Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

Empat Malaikat Ini Mendatangi Orang Ketika Sakit

SEORANG artis di sebuah perhelatan kontes nyanyi mengatakan bahwa “sakit itu tidak profesional.” Well, berlepas dari bahwa kita dilingkupi berbagai pekerjaan dan kegiatan lainnya, sakit adalah sunatullah, ketentuan dari Allah swt yang ditimpakan pada manusia.



Memang betul, tidak ada yang menginginkan jadi sakit. Tapi dalam Islam, seperti kita tahu, ada banyak hal yang tersembunyi di balik kondisi itu.

Kalau kita tahu sebenarnya tak ada alasan untuk sedih dan mengeluh saat kita sakit, karena sebenarnya itu adalah kasih sayang Allah swt pada kita. Kita mengeluh saat sakit karena kita tak tahu rahasianya. Sakit, dalam bentuknya yang lain, itu harus disyukuri karena itu adalah bukti kasih sayang Allah pada kita. Allah mengutus 4 malaikat untuk selalu menjaga kita dalam sakit.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”

Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda :

“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”

Allah memerintahkan :

1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.

Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.

Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”

Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”

Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”

“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau pe­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan di­jadikan penebus dosanya oleh Allah,” (HR Bukhari-Muslim).

“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).

“Penyakit panas itu menjaga tiap mu’min dari neraka, dan panas semalam cukup dapat menebus dosa setahun,” (HR Al-Qadha’i)

Senin, 04 November 2013

Dukungan Jaya Suprana Kepada FPI

Bos Jamu Jago Jaya Suprana mengungkapkan kekagumannya terhadap Front Pembela Islam (FPI) setelah bertemu langsung dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di kediamannya. Hal tersebut dikatakan Jaya Suprana di Markaz Syariah Petamburan Jakarta, Ahad 3 November 2013. “Selama ini saya dihantui oleh pemberitaan media massa tentang FPI. Apa benar ada suatu organisisasi yang begitu jahatnya seperti yang selama ini diberitakan?” ujar pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) ini.


“Saya temui langsung Habib Rizieq untuk memastikan apa benar itu semua kata media. Sebelum bertemu kesannya angker luar biasa. Saya tidak membayangkan sebelumnya ternyata Habib Rizieq sama sekali tidak menakutkan. Beliau orang yang santun dan cerdas luar biasa, masya Allah”, kata Jaya Suprana yang beragama Kristen.

Selain itu, pemilik acara talkshow Jaya Suprana Show di TVRI ini menceritakan pengalamannya berdialog dengan mantan Presiden Abdurrahman Wahid membicarakan tentang FPI.

“Menurut Gus Dur, Habib Rizieq tidak mau diwawancarai karena beritanya selalu dipelintir, berita FPI hukumnya wajib harus jelek. Karena itulah saya mau ketemu makhluk ini (FPI) untuk memastikan apa benar itu semua,” cerita Jaya yang membuat jamaah tertawa.

Tidak disangka, kedatangan Jaya Suprana yang kedua kali ini ternyata bertepatan dengan ta’lim bulanan FPI. Kedatangan Jaya disambut hangat oleh ribuan jamaah. Di akhir acara Habib Rizieq memberikan kesempatan Jaya Suprana untuk bicara. Dengan bangga Jaya Suprana mengatakan tidak akan melupakan pengalamannya hari ini. Kepada FPI, ia pun menyampaikan dukungannya.

“Teruskan perjuangan Anda, jika tidak ada FPI pelan-pelan maksiat akan menguasai negeri ini. Terima kasih, hidup FPI,” ungkap Jaya Suprana yang disambut takbir oleh jamaah.

Kamis, 31 Oktober 2013

Tayangan Program Khazanah Trans 7 Episode Idul Ghadir Membuka Mata Umat ISLAM Terhadap Syiah [Video]

Program tayangan Khazanah Trans 7 episode Idul Ghadir mendapat berbagai dukungan dari umat Islam. Video berdurasi 24 menit ini dinilai banyak membantu umat Islam untuk mengetahui hakekat Idul Ghadir yang menyelisihi ajaran Islam. Hingga Jum’at pagi, video ini sudah disaksikan sebanyak 6684. Berikut tayangan video yang diputar di Trans7 pada Kamis (31/10) pukul 05.00-06.00 WIB.



Di internet, tulisan dan pernyataan tentang Syiah bukan Islam sekarang ini sudah banyak. Ini agak berbeda dengan misalnya tujuh tahun yang lalu saja, masih banyak aktivis Islam yang mengagumi sosok Mahmoud Ahmadinejad. Ahmadinejad yang waktu itu masih menjabat sebagai Presiden Iran menyita simpati gerakan Islam karena disebut-sebut sebagai sosok yang sederhana. Namun, ketika banyak terkuak soal ia adalah Syiah dan ditambah dengan bagaimana kaum Syiah membantai kaum Muslimin di beberapa negara seperti Suriah, orang-orang mulai terbuka akan bagaimana sebenarnya Syiah.

Media televisi, yang jangkauannya lebih luas dan umum, bagaimana dan apa Syiah sama sekali hampir tidak tersentuh. Trans7, lewat tayangan Khazanah-nya yang memang seperti oase di tengah tayangan televisi yang jauh dari nilai Islam, menurunkan liputan soal bagaimana kaum Syiah melaksanakan perayaan Idul Ghodir.

Tayangan ini sontak menuai banyak tanggapan dari masyarakat umum. Banyak yang mulai terbuka kembali soal posisi Syiah.

Yang lebih hebat, dalam narasinya, Khazanah menuturkan di awal dengan kalimat “Namun, bagaimanakah jika ada kelompok yang mengaku Muslim memliki hari raya lain yang lebih istimewa dan lebih meriah daripada Idul Fitri dan Idul Adha?”

Sang narator melanjutkan, “Pada hari itu, mereka mengklaim bahwa Allah akan mengampuni dosa yang dilakukan selama 60 tahun, dan akan membebaskannya dari api neraka…”

Yang menarik lagi, Khazanah juga menuturkan bahwa banyak dari peserta yang hadir dalam perayaan Idul Ghodir ini tidak tahu maksud dari acara yang digelar di Jakarta ini.

Tayangan selama hampir setengah jam ini kemudian diunduh ke youtube oleh seorang netter bernama Helmi Fauzii. Di youtube, hanya dalam waktu dua hari saja, video ini sudah dilihat oleh lebih dari 6000 orang, padahal tadi malam baru berkisar di angka 1500.

Tanggapan ‘permirsa’ ini juga beragam. Ada yang menyerapahi Syiah, ada yang baru tahu, namun ada juga yang membelanya.

Foto Pemakaman Khomeini, Allah Hinakan Jenazah Imam Besar Syiah ini

Foto Pemakaman Khomeini, Allah Hinakan Jenazah Imam Besar Syiah ini

Gambar di atas menunjukkan peristiwa penguburan Khomeini tanggal 3 Juni 1989. Tampak di sana bahwa kafan dari mayat khomeini tercabik-cabik oleh para fans beratnya dan peti matinya hampir terjatuh ke tanah.

Ditinjau dari berbagai macam sisi, foto di atas jelas keasliannya, tidak ada rekayasa. Mata orang yang cukup terlatih dengan photo editing tentu bisa melihat keaslian foto tersebut. Tetapi, tetap saja ada golongan tertentu yang sama sekali tidak mempercayai keaslian foto itu. Mereka, dengan berbagai macam dalih, berusaha membantah dan menafikkan peristiwa dan foto di atas. Mereka menuduh ada pihak-pihak tertentu yang sengaja merekayasa foto di atas untuk mendiskreditkan Khomeini.

Benarkah foto di atas palsu ?
Sebetulnya sudah banyak data dan artikel dari berbagai macam sumber yang menceritakan kekacauan peristiwa pemakaman Khomeini. Kekacauan peristiwa itu persis tergambar seperti foto di atas.

1. Dari Wikipedia. sumber yang relatif netral yaitu link http://en.wikipedia.org/wiki/Ruhollah_Khomeini

Pada bagian “Death and Funeral” tertulis : ” 3.5 million people attended his funeral.[154] Iranian officials aborted Khomeini’s first funeral, after a large crowd stormed the funeral procession, nearly destroying Khomeini’s wooden coffin in order to get a last glimpse of his body. At one point, Khomeini’s body almost fell to the ground, as the crowd attempted to grab pieces of the death shroud. The second funeral was held under much tighter security.”

Yang terjemahannya kurang lebih : “3,5 juta orang menghadiri pemakamannya. Pemerintah Iran membatalkan pemakaman pertama Khomeini, setelah segerombol besar orang menyerbu prosesi pemakaman, hampir menghancurkan peti mati kayunya agar bisa mengambil pandangan sekilas pada mayatnya. Pada satu saat, mayat Khomeini hampir terjatuh ke tanah, selagi gerombolan tersebut berusaha merenggut potongan kafannya. Penguburan kedua dilakukan di bawah pengamanan yang lebih ketat”

Seharusnya artikel tadi sudah cukup menggambarkan peristiwa kekacauan pemakaman Khomeini. Artinya, kejadian di foto tersebut adalah benar adanya.

Akan tetapi, untuk lebih “memuaskan” golongan pemuja Khomeini, baiklah kita lihat artikel dari sumber yang lebih “kredibel” di mata orang syiah.

2. Berikut ini web dari Prof Ansarian, http://www.erfan.ir/article/article.php?id=16173. Dia adalah seorang ulama Syiah yang cukup ternama. Artinya, seharusnya umat Syiah akan melihat bahwa artikel-artikel di webnya akan cukup kredibel.

Pada artikel di web tersebut, yang berjudul “Imam Khomeini…The Man who probated the will of Prophets”, di paragraf ke-2 dari terakhir tertulis : ” After eleven days in a hospital for an operation to stop internal bleeding, Imam Khomeini died of cancer on Saturday, June 3, 1989, at the age of 89. Millions of Iranians poured out into the cities and streets to mourn the death of the Ayatollah. Iranian officials aborted Khomeini’s first funeral, after a large crowd stormed the procession, nearly destroying the Imam’s wooden coffin in order to get a last glimpse of his body. At one point, Imam Khomeini’s body actually almost fell to the ground, as the crowd attempted to grab pieces of the death shroud. The second funeral was held under much tighter security. Imam Khomeini’s casket was made of steel, and heavily armed security personnel surrounded it. In accordance with Islamic tradition, the casket was only to carry the body to the burial site. Imam Khomeini’s funeral was the largest in history, with more than 12 million people attending the procession.”

Di paragraf tersebut juga diceritakan peristiwa yang sama dengan artikel wikipedia di mana segerombolan besar orang menyerbu peti mati Khomeini, mencabik-cabik kafannya, dan peti matinya hampir saja terjatuh ke tanah. Diceritakan juga tentang prosesi pemakaman ke-2 di mana kali itu mayat Khomeini di tempatkan di keranda besi yang kuat dan dibawah pengamanan yang lebih ketat.

Agaknya, dua artikel tersebut sudah cukup untuk membuktikan bahwa foto yang kontroversial tersebut adalah asli. Sehingga dapatlah disimpulkan bahwa pada prosesi pemakaman Khomeini yang pertama memang terjadi kekacauan, massa menyerbu mayat Khomeini, mencabik-cabik kafannya, dan hampir membuat peti matinya jatuh ke tanah.

Perlu ditambahkan, sewaktu hidupnya Khomeini pernah berfatwa: “Barangsiapa yang meninggal lalu jenazahnya jatuh dari keranda jenazah, maka dia termasuk dari penduduk neraka.”

Dan dalam fatwanya yang lain Khomeini mengatakan; “Salah satu dari tanda-tanda su’ul khatimah adalah jatuh dari keranda jenazah saat akan dikuburkan.”

Dan ketika Khomeini mati, saat dia akan dikuburkan, ia tiga kali jatuh dari keranda dan auratnya terbuka.

Peti matinya pun terbuka, serta kafan yang menutupi auratnya ikut terbuka hingga ia terlihat telanjang, seperti terlihat dalam foto.

Allah Ta’ala hinakan jenazah Khomeini di dunia. Allah hinakan jenazah orang yang menghina umahatul mukminin Aisyah radhiyallohu anha, mulut kotor Khomeini pernah menyebut Aisyah lebih najis dari anjing dan babi. Na’udzubillah min dzalik.

(azmuttaqin/dbbs/arrahmah.com)

Selasa, 29 Oktober 2013

Pesan yang Tak Pernah Hilang dari Film Disney


ADA pesan dari semua film kartun produk Disney yang tidak pernah hilang yaitu tentang keharusan untuk memerangi penjahat dan musuh-musuh dunia agar tercipta dunia dengan kebahagian.

Hanya masalahnya kerap kali Disney membuat simbol kejahatan dan para penjahat dengan sosok Islam. Dan pembuatan karakter jahat dengan tokoh yang bernampilan Islam bukan hanya sekali namun berulang-kali karakter ini dibuat. Kebetulan?

Di antaranya adalah sekitar tahun 1982 Disney pernah memproduksi sebuah film kartun yang mengisahkan tentang kucing terbang. Cerita-nya adalah ada sebuah planet yang seluruhnya adalah orang-orang kuat dan hebat. Di hadapan mereka penduduk bumi sangat terbelakang dan lemah.

Singkat cerita sang kucing terbang ternyata bisa berhubungan dengan seorang ilmuwan Amerika dalam ceritanya. Lalu keduanya bersepakat untuk menghadapi satu kelompok penjahat yang berusaha untuk mendapatkan gelang-gelang kucing agar dapat menguasai dunia.

Sekelompok penjahat yang dimaksud dalam kisah ini adalah orang-orang Arab, yang menyandang nama-nama Arab seperti: Ahmad, Muhammad, Zakariya dan Ali. Dan anehnya untuk peran dari karakter jahat di film ini, Disney dengan sengaja langsung mendatang-kan orang arab asli yang berbicara dengan dialek badui.

Pada tahun 1991, Disney mengeluarkan film kartun dengan judul “Aladdin” yang menjelekkan bangsa Arab dan kaum muslimin. Dikisahkan tentang adanya kekuatan jahat yang di dalamnya ber-satu potensi sihir dan jin yang masuk ke dalam dunianya. Kekuatan jahat ini me-iliki keinginan untuk membelah atom agar menjadi kekuatan peng-hancur.

Pekerjaan ini dilakukan oleh laki-laki Arab yang sangat jahat yang bernama Ja’far dengan gambaran fisik memiliki hidung yang mancung seperti orang-orang Arab pada umum-nya. Selain itu karakter jahat ini digambarkan memakai pakaian khas Timur Tengah (seperti jubah, gamis) dan berjanggut lebat. Gambaran penjahat seperti ini bukan hanya sekali namun sudah berulang karakter ini dimunculkan.

Inilah Negara-Negara Syiah


IRAN merupakan negara Syiah terbesar. Selain Iran, negara manakah lagi yang bersekongkol dengan Yahudi atau Zionis dengan menunjukkan diri mereka sebagai pejuang Islam sedangkan mereka sebenarnya bekerjasama dengan Yahudi atau Zionis?

Lebanon

Lebanon adalahnegara syiah ketiga. Hasan Nasrullah yang digambarkan sebagai pejuang Islam disokong habis-habisan. Mereka mengaitkan Hizbullah dengan hizbullah yang disebut di dalam Al-Quran.

Saluran teve Lebanon Al-Manar sering memperlihatkan rekaman dimana mereka mengangkat bendera-bendera Khomeini. Apa kaitan Khomeini dengan Lebanon? Nampak jelas mereka berusaha menjadikan Lebanon negara syiah yang ketiga, setelah Iran dan Iraq.

Bahrain

Bahrain hari ini hampir 60% rakyatnya pro-Syiah. Bahrain berseberangan dengan Saudi. Di Bahrain, keluarga Al-Khalifa telah memerintah sejak 1783. Sekarang monarki konstitusional dengan majelis legislatif terpilih; Syiah yang mayoritas menuntut kekuatan lebih besar daripada penguasa Sunni. Dan, ini menunjukkan betapa pengaruh Syiah di Bahrain semakin kuat, dan akan menjadi ancaman stabilitas khususnya di negara-negara Teluk.

Suriah

Siapa pemerintah Suriah? Basyar al-Assad. Basyar al-Assad ini akidahnya Syiah Nushairiah. Dahulu kita tidak pernah mendengar istilah Nushairiah, tetapi pada hari ini kita dengar. Ulama terdahulu telah membahas Nushairiah ini secara detil. Mereka ini akidah Syiah yang lebih ekstr3m, dipanggil kategori Bathiniyyah, agama bagi mereka lebih kepada simbolik, antaranya bagi mereka Ali itu Tuhan. Bahkan mereka sanggup mempertuhankan imam mereka, menabikan, dan merasulkan pemimpin-pemimpin mereka. Sehingga mendakwa malaikat Jibril telah bersalah menyampaikan wahyu kepada Muhammad, sepatutnya Jibril menurunkan wahyu kepada Ali.

Semua orang bisa melihat di youtube bagaimana orang yang taksub kepada Basyar Al-Assad menyembah gambarnya. Di Suriah, Syiah lebih kurang 30% saja. 70% adalah ahlus sunnah. Dalam waktu tiga tahun belakangan ini, sekitar 100.000 muslim Sunni dibunuh sudah oleh rezim al-Assad. Jumlah ini jauh melebihi pembantaian Israel terhadap rakyat Palestina dalam kurun waktu 64 tahun yang “menghabisi” nyawa orang Palestina sebanyak kira-kira 60.000.

Libya

Seterusnya Libya. Libya juga pengaruh Syiah, tokohnya Muammar Ghaddafi cenderung kepada Syiah Fathimiyyah. Sebab itu di dalam ucapannya beberapa tahun lalu (sudah diterjemahkan) secara tegas ia mengatakan “kita Daulah Fathimiyyah, Mesir tidak boleh lari, mereka juga adalah Daulah Fathimiyyah. Kita akan bangkitkan Daulah Fathimiyyah.” Fathimiyyah ini Syiah, dan ulama-ulama Timur Tengah telah memfatwakan akidah mereka menyeleweng dari akidah ahlus sunnah wal jamaah. Kebangkitan masyarakat Libya adalah atas dasar korupsi. Jadi unsur-unsur (Syiah) itu ada.

Bagaimana dengan Indonesia? Untuk saat ini, jumlah Syiah di Indonesia masih sedikit, namun mereka bukan hanya menggeliat. Tapi melakukan manuver besar ke segala lini. Di Indonesia, Syiah dapat menyebarkan ajarannya dengan bebas. Satu yang dianggap bermasalah ketika Syiah menyebarkan agamanya adalah ia selalu mengatasnamakan Islam. Padahal, sudah jelas dan nyata, Syiah dan Islam berbeda secara aqidah. Wallahua’lam.

Senin, 28 Oktober 2013

Kisah Jin Wanita yang Tobat Karena Foto Ulama



Kisah ini diceritakan oleh salah satu jamaah Majelis Rasulullah Saw. (MR). Bahwa ada salah seorang jamaah yang saudara wanitanya kemasukan jin pada hari Senin malam. Jin itu bersikuat tidak mau pergi.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengusir jin itu dari diri si wanita. Namun tak ada satu pun yang berhasil mengeluarkan jin itu dari diri saudara wanitanya. Salah seorang jamaah Majelis Rasulullah lainnya menawarkan agar saudara wanita itu dibawa ke rumahnya besok pagi untuk dilakukan upaya pengusiran jin dengan melakukan pembacaan ratib, maulid dan dzikir bersama teman-teman Majelis Rasulullah Saw. lainnya.

Keesokan harinya, sekitar pukul 10.00 pagi, setelah jamaah MR dan saudari wanitanya tiba di rumah salah seorang sahabat, wanita itu tidak mau masuk ke dalam karena ternyata di ruangan itu terdapat foto-foto ‘arif billah diantaranya, al-Habib Ali bin Husein Alattas (Habib Ali Bungur ) sertaal-Habib Umar bin Hafidz.

Setelah dipaksa untuk masuk dan menuju lantai atas, tiba-tiba wanita itu berteriak kepanasan ketika melihat foto al-Habib Ali bin Husein Alattas. Wanita itu memalingkan wajahnya dari foto sang Habib.

Salah seorang jamaah segera melantunkan qashidah Syaikh Abubakar bin Salim. Spontan wanita itu mengamuk dan berteriak-teriak: “Panas… panas… panas...” Terlihat wajah wanita itu memerah seperti terbakar dan ia segera berdiri hendak keluar meninggalkan ruangan. Namun di depan pintu keluar terpajang foto guru mulia al-Habib Umar bin Hafidz.

Tiba-tiba si wanita yang telah kesurupan ini melakukan gerakan menendang pintu padahal pintunya masih jauh. Salah seorang jamaah yang bisa melihat jin, melihat kaki si jin jahat tersebut buntung dan wajahnya yang sebelah depan hangus terbakar, semakin tak karu-karuan.

Akhirnya seorang jamaah memaksa si wanita untuk duduk saja. “Kenapa Anda tidak mau keluar dari tubuh si wanita ini?” tanya seorang sahabat.

“Aku takut dibunuh!” kata si wanita.

“Oleh siapa?” tanya sahabat.

“Raja jin jahat yang selalu mengejar-ngejar saya.” kata si wanita.

“Masuklah Islam agar kau selamat. Ucapkanlah Asyhadu an lailaha illallah wa asyhadu anna muhammadan rasulullah.”

Alhamdulillah si jin yang telah merasuki wanita itu mau mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun tiba-tiba jin lelaki jahat yang ingin membunuhnya mendekati, lalu sahabat MR berkata: “Ucapkan dan ikuti.”

Lalu sahabat dan teman-teman yang hadir membaca Ayat Kursiy untuk mengusir jin lelaki jahat yang ingin membunuhnya itu.

Rupanya, setelah jin yang merasuki wanita itu masuk Islam, ia kini bisa melihat foto al-Habib Ali Bungur dan al-Habib Umar bin Hafidz. Tanpa merasa kepanasan lagi dan begitupun si wanita itu kini bisa melihat poster-poster yang ada di ruangan tersebut, ia bisa melihatnya dan tidak takut kepanasan dan terbakar lagi.

Namun ketika ia melihat poster foto al-Habib Ali Bungur ia berkata: “Di foto tersebut di belakang al-Habib Ali di luar jendela ada banyak jin-jin Muslim yang ikut berebutan ingin dekat dan melihat al-Habib Ali.”

Subhanallah... hamba memang melihat foto al-Habib Ali Bungur namun di foto tersebut secara kasat mata tidak tampak adanya jin-jin di belakang jendela, hanya jeruji jendela. Namun rupanya jin yang memang sebangsanya bisa melihatnya.

Penasaran dengan ucapan si wanita, maka sahabat MR mengambil foto Habibana Mundzir bin Fuad al-Musawa, lalu ia sodorkan kepada si wanita yang kesurupan jin itu. Setelah melihat foto Habibana Mundzir bin Fuad al-Musawa, wanita yang kesurupan itu berkata: “Nahhh... ini dia orangnya yang menyebabkan saya terpental ke Pasar Minggu. Ini nih pimpinan Majelis Rasulullah di Masjid Almunawar Pancoran.”

Sahabat MR bertanya: “Memang bagaimana ceritanya?”

Lalu si wanita yang masih kesurupan jin yang telah masuk Islam itu bercerita: “Dahulu rumah saya di Pancoran di pohon yang itu. Lalu suatu ketika saya sedang asyik- asyiknya santai tiba-tiba ada seberkas sinar yang terang. Lalu saya terpental jauh. Saya mau pulang tapi tidak tahu jalan. Akhirnya saya tersesat di Pasar Minggu, lalu saya masuk ke dalam tubuh wanita ini.”

Memang benar, rumah wanita yang kesurupan itu di Pasar Minggu. Sahabat MR berkata: “Sekarang engkau telah Islam, jin lelaki jahat yang mengejarmu untuk membunuhmu telah menghilang. Sekarang ini di Mampang, Masjid Almunawar Pancoran dekat dari sini. Sekarang keluarlah dari tubuh wanita ini”, sambil ia menunjukkan arah ke Masjid Almunawar Pancoran.

Maka keluarlah jin yang telah masuk Islam ini dari tubuh si wanita. Salah seorang sahabat MR yang Allah beri kemampuan melihat jin, berkata: “Jin yang tadi merasuki wanita itu adalah sosok jin wanita yang baunya sangat busuk dengan muka yang sudah sangat hangus terbakar, kulit terbakar, kakinya buntung sebelah akibat menendang Guru Mulia al-Habib Umar bin Hafidz.”

Semoga kisah ini bisa memberi hikmah dan manfaat kepada kita, serta dapat meningkatkan rasa hormat dan sayang kita kepada para guru-guru mulia. Aamiin.