut Djohar di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin.

Djohar menjelaskan bersatunya PSSI membuat sepak bola Indonesia mendapat perhatian dari negara-negara lain. Hal itu juga lah yang membuat Timnas kini dihuni pemain-pemain terbaik. "Kami terus akan menjalani kerja sama dengan luar negeri, termasuk dengan AFC dan FIFA. Kedua lembaga itu terus memberi support kepada kita," sambungnya.

Sebelum melawan Spanyol dan Brasil nanti, klub-klub English Premier League (EPL) juga akan singgah di Indonesia. Yakni, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool.

bola.net

Sabtu, 08 Juni 2013

Indonesia vs Belanda Skor 0-3 Hasil Friendly Match 2013

Primbon-arti.blogspot.com - Hasil pertandingan Timnas Indonesia VS Belanda Jumat 7 Juni 2013, berakhir dengan skor 0-3. Sejarah akhirnya mencatat pertemuan pertama Belanda Vs Indonesia, dimenangkan oleh De Oranje.

Belanda menurunkan Cillessen, Janmaat , Vlaar, Pieters, Nelom, De Guzman, Sneijder, Toornstra, Lens, Van Persie dan Schaken.

Sementara itu Indonesia menurunkan Greg, Van Dijk, Wanggai, Boaz, Maitimo, Jufriyanto, Tony, M.Roby, Igbonefo, Salampessy dan Kurnia Meiga di bawah mistar.

Di awal babak pertama Belanda sempat mengejutkan dengan gol cepat di menit kedua. Beruntung gol dianulir karena salah satu pemain Belanda dianggap offside.

Menit ke-4 Belanda kembali mengancam melalui Van Persie. Beruntung tendangan kaki kanannya yang memanfaatkan umpan terobosan dari Sneijder, masih menyamping disisi gawang Kurnia Meiga.
Menit ke-8 Kunia Meiga kembali mengamankan gawang Indonesia, setelah mampu memotong umpan Van Persie di dalam kotak penalti.

Indonesia berusaha untuk melakukan serangan di menit 12, namun Boaz Solossa terlalu lama menggiring bola sehingga dengan mudah dicuri oleh pemain bertahan Belanda.

Jeremain Lens harus keluar lebih awal di menit ke 14 karena mengalami masalah pada kakinya, Arjen Robben pun dimasukan van Gaal.

Peluang terbaik Indonesia tercipta dimenit-22 melalui Greg Nwokolo. Mendapatkan umpan lambung dari Sergio Van Dijk, sangat disayangkan Greg tak mampu mengontrol bola sehingga hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Belanda.

Victor Igbonefo menjadi pemain yang mendapatkan kartu pertama di laga ini, setelah melanggar van Persie di menit ke-32.

Van Persie yang mengambil tendangan bebas, masih menyamping disisi samping gawang Kurnia Meiga.

Hingga menit ke 40 Belanda masih terus menekan pertahanan Indonesia, namun rapatnya barisan belakang Garuda penampilan cemerlang Kurnia Meiga masih mampu menggagalkan serangan De Oranje.

Di babak kedua, Timnas Indonesia gagal mempertahankan performa terbaiknya. Puncaknya 3 gol berhasil diceploskan ke gawang Kunia Meiga.

Gol pertama Belanda dicetak Siem de Jong menit ke 57. Sundulan Siem de Jong yang memanfaatkan umpan silang dari Ruben Schaken, tidak mampu dibendung oleh Kurnia Meiga.
 
Menit ke 63 Indonesia memperoleh peluang emas melalui Andik Vermansyah. Sayang usahanya untuk melewati Nelom tidak berhasil dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Belanda kembali mencetak gol melalui Siem de Jong di menit 67. Sundulannya lagi-lagi tak mampu diantisipasi pertahanan dan penjaga gawang Kurnia Meiga.

Arjen Robben akhirnya menutup pesta gol Belanda dengan gol cantik dimenit ke-90. Menggiring bola melewati hadangan Bustomi dan M Roby, Robben lantas melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi oleh Kurnia Meiga.

Hingga 90 menit dan tambahah waktu berakhir, skor 3-0 untuk keunggulan Belanda menutup pertandingan malam hari ini.

sidomi.com
Belanda keluar sebagai pemenang pada pertandingan persahabatan melawan Indonesia. Tampil luar biasa dominan sepanjang pertandingan, tim asuhan Louis van Gaal itu menang dengan skor 3-0.
Pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/6/2013) malam WIB, Belanda mutlak menguasai permainan. Mereka menciptakan sangat banyak peluang, sementara Indonesia hanya bertahan dan sesekali menyerang balik.
Di babak pertama, Belanda tak mampu membongkar pertahanan tim tuan rumah. Hingga turun minum, skor masih kacamata alias 0-0.
Masuknya sejumlah pemain baru di awal babak kedua membuat serangan Belanda makin membahayakan. Hasilnya, mereka berhasil mencetak tiga gol di babak ini, masing-masing lewat Siem de Jong (dua gol) dan Arjen Robben.
Di awal babak kedua, Belanda memasukkan empat pemain baru, termasuk gelandang Ajax Amsterdam, De Jong. De Jong mendapatkan kesempatan di menit ke-47, tapi sepakannya masih melayang di atas mistar.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan saat laga berusia 57 menit. Umpan silang Schaken dari sisi kanan disambut De Jong dengan sundulan bertenaga yang tak tak bisa diantisipasi oleh Meiga. Indonesia 0, Belanda 1.
Peluang didapat De Jong tiga menit kemudian. Diawali umpan Robben, De Jong melepaskan tembakan, namun bola masih melambung.
Memasuki menit ke-61, peluang Ricky van Wolfswinkel tak membuahkan gol. Tandukan Van Wolfswinkel bisa diamankan oleh Meiga.
Di menit berikutnya, De Jong kembali mengancam gawang Indonesia. Tapi, tembakan mendatarnya masih bisa ditangkap oleh Meiga.
De Jong menggandakan keunggulan Belanda pada menit ke-67. Berawal dari umpan Robben dari kanan, bola disundul Schaken dan De Jong yang berada di tiang jauh dengan mudah menanduk si kuli bundar ke dalam gawang.
Jens Toornstra hampir saja menambah gol Belanda di menit ke-70. Sial buat dia, tembakan menyilangnya masih melebar.
Berselang lima menit, Indonesia sempat mendapatkan kesempatan. Andik Vermansah melakukan aksi individu dari tengah lapangan. Dia menggiring bola di sisi kanan dan menusuk ke kotak penalti. Tapi, penyelesaiannya melayang di atas mistar.
Tiga menit jelang berakhirnya waktu normal, De Jong berpeluang mencatat hat-trick. Namun, sundulannya meneruskan sepak pojok Robben melebar.
Kemenangan Belanda akhirnya dilengkapi oleh Robben pada menit ke-89. Winger Bayern Munich itu melakukan aksi individu menawan dari tengah lapangan, mengelabui dua pemain Indonesia, dan menyelesaikan aksinya dengan tembakan keras kaki kiri yang membuat Meiga bertekuk lutut.
Susunan Pemain
Indonesia: Kurnia Meiga, Ricardo Salampessy (Zulkifly Syukur 46′), Victor Igbonefo, Toni Sucipto (Hendro Siswanto 72′), Raphael Maitimo, M. Roby, Immanuel Wanggai (Ahmad Bustomi 46′), Ahmad Jufriyanto (Ruben Sanadi 80′), Boaz Solossa, Greg Nwokolo (Andik Vermansah 59′), Sergio van Dijk (Ian Kabes 67′)
Belanda: Jasper Cillesen (Kenneth Vermeer 46′), Daryl Janmaat (Dwight Tiendalli 66′), Ron Vlaar, Erik Pieters (John Heitinga 46′), Miquel Nelom, Jonathan De Guzman, Ruben Schaken, Jens Toornstra, Wesley Sneijder (Siem de Jong 46′), Jeremain Lens (Arjen Robben 14′), Robin van Persie (Ricky van Wolfswinkel 46′).

- See more at: http://seputarkita.info/5237/hasil-skor-indonesia-vs-belanda-3-0-belanda-masih-tangguh.html#sthash.rse3TZSc.dpuf
Belanda keluar sebagai pemenang pada pertandingan persahabatan melawan Indonesia. Tampil luar biasa dominan sepanjang pertandingan, tim asuhan Louis van Gaal itu menang dengan skor 3-0.
Pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/6/2013) malam WIB, Belanda mutlak menguasai permainan. Mereka menciptakan sangat banyak peluang, sementara Indonesia hanya bertahan dan sesekali menyerang balik.
Di babak pertama, Belanda tak mampu membongkar pertahanan tim tuan rumah. Hingga turun minum, skor masih kacamata alias 0-0.
Masuknya sejumlah pemain baru di awal babak kedua membuat serangan Belanda makin membahayakan. Hasilnya, mereka berhasil mencetak tiga gol di babak ini, masing-masing lewat Siem de Jong (dua gol) dan Arjen Robben.
Di awal babak kedua, Belanda memasukkan empat pemain baru, termasuk gelandang Ajax Amsterdam, De Jong. De Jong mendapatkan kesempatan di menit ke-47, tapi sepakannya masih melayang di atas mistar.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan saat laga berusia 57 menit. Umpan silang Schaken dari sisi kanan disambut De Jong dengan sundulan bertenaga yang tak tak bisa diantisipasi oleh Meiga. Indonesia 0, Belanda 1.
Peluang didapat De Jong tiga menit kemudian. Diawali umpan Robben, De Jong melepaskan tembakan, namun bola masih melambung.
Memasuki menit ke-61, peluang Ricky van Wolfswinkel tak membuahkan gol. Tandukan Van Wolfswinkel bisa diamankan oleh Meiga.
Di menit berikutnya, De Jong kembali mengancam gawang Indonesia. Tapi, tembakan mendatarnya masih bisa ditangkap oleh Meiga.
De Jong menggandakan keunggulan Belanda pada menit ke-67. Berawal dari umpan Robben dari kanan, bola disundul Schaken dan De Jong yang berada di tiang jauh dengan mudah menanduk si kuli bundar ke dalam gawang.
Jens Toornstra hampir saja menambah gol Belanda di menit ke-70. Sial buat dia, tembakan menyilangnya masih melebar.
Berselang lima menit, Indonesia sempat mendapatkan kesempatan. Andik Vermansah melakukan aksi individu dari tengah lapangan. Dia menggiring bola di sisi kanan dan menusuk ke kotak penalti. Tapi, penyelesaiannya melayang di atas mistar.
Tiga menit jelang berakhirnya waktu normal, De Jong berpeluang mencatat hat-trick. Namun, sundulannya meneruskan sepak pojok Robben melebar.
Kemenangan Belanda akhirnya dilengkapi oleh Robben pada menit ke-89. Winger Bayern Munich itu melakukan aksi individu menawan dari tengah lapangan, mengelabui dua pemain Indonesia, dan menyelesaikan aksinya dengan tembakan keras kaki kiri yang membuat Meiga bertekuk lutut.
Susunan Pemain
Indonesia: Kurnia Meiga, Ricardo Salampessy (Zulkifly Syukur 46′), Victor Igbonefo, Toni Sucipto (Hendro Siswanto 72′), Raphael Maitimo, M. Roby, Immanuel Wanggai (Ahmad Bustomi 46′), Ahmad Jufriyanto (Ruben Sanadi 80′), Boaz Solossa, Greg Nwokolo (Andik Vermansah 59′), Sergio van Dijk (Ian Kabes 67′)
Belanda: Jasper Cillesen (Kenneth Vermeer 46′), Daryl Janmaat (Dwight Tiendalli 66′), Ron Vlaar, Erik Pieters (John Heitinga 46′), Miquel Nelom, Jonathan De Guzman, Ruben Schaken, Jens Toornstra, Wesley Sneijder (Siem de Jong 46′), Jeremain Lens (Arjen Robben 14′), Robin van Persie (Ricky van Wolfswinkel 46′).

- See more at: http://seputarkita.info/5237/hasil-skor-indonesia-vs-belanda-3-0-belanda-masih-tangguh.html#sthash.rse3TZSc.dpuf
Belanda keluar sebagai pemenang pada pertandingan persahabatan melawan Indonesia. Tampil luar biasa dominan sepanjang pertandingan, tim asuhan Louis van Gaal itu menang dengan skor 3-0.
Pada pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/6/2013) malam WIB, Belanda mutlak menguasai permainan. Mereka menciptakan sangat banyak peluang, sementara Indonesia hanya bertahan dan sesekali menyerang balik.
Di babak pertama, Belanda tak mampu membongkar pertahanan tim tuan rumah. Hingga turun minum, skor masih kacamata alias 0-0.
Masuknya sejumlah pemain baru di awal babak kedua membuat serangan Belanda makin membahayakan. Hasilnya, mereka berhasil mencetak tiga gol di babak ini, masing-masing lewat Siem de Jong (dua gol) dan Arjen Robben.
Di awal babak kedua, Belanda memasukkan empat pemain baru, termasuk gelandang Ajax Amsterdam, De Jong. De Jong mendapatkan kesempatan di menit ke-47, tapi sepakannya masih melayang di atas mistar.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan saat laga berusia 57 menit. Umpan silang Schaken dari sisi kanan disambut De Jong dengan sundulan bertenaga yang tak tak bisa diantisipasi oleh Meiga. Indonesia 0, Belanda 1.
Peluang didapat De Jong tiga menit kemudian. Diawali umpan Robben, De Jong melepaskan tembakan, namun bola masih melambung.
Memasuki menit ke-61, peluang Ricky van Wolfswinkel tak membuahkan gol. Tandukan Van Wolfswinkel bisa diamankan oleh Meiga.
Di menit berikutnya, De Jong kembali mengancam gawang Indonesia. Tapi, tembakan mendatarnya masih bisa ditangkap oleh Meiga.
De Jong menggandakan keunggulan Belanda pada menit ke-67. Berawal dari umpan Robben dari kanan, bola disundul Schaken dan De Jong yang berada di tiang jauh dengan mudah menanduk si kuli bundar ke dalam gawang.
Jens Toornstra hampir saja menambah gol Belanda di menit ke-70. Sial buat dia, tembakan menyilangnya masih melebar.
Berselang lima menit, Indonesia sempat mendapatkan kesempatan. Andik Vermansah melakukan aksi individu dari tengah lapangan. Dia menggiring bola di sisi kanan dan menusuk ke kotak penalti. Tapi, penyelesaiannya melayang di atas mistar.
Tiga menit jelang berakhirnya waktu normal, De Jong berpeluang mencatat hat-trick. Namun, sundulannya meneruskan sepak pojok Robben melebar.
Kemenangan Belanda akhirnya dilengkapi oleh Robben pada menit ke-89. Winger Bayern Munich itu melakukan aksi individu menawan dari tengah lapangan, mengelabui dua pemain Indonesia, dan menyelesaikan aksinya dengan tembakan keras kaki kiri yang membuat Meiga bertekuk lutut.
Susunan Pemain
Indonesia: Kurnia Meiga, Ricardo Salampessy (Zulkifly Syukur 46′), Victor Igbonefo, Toni Sucipto (Hendro Siswanto 72′), Raphael Maitimo, M. Roby, Immanuel Wanggai (Ahmad Bustomi 46′), Ahmad Jufriyanto (Ruben Sanadi 80′), Boaz Solossa, Greg Nwokolo (Andik Vermansah 59′), Sergio van Dijk (Ian Kabes 67′)
Belanda: Jasper Cillesen (Kenneth Vermeer 46′), Daryl Janmaat (Dwight Tiendalli 66′), Ron Vlaar, Erik Pieters (John Heitinga 46′), Miquel Nelom, Jonathan De Guzman, Ruben Schaken, Jens Toornstra, Wesley Sneijder (Siem de Jong 46′), Jeremain Lens (Arjen Robben 14′), Robin van Persie (Ricky van Wolfswinkel 46′).

- See more at: http://seputarkita.info/5237/hasil-skor-indonesia-vs-belanda-3-0-belanda-masih-tangguh.html#sthash.rse3TZSc.dpuf

Sabtu, 11 Mei 2013

Pengusaha Indonesia Siap Beli Inter Milan

Erick Thohir dikabarkan berminat beli Inter Milan
Primbon-arti.blogspot.com - Salah satu pengusaha yang rajin menginvestasikan dananya di bidang olahraga, Erick Thohir, makin melebarkan sayap bisnisnya. Setelah membeli saham klub sepak bola Amerika Serikat, DC United, Erick Thohir dikabarkan berminat membeli saham tim raksasa sepak bola Italia, Inter Milan.

Dikutip dari laman Philly, Jumat (10/5) seperti dilaporkan Mediaset dan Eurosport, Erick Thohir dikabarkan mengajukan pembelian 51% saham milik pemegang saham mayoritas Massimo Moratti. Namun kabarnya, Inter Millan hanya mau melepas saham sebesar 20% kepada pengusaha asal Indonesia ini.

Laman Philly melaporkan, mendapat tawaran di bawah pengajuan yang ditawarkan, Erick Thohir dikabarkan menarik kembali minatnya membeli saham perusahaan tersebut.

Keterlibatan Erick di tim sepakbola Inter Milan diyakini bisa membantu tim Biru-Hitam itu dalam ambisinya memiliki stadion baru.

Saat ini Inter Milan menempati stadion Gusseppe Meazza dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 80 ribu. Stadion ini juga digunakan bersama oleh tim rivalnya, AC Milan. Saat Milan bermain stadion berganti nama menjadi San Siro. Kedua klub tersebut menyewanya dari pemda Milan.

Rumor mengenai kemungkinan masuknya Eric Thohir sebagai pemegang saham Inter Milan sudah tersebar luas setelah Moratti mengeluarkan pernyataan mengenai hal itu, Rabu (8/5) lalu.

"Satu-satunya kontrak yang sudah dipegang Inter Milan adalah dengan perusahaan internasional dalam upaya membangun stadion baru. Untuk saat ini memang baru sebatas ketertarikan," ujar Moratti.

Meski demikian, lanjut Moratti, pihaknya akan memberikan perhatian penuh pada ketertarikan investor tersebut meski hal itu bukan prioritas utama saat ini.

"Saya tidak bisa melakukan hal lain selain membantah kabar sejumlah media massa mengenai kemungkinan terjadinya kesepakatan dengan kelompok bisnis dari Indonesia, " kata Moratti. (Liputan6.com)

Jumat, 29 Maret 2013

Demi Lionel Messi, PSSI Siap Gelontorkan Ratusan Miliar Rupiah


Primbon-arti.blogspot.com - Kekalahan tim nasional Indonesia dari Arab Saudi di ajang kualifikasi Piala Asia yang disebut Rahmad Darmawan karena kurangnya laga uji coba, membuat PSSI langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan beberapa uji tanding untuk tim Merah Putih.

PSSI telah mengupayakan, setidaknya tiga pertandingan, untuk persiapan kualifikasi Piala Asia 2015 dan juga Piala AFF 2014, di mana salah satunya adalah pertandingan menghadapi Argentina pada 9 September mendatang.

Direktur Pemasaran dan Hubungan Luar Negeri Badan Tim Nasional  (BTN) Rudolf Yesayas menyatakan BTN sudah berbicara dengan federasi sepakbola Argentina dan pihak tim Tango meminta uji coba digelar di tanggal tersebut.

"Kalau untuk tanggal pertandingan sudah sulit untuk digeser, karena federasi sepakbola Argentina sendiri yang meminta," kata Rudolf.

Namun, untuk mendatangkan Argentina, Rudolf mengakui BTN harus merogoh kocek sebesar $30 juta atau sekitar Rp300 miliar. "Itu hanya untuk 'match fee'. Tapi nanti yang datang tim utama termasuk Lionel Messi," jelas Rudolf.

Selain itu, dua laga uji coba lainnya yang sedang diupayakan adalah melawan Brasil atau Portugal yang akan digelar dua kali, yaitu pada pekan ketiga Agustus 2014 dan pekan ke-empat Oktober 2014. (goal.com)

Sabtu, 23 Maret 2013

INDONESIA vs ARAB SAUDI : Indonesia Kalah Tipis dari Arab Saudi 1-2

Para pemain Indonesia (berkostum merah) terlihat kecewa menyaksikan ekspresi kegembiraan para pemain Arab Saudi. Indonesia takluk dari Arab Saudi 2-1 pada laga kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Sabtu (23/3/2013) malam.
Primbon-arti.blogspot.com - Indonesia kembali menelan hasil pahit dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C. Skuat Merah Putih menelan kekalahan dari tim tangguh, Arab Saudi, dengan skor tipis 1-2 di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Sabtu (23/3/2013) malam WIB.

Kemenangan Arab Saudi diciptakan melalui dua gol hasil tandukan Yousef Al Salem. Sedang, gol penggembira Indonesia, dilesakkan oleh Boaz Solossa.

Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Boaz. Striker Persipura itu menjebol gawang Arab Saudi pada menit keempat melalui serangan balik cepat.

Namun, keunggulan Indonesia tak bertahan lama. Selang sembilan menit, Arab Saudi mampu memberi respon dengan gol Yousef Al Salem. Al Salem menjebol gawang Indonesia yang dijaga Kurnia Meiga setelah tandukannya, memanfaatkan crossing dari sisi kanan pertahanan Indonesia.

Dalam laga ini, Indonesia tampil dengan skema 4-4-2. Pelatih Indonesia, Rahmad Darmawan, memasang Boaz berduet dengan Sergio van Dijk di lini depan.

Sementara Arab Saudi, menurunkan skema 3-5-2. Hal ini membuat skuat besutan Juan Ramon Lopez Caro mampu menguasai lini tengah hingga unggul dalam ball possession.

Alhasil beberapa peluang pun mampu diciptakan para pemain The Green Falcon, julukan Arab Saudi. Meski demikian, sigapnya penampilan Meiga untuk sementara mampu mengatasi bombardir para penyerang Arab Saudi.

Kendati diserang berulang kali, bukannya Indonesia tak memiliki peluang. Beberapa kans untuk kembali memimpin sempat dilancarkan Indonesia, salah satunya melalui tandukan Van Dijk di menit ke-29. Sayangnya sundulan eks pemain Brisbane Roars itu masih mampu dihalau kiper Arab Saudi, Waleed.

Memasuki babak kedua, Arab Saudi mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat pengkoleksi tiga trofi Piala Asia ini sempat membuat kerepotan lini belakang Indonesia.

Pada menit ke-56, Arab Saudi mampu memecah kebuntuan. The Green Falcons berbalik unggul setelah tandukan Al Salem lagi-lagi gagal diantisipasi Meiga.

Unggul 2-1, membuat Arab Saudi mulai melambatkan tempo permainan. Hal ini dimanfaatkan skuat asuhan Rahmad Darmawan melancarkan serangan.

RD, sapaan Rahmad Darmawan, pun langsung memasukkan Greg Nwokolo. Pemain naturalisasi asal Nigeria itu masuk menggantikan Ian Kabes untuk menambah daya gedor Indonesia.

Namun, serangan bertubi-tubi Indonesia masih belum mampu menjebol gawang Arab Saudi. Hal ini membuat RD kembali melakukan rotasi dengan menambah penyerangnya. Irfan Bachdim masuk dan menarik keluar M Ridwan.

Pada menit ke-86, Indonesia sempat menciptakan peluang emas. Lagi-lagi melalui heading Van Dijk, setelah memanfaatkan crossing dari set piece Boaz. Sayang, tandukan Van Dijk masih tipis di atas gawang Arab Saudi.

Di masa-masa krusial, Indonesia terus menggempur pertahanan Arab Saudi. Sayang, hingga peluit babak terakhir dibunyikan, Indonesia tak kunjung memecah kebuntuan. Keunggulan Arab Saudi pun tak terusik.

Kemenangan 2-1 atas Indonesia ini membuat Arab Saudi memuncaki Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015. The Green Falcons mengemas enam poin hasil dari dua kali kemenangan.

Sementara, Indonesia masih berkutat di posisi juru kunci. Indonesia belum mengantongi poin satu pun, setelah menerima dua kali kekalahan dari dua penampilannya. Kekalahan pertama Indonesia diterima dari Irak 0-1 pada medio Februari lalu. (solopos.com)

Jumat, 15 Maret 2013

Chelsea Ingin Rekrut Pemain Indonesia?

Ron Gourlay
Primbon-arti.blogspot.com - Ketua Eksekutif Chelsea, Ron Gourlay, berharap dalam waktu yang tak terlalu lama, The Blues bisa memiliki pemain asal Indonesia. Ia juga menegaskan, pemain Indonesia itu bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai pemain inti.

Gourlay mengatakan hal itu menanggapi rencana kedatangan Chelsea ke Indonesia. Direncanakan, Chelsea akan melawan BNI Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Juli 2013.

Ini akan menjadi pengalaman pertama bagi Chelsea datang ke Indonesia. Menurutnya, kehadiran timnya bukan melulu urusan bisnis, melainkan juga ada misi lain.

"Kami memiliki program komunitas terbesar di seluruh Asia dan kami akan memperkenalkan program pertama Blue Pitch di Jakarta. Ini memberi kesempatan kepada para pelatih Chelsea untuk melatih para pemain muda dan juga menjadi kesempatan kepada kami untuk memberikan sesuatu kepada masyarakat," ungkap Gourlay seperti dilansir Daily Mail.

"Kami tak ingin hanya datang, bermain sepak bola, kemudian pergi. Kami ingin juga membantu para pemain muda di seluruh dunia. Harapannya, suatu hari nanti, dalam waktu yang tak terlalu lama, kami memiliki seorang pemain dari Indonesia yang bermain untuk tim utama," lanjutnya.

 Tribunnews.com

Sabtu, 19 Januari 2013

Juli 2013, Guardiola Mulai Melatih Bayern Muenchen

Primbon-arti.blogspot.com - Terjawab sudah kemana Pep Guardiola akan melanjutkan karier melatihnya. Mantan pelatih Barcelona ini akhirnya akan menukangi Bayern Muenchen per Juli 2013.

Sejak meninggalkan Barcelona pada akhir musim 2011/2012, Guardiola santer digosipkan melatih klub Inggri, seperti Manchester City, Chelsea dan Arsenal. Namun, pria berusia 41 tahun ini akhirnya bakal mendaratkan kakinya di kota Muenchen, Jerman.

FC Hollywood -julukan Bayern Muenchen- telah mengikat Guardiola untuk kontrak tiga tahun. Kabar Guardiola bakal melatih Munich didapatkan dari akun Twitter klub yang bermarkas di Allianz Arena itu.

"Pep #Guardiola akan melatih FC Bayern pada bulan Juli" begitu kicauan manajemen klub Muenchen di Twitter. Selanjutnya, kabar ini pun dikonfirmasi secara resmi oleh Kepala Eksekutif Bayern Muenchen, Karl-Heinz Rummenigge.

"Kami senang bisa mengamankan Pep Guardiola (ke Muenchen). Padahal dia sudah dikontak oleh sejumlah klub prestisius," kata Rummenigge seperti dilansir ESPN Star, Rabu (16/1).

Guardiola adalah salah satu pelatih sukses di dunia, jadi kami meyakini dia tidak hanya akan mengangkat martabat Bayern Muenchen, tapi juga sepak bola Jerman, ujar Rummenigge.

"Kami tidak sabar menanti kerja sama dengan Guardiola pada bulan Juli 2013," ucap Rummennigge.

REPUBLIKA.CO.ID,