Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

Pemain Korea Tertangkap Kamera Bedaknya Luntur Karena Hujan

Ada pemandangan yang menarik saat laga Indonesia vs Korea Selatan dalam Kualifikasi AFC Cup yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tadi malam. Laga Indonesia vs Korea Selatan berlangsung sengit ditengah guyuran hujan yang melanda jakarta. Tidak saja mengakibatkan lapangan terendam air sehingga mengakibatkan laga tersebut sempat dihentikan sejenak pada menit ke 42.



Sebuah pemandangan "menarik" saat salah satu wajah pemain Korsel tertangkap oleh kamera televisi, pemain tersebut terlihat mengenakan bedak. Namun akibat hujan yang deras mengguyur pertandingan bedak pemain tersebut pun luntur oleh derasnya air hujan.

Sontak hal tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi di sosial media. Bermacam komentar ditujukan melihat "aksi bedak luntur" pemain Korsel tersebut. Seperti yang di kicaukan oleh akun twitter:
@odhy_badboy10 : "Horor itu adlah ketika liat cwok pake bedak ketebalan X_X =)) bedak pemain korea pada luntur.. :p"
Ada-ada saja pemain yang satu ini, mungkin dia tidak mengira pertandingan akan berlangsung dalam guyuran hujan jadi buat menambah gaya penampilan bedak pun dipakai sebelum bertanding.

Tekuk Korsel, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-19 2014

Evan Dimas usai membobol gawang Korea Selatan.
Primbon-arti.blogspot.comIndonesia memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-19 yang akan digelar di Myanmar tahun depan. Garuda Jaya lolos setelah mengalahkan Korea Selatan 3-2 di laga terakhir babak penyisihan Grup G, Sabtu, 12 Oktober 2013. 
Evan Dimas Darmono tampil sebagai pahlawan Indonesia pada pertandingan ini. Hattrick yang dicetaknya tidak mampu dikejar juara bertahan Korea Selatan.
Kemenangan ini membuat Indonesia memuncaki klasemen Grup G dengan 9 poin. Hasil ini memastikan Garuda Jaya melaju ke putaran final Piala Asia U-19, 2014.
Sementara itu, Korsel melorot ke urutan kedua dengan enam poin. Sang juara bertahan dan pemegang 12 gelar Piala Asia U-19 itu masih berpeluang lolos mendampingi tim Merah Putih dengan status sebagai runner up terbaik. 

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, kedua tim tampil memukau. Dalam duel ini, Indonesia unggul lewat gol Evan Dimas di menit ke-30. Namun, Korsel membalasnya pada menit ke-31, lewat penalti Seol Taesu.

Guyuran hujan sempat membuat pertandingan babak pertama terhenti pada menit ke-43. Wasit Mohammad Amirul Izwan Bin Yaacob meminta pemain untuk meninggalkan lapangan yang tergenang air. 

Setelah terhenti sekitar 25 menit, laga kembali dilanjutkan. Di sisa babak pertama, Indonesia nyaris menjebol gawang Korea Selatan. Sayang, tendangan Hargianto masih membentur mistar. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia kembali berusaha mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-48, Indonesia kembali unggul setelah Evan Dimas sukses membobol gawang Korea Selatan memanfaatkan umpan terukur Maldini.

Korsel nyaris menyamakan kedudukan menit ke-72, saat pemain pengganti Suh Myeongwon lepas dari pengawalan bek Indonesia. Beruntung, kiper Ravi Murdianto masih mampu memotong bola yang sudah masuk ke kotak penalti. 

Pada menit ke-84, penyelamatan gemilang kembali dilakukan oleh Ravi Murdianto. Tendangan Hwang Hee Chan mampu dimentahkannya.

Indonesia memperbesar keunggulannya menjadi 3-1 pada menit ke-86, lewat gol Evan Dimas. Pemain asal Surabaya tersebut sukses mencatat hattrick memanfaatkan umpan terukur Ilham Udin Armayn.

Korsel sempat memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-89 lewat striker Suh Myeongwon. Tandukannya memanfaatkan umpan tendangan bebas gagal dijangkau oleh kiper Ravi Murdianto. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, Indonesia tetap memimpin 3-2 atas juara bertahan, Korea Selatan.
Susunan Pemain: Indonesia (4-3-3): Ravi Murdianto; Hansamu Yama Pranata, Muhammad Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, Fachturohman; Evan Dimas Darmono, M. Hargianto, Zulfiandi; Maldini Pali, Ilham Udin, Muchlis Hadi

Korea Selatan (4-3-3): Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom, Kim Jeongmin, Hwang Ki Wook; Choi Jaehun, Hwang Hee Chan, Seol Taesu; Lee Gwanghyeok, Kim Shin, Shim Jehyeok.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Klasemen Akhir Perolehan Medali ISG 2013

Islamic Solidarity Games (ISG).
Primbon-arti.blogspot.comBerikut klasemen akhir perolehan medali pesta olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games III" di Palembang, 22 September-1 Oktober 2013, yang dirilis National Olympic Committee Indonesia, Selasa pada pukul 21.00 WIB.

Emas Perak Perunggu

1. Indonesia 36 34 34 (Juara Umum)
2. Iran 30 17 12
3. Mesir 26 31 29
4. Malaysia 26 17 29
5. Turki 22 29 50
6. Maroko 10 15 14
7. Arab Saudi 7 3 6
8. Azerbaijan 6 9 10
9. Aljazair 5 6 8
10. Oman 3 2 5
11. Bahrain 2 1 4
12. Suriah 2 1 3
13. Irak 2 1 1
14. Tunisia 2 0 7
15. Kuwait 1 4 3
16. Qatar 1 2 2
17. Yordania 1 1 2
18. Guyana 0 2 0
19. Uni Emirat Arab 0 1 3
20. Bangladesh 0 1 1
21. Libya 0 1 1
22. Brunei 0 1 0
23. Palestina 0 1 0
24. Turkmenistan 0 0 4
25. Senegal 0 0 3
26. Yaman 0 0 3
27. Kamerun 0 0 1
28. Libanon 0 0 1
29. Sierra Leone 0 0 1

republika.co.id

Sabtu, 28 September 2013

Indonesia Juara Piala AFF U-19

Sejumlah pesepakbola tim nasional Indonesia mengangkat trofi usai mengalahkan timnas Vietnam dalam pertandingan babak final AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (22/9/2013). Indonesia menjadi juara AFF U-19 Championship 2013 usai mengalahkan Vietnam melalui adu penalti dengan skor 7-6.
Primbon-arti.blogspot.comTimnas Indonesia akhirnya juara Piala AFF U-19 pada tahun ini setelah berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 7-6 melalui adu tendangan penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu malam.

Tujuh gol yang membawa kemenangan Indonesia itu, masing-masing dicetak oleh Fatkhur Rokhman, Dimas Drajad, Hendra Sandi, Hansamu Yama, Putu Gede Juti Antara, Maldini dan Ilham Udin.

Sementara enam gol yang dilesakkan oleh Vietnam oleh Le Van Son, Hoang thanh tung, Lam Thi Pong, Nguyen Huu Anh Thai, Phan Thanh Hau, dan Nguyen Van Toan.

Dalam adu tendangan penalti tersebut, kapten Indonesia Evan Dimas dan Zulfiandi gagal mencetak gol, karena bola hasil tendangan mereka bisa ditepis kiper Vietnam Le Van Truong.

Peluang Indonesia meraih juara terbuka lebar setelah bola hasil tendangan penendang penalti kesembilan dari Vietnam, Pham Duc Huy berhasil ditepis oleh Ravi Murdianto.

Ilham Udin yang menjadi penendang penalti kesembilan dari Indonesia berhasil mencetak gol dan Indonesia akhirnya juara dengan kedudukan akhir 7-6.

Final Piala AFF U-19 berakhir dengan adu penalti, setelah 90 menit selama dua babak sebelumnya maupun 30 menit pada babak perpanjangan, kedudukan Indonesia-Vietnam masih imbang, 0-0. 

Pada menit ke-115, gawang Indonesia nyaris kebobolan setelah terjadi kemelut di depan gawang.

Namun, bola hasil tendangan pemain Vietnam, Lam Thi Phong masih melenceng ke sisi kanan gawang Indonesia.

Sumber: Antara

Penampakan Jin Pada Penalti Timnas vs Vietnam



Potongan gambar ini diambil saat pemain Vietnam Nguyen Tuan Anh gagal mengeksekusi penalti, ada keganjilan yang dapat kami lihat di layar televisi. Mungkin para penonton Indonesia pada umumnya tidak menyadari keganjilan ini.

Berikut ini 3 keganjilan yang kami temui setelah kami mengambil sepotong gambar yang terjadi beberapa detik setelah bola ditendang.

1. Jaring Gawang Bergerak

Bergeraknya jaring gawang sangat membuat tim kami yang sedang asik menonton terkejut melihatnya. Mengapa tidak, padahal pada saat itu bola melambung tinggi dan tidak mengenai sedikitpun gawang..

2. Bayangan Coklat

Munculnya bayangan coklat juga membuat kami memutar otak. Bila kita perhatikan, bayangan tersebut berwujud seperti kera yang bergelantungan di jaring gawang. Padahal, tidak ada aktifitas apapun yang terjadi didalam gawang .

3. Bayangan Dari Kiper Indonesia

Jika kita lihat, penerangan lampu stadion tempat berlangsungnya pertandingan memiliki penerangan yang cukup. Penerangan itu terletak di 4 sudut arah yang ada di stadion. Jika kita lihat dengan cermat, bayangan dari Kiper Indonesia sangat jauh dari tubuhnya. Ini membuktikan bahwa ada yang aneh dari pertandingan semalam.

Makhluk apakah itu ?? Allahualam .. hanya ALLAH SWT yang tau segala hal yang tidak kita ketahui

Sabtu, 17 Agustus 2013

Timnas U-23 Atasi Brunei Darussalam 1-0

Laga Indonesia vs Brunei Darussalam
Primbon-arti.blogspot.com - Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia berhasil mengalahkan timnas U-23 Brunei Darussalam 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/8) malam. Gol semata wayang tersebut diciptakan oleh pemain bertahan Andri Ibo pada menit ke-52. Sejak menit pertama berjalan sebenarnya tim garuda muda mempunyai banyak kesempatan untuk menjebol gawang lawan, namun sayangnya kesempatan itu terbuang sia-sia lantaran penyelesaian akhir yang kurang tajam. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Baru pada babak kedua timnas U-23 mampu memecah kebuntuan, berawal dari sepak pojok di sisi kiri gawang tim Brunei Darusalam.

Kemelut yang terjadi di depan gawang Brunei dimanfaatkan dengan baik oleh Ibo. Dengan tendangan kerasnya berhasil menjebol gawang brunei yang dikawal oleh Fahrul, bola pun bersarang di sisi kiri gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Setelahnya lagi-lagi lini depan timnas tidak bisa menjebol gawang lawan karena penyelesaian yang buruk. Bahkan strategi Rahmad Darmawan yang merombak barisan depan dengan memasukkan sejumlah pemain pengganti juga tidak berhasil menambah koleksi gol Timnas U23 Indonesia.

Hingga peluit akhir dibunyikan skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan tim Garuda Muda. Pertandingan uji coba ini dipersiapkan oleh pelatih Rahmad Darmawan untuk menentukan pemain yang akan diikutsertakan dalam skuad timnas SEA Games 2013.

Dijadwalkan timnas akan kembali melakoni laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion yang sama pada Jum`at (16/8) malam.

Setelah dua laga uji coba tersebut RD akan mengumumkan skuad terbaiknya pada Sabtu besok. "Tanggal 17 Agustus, kami akan rapat menentukan pemain SEA Games setelah melakoni dua laga uji coba," katanya.

Gatra

Indonesia vs Filipina 2013 Skor 2-0: Hasil Pertandingan Persahabatan

Primbon-arti.blogspot.com - Hasil pertandingan Indonesia Vs Filipina, Rabu 14 Agustus 2013 dari Stadion Manahan Solo berakhir 2-0. Laga Indonesia melawan Filipina ini mendapatkan dukungan penuh dari pencinta sepakbola Kota Bengawan, khususnya Pasoepati.

Bertanding dengan seragam Merah Putih, Timnas Indonesia menurunkan kiper Persib Made Wirawan sebagai penjaga gawang.

Victor Igbonefo, M Roby, Ruben Sanadi dan Hasyim Kipuw dipercaya mengawal lini pertahanan Skuad Garuda.

Di lini tengah terdapat nama gelandang tengah Persebaya 1927 Taufiq. Taufiq bahu-membahu bersama Rapahel Maitimo, Ahmad Bustomi dan pemain naturalisasi Stefano Lilipaly.

Sementara lini depan Indonesia diisi bomber Persipura Boaz Solossa dan bomber naturalisasi yang memperkuat Arema Greg Nwokolo.

Dua gol kemenangan Indonesia dalam laga kali ini dicetak Greg Nwokolo di babak pertama, serta M Roby di babak kedua.

Sejak awal pertandingan, Indonesia memang langsung menekan pertahanan Filipina. Peluang pertama bagi Indonesia pun terjadi di menit 5.

Bola hasil umpan lambung Ruben Sanadi ke kotak penalti gagal ditangkap sempurna oleh kiper Filipina, sayang bola liar gagal dikontrol Greg dan akhirnya disapu pertahanan Filipina.

Pada menit 9 tusukan Stefano Lilipaly dari tengah diakhiri tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping dipinggir gawang.

Dua menit kemudian Stefano Lilipaly kembali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sayangnya bola masih melaju terlalu lemah.

Peluang bagi Timnas Indonesia kembali tercipta di menit 16, namun lagi-lagi tembakan Boaz dari luar kotak penalti hanya melambung di atas mistar gawang tim tamu.

Usaha Indonesia untuk mencetak skor akhirnya terwujud melalui Greg di menit 31. Memanfaatkan umpan datar Stefano Lilipaly di depan gawang, Greg yang berdiri bebas sukses merobek jala Filipina.

Hingga 45 menit dan tambahan waktu berakhir, skor 1-0 untuk Indonesia menutup pertandingan di babak pertama.

Di babak kedua Indonesia tetap bermain terbuka untuk menekan pertahanan Filipina. Beberapa pergantian pemain pun dilakukan Jacksen F Tiago.

Diantaranya adalah keluarnya Boaz dan digantikan Titus Bonai di menit ke 65. Namun masuknya Tibo, ternyata membawa angin segar bagi serangan Timnas.

Di menit ke 67 berawal dari tendangan sudut Ahmad Bustomi, Tibo berhasil menyundul bola ke mulut gawang Filipina. Bola liar lantas disambar M Roby untuk membuat Indonesia unggul 2-0.

Meski Indonesia dan Filipina berhasil menciptakan beberapa peluang di sisa waktu pertandingan,
namun skor 2-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Sidomi